Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *186*


__ADS_3

Lucas masuk kembali ke dalam ruangan Bianca, dia memberikan hasil pekerjaan nya dengan menyelipkan hasil karya di sana.


Lucas tersenyum manis kepada Bianca sehingga membuat Bianca merasa curiga terhadap senyuman manis tersebut.


" Kenapa kamu tersenyum manis seperti itu,? apakah kamu sedang mempersiapkan rencana."


Lucas menyimpan hasil pekerjaan di atas meja Bianca.


" Mempersiapkan rencana untuk menjadi kekasih mu, tapi kenyataannya aku sudah siap sekarang."


Bianca tersenyum tipis mendengar perkataan Lucas.


" Aku ingin makan malam bersama dengan mu, aku ingin kita berdua bisa lebih dekat lagi dan juga membuat kamu percaya dengan aku."


Bianca pun terdiam dia memikirkan ajakan Lucas kepada nya.


" Baiklah, aku mau makan malam bersama dengan ku dan ada yang ingin aku katakan kepada mu."


Lucas penasaran sekali apa yang ingin di katakan oleh Bianca.


" Apa itu,? tentang apa aku penasaran sekali mendengar nya."


Bianca hanya tersenyum tipis kepada Lucas.

__ADS_1


" Tidak sekarang yaa Lucas, nanti malam dan aku berharap kamu yang tidak kaget mendengar nya."


Bianca melihat hasil pekerjaan Lucas dan Lucas pun kembali ke ruangan nya.


Ruangan Lucas dan Bianca bersebelahan sehingga Lucas bisa sesuka hati nya dia masuk ke dalam ruangan Bianca.


Bianca melihat ada kertas putih yang terjatuh dia langsung mengambil kertas putih tersebut dan itu adalah gambar dirinya.


Bianca tersenyum melihat hasil karya Lucas untuk nya.


" Sangat menarik sekali dan aku sangat menyukai nya, Lucas andai saja sebelum nya bukan Tiara mantan kekasih mu mungkin aku sudah membuka pintu hati ku ini."


Sebelum Bianca mengetahui jika Tiara itu adalah wanita simpanan dia begitu sangat percaya diri sekali bisa menjadi kekasih Lucas.


Tapi sekarang Bianca mengetahui semuanya dia merasa jika Tiara yang bisa memberikan apa yang tidak bisa dia berikan kepada Lucas.


Bianca berencana untuk memberitahu Lucas tentang hubungan Tiara dengan Daniel tapi secara perlahan-lahan dia tidak mau Lucas yang langsung emosional.


" Aku sebenarnya tidak mempunyai bukti untuk bisa mengatakan ini semua kepada Lucas, tapi aku mencoba mengatakan nya. Aku tidak mau Lucas mengetahui secara tiba-tiba dia pasti akan sangat terluka sekali, lebih baik Lucas mengetahui nya dari sekarang."


Bianca memasukkan hasil karya Lucas ke laci meja nya, dia mempunyai dua gambar dirinya dari hasil karya Lucas.


Bianca keluar dari ruangan nya dia ingin melihat Bapak nya Tiara yang sedang bekerja.

__ADS_1


" Bagaimana yaa hasil pekerjaan Bapak Ronny, semoga saja hasil pekerjaan bagus dan dia bisa bekerja dengan baik."


Bianca pun berjalan menuju ke tempat kerja para penjaga kebersihan ruangan.


Bianca menghampiri salah satu pengawas yang ada di sana.


" Bagaimana dengan pekerjaan Bapak Ronny, apakah dia bekerja dengan baik? Bapak Ronny itu adalah sodara Ayah saya."


Bianca pun mendapatkan penjelasan dari pengawas tersebut.


" Pekerjaan nya sangat baik dan rapih sekali, dia tidak pernah menolak setiap ada yang menyuruh nya dan yang paling berkesan Pak Ronny itu sangat sopan sekali."


Bianca merasa sangat senang sekali ketika dia mengetahui hasil pekerjaan Bapak Ronny yang sangat baik.


" Baiklah, aku merasa sangat senang sekali mendengar nya. Aku ingin memberikan tiga bulan waktu percobaan untuk nya, lihat lagi hasil pekerjaan dan juga absensi nya jika sampai dia bekerja dengan baik dan selama tiga bulan itu dia rajin masuk. Beritahukan kepada ku yaa, aku akan menjadikan nya seorang pengawas seperti mu."


Pengawas tersebut menganggukkan kepalanya dan Bianca pun kembali ke ruangan nya.


Bianca berjalan menuju ke ruangan dan dia merasa Lucas yang sudah berdiri di depan pintu ruangan nya.


" Kamu sudah dari mana,? kenapa sangat lama sekali? kamu tidak sedang melirik lelaki lain kan."


Bianca mengabaikan pertanyaan Lucas, dia langsung masuk ke dalam ruangan nya.

__ADS_1


" Belum berpacaran pun dia sangat overprotektif sekali yaa, bagaimana jika sudah resmi pacaran. Bisa-bisa tangan ku di ikat tali dengan tangan nya, Astaga aku tidak pernah menyangka ternyata Lucas seperti itu."


Lucas mendengar perkataan Bianca dia hanya bisa tersenyum manis dan kembali masuk ke dalam ruangan nya.


__ADS_2