Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #304#


__ADS_3

Di saat Lucas dan Bianca sedang menikmati masa-masa indah honeymoon mereka yang tertunda.


Tiara dia merasakan mules kontraksi.


" Apakah ini mules kontraksi asli apa palsu yaa."


Tiara yang berada di Apartemen nya, dia sedang merasakan nya.


Tiara pun memilih untuk keluar dari Apartemen nya dengan membawa tas yang berisi pakaian bayi.


" Lebih baik aku pergi saja ke Rumah Sakit, supaya aku tidak terlalu hawatir menunggu nya."


Tiara merasakan mules kontraksi yang luar biasa dia yang seperti sudah tidak kuat untuk berjalan.


Kaki Tiara yang terasa sangat lemas sekali, dia pun langsung duduk di lantai.


" Tolong akuuuuu."


Tiara seakan melupakan handphone yang ada di tangan nya, tapi beruntung lah ada seseorang yang membantu Tiara.


Lelaki tersebut langsung membawa Tiara ke Rumah Sakit.


Karena melihat Tiara yang kesakitan, Lelaki tersebut mengambil handphone di tangan Tiara.


Lelaki tersebut bukan menghubungi nomer handphone Daniel, lelaki tersebut menelephone Raffi yang sedang rapat.


* Hallo Pak, cepatlah datang ke Rumah Sakit Harapan. Istri Bapak seperti nya mau melahirkan, saya tunggu yaa Pak*


* Baiklah saya akan segera pergi ke sana*

__ADS_1


Raffi segera pergi dia meninggal rapat nya.


" Kenapa peran suami yang benar, suaminya yang tidak mengutamakan istri nya yang sedang hamil dan mau melahirkan."


Daniel yang ternyata sedang makan siang bersama dengan orang tua nya, dia ingin mulai ingin berhubungan baik dengan Mama nya.


Daniel sedikit pun dia tidak merasa menghawatirkan Tiara, padahal Daniel mengetahui jika Tiara yang bulan ini sudah di prediksi untuk bisa melahirkan.


Daniel merasa sangat senang sekali karena berkat perkataan Lucas dan Bianca, yang membuat mereka akhirnya bisa seperti dulu lagi.


Tiara sudah di bawa ke ruangan persalinan, dia mencari Daniel.


" Di mana suami saya Suster, saya ingin di temani oleh suami saya."


Tiara di cek pembukaan yang sudah pembukaan delapan.


Suster pun keluar ruangan dia mencari suami yang di maksud oleh Tiara.


Tiba-tiba Raffi pun masuk ke dalam ruangan dia langsung memegang tangan Tiara.


Tiara merasa sangat terkejut sekali ketika kenapa Raffi yang datang bukan Daniel.


" Ayo Tiara kamu pasti bisa yaa."


Raffi yang sebenarnya dia sangat takut darah tapi dia memberanikan diri karena merasa sangat kasihan kepada Tiara.


Tiara pun menarik nafas panjang nya dan dia mulai untuk mengejan dengan sekuat tenaga nya


Akhirnya bayi perempuan yang cantik pun terlahir di dunia.

__ADS_1


" Selamat yaa anak nya perempuan sangat cantik sekali."


Suster membersihkan tubuh bayi tersebut sebelum di berikan kepada Tiara.


Raffi melihat Tiara yang sampai meneteskan air mata nya.


" Ambil handphone ku Raffi, aku ingin menghubungi suami ku."


Tiara kelihatan sangat emosional sekali, Raffi pun langsung mengambil handphone tersebut.


Daniel yang sedang tertawa dengan keluarga nya dia melihat ada panggilan telephone masuk dari Tiara.


Daniel pun langsung menjawab panggilan telephone tersebut.


* Hallo Tiara*


* Kamu sedang apa sekarang Daniel*


* Aku sedang makan siang bersama dengan Mama dan Papa*


* Apakah kamu bahagia*


* Ya aku sangat bahagia sekali akhirnya Mama sudah mau menerima kehadiran ku*


* Apakah kamu tidak menghawatirkan kondisi ku sekarang*


* Tiara, kamu kenapa Tiara*


* Aku sudah melahirkan anak pertama perempuan kita tanpa ada kehadiran mu di sisi ku ketika aku memperjuangkan hidup dan mati ku untuk melahirkan anak ini*

__ADS_1


Tiara langsung mengakhiri panggilan telephone nya, Tiara kelihatan sangat kecewa sekali dengan Daniel.


__ADS_2