Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (152)


__ADS_3

Sebastian pergi dengan segala kekecewaan nya, dia benar-benar tidak percaya jika Benny dan Daniel bisa sampai melakukan ini semua.


" Daniel seperti nya Sebastian merasa marah dengan perkataan mu, kenapa kamu yang terlalu berbicara jujur seperti itu."


Benny pun merasa kesal dengan Daniel dia pergi meninggalkan Daniel sendirian di ruangan nya.


" Aku melakukan ini karena aku ingin Lucas bisa secepatnya bersama dengan Bianca, dan aku bisa bersama Tiara."


Daniel merasa sangat kesal sekali dengan Lucas.


" Kenapa Lucas susah sekali untuk melepaskan Tiara, sudah jelas-jelas Tiara sudah tidak ingin bersama dengan nya."


Daniel memilih untuk pergi dari kantor dia ingin bertemu dengan Tiara.


* Hallo Tiara kamu sedang berada di mana*


* Aku sedang di Apartemen, memang ada apa*


* Kirimkan alamat Apartemen mu Tiara, aku akan menjemputmu sekarang juga*


* Baiklah Daniel*


Tiara merasa sangat kaget sekali karena dia mendengar suara Daniel yang tidak seperti biasanya.


" Daniel seperti sedang emosi, dia kenapa yaa aku jadi takut. Aku jadi takut Daniel yang sudah bertengkar dengan Lucas, Astaga aku jadi binggung begini."


Tiara mencoba untuk menenangkan pikiran nya dia mengirimkan alamat Apartemen nya kepada Daniel.


Dan Tiara pun langsung Menganti pakaian, dan mencoba untuk berdandan cantik di hadapan Daniel.


Tiara tidak mau berlama-lama untuk make up dia takut Daniel yang sudah menunggu nya.


Tiara keluar dari kamar nya dan berpamitan pada ibunya.


" Bu, aku pergi dulu yaa buu."


Setelah bersalaman Tiara langsung keluar dari Apartemen nya.

__ADS_1


" Tiara mau kemana yaa, kenapa dia kelihatan sangat terburu-buru sekali seperti itu yaa."


Tiara berjalan cepat menuju ke lantai dasar dia pun duduk dan ternyata Daniel yang belum sampai.


" Beruntung sekali aku, Daniel yang belum datang."


Tiara mengambil cermin di tas nya tapi ternyata ada suara klakson dan Tiara pun langsung menatap mobil tersebut.


Daniel membuka kaca jendela mobil nya, Tiara dengan cepat dia masuk ke dalam mobil tersebut.


Daniel memandangi wajah Tiara yang begitu sangat cantik sekali, dia merasa tidak rugi jika harus bertengkar dengan Lucas asalkan dia bisa mendapatkan Tiara.


" Kamu cantik sekali dan aku suka memandangi wajah mu."


Tiara di buat tersipu malu ketika Daniel mengatakan hal tersebut kepada dirinya.


" Terimakasih banyak Daniel akan pujian nya, aku sangat senang sekali mendengar nya."


Daniel melihat ternyata Tiara yang lebih suka di puji penampilan nya.


" Aku akan selalu memuji mu Tiara, karena kamu adalah perempuan ku yang paling aku sayangi."


Mereka berdua akhirnya sampai di hotel yang berbeda dan Tiara pun langsung turun dari mobil nya bersama dengan Daniel.


Daniel tersenyum manis sambil memegang tangan Tiara mereka memesan kamar untuk mereka berdua.


Tiara hanya bisa tersipu malu-malu di hadapan Daniel, dan mereka berdua pun masuk ke dalam kamar tersebut.


" Aku ingin melakukan nya lagi, tapi aku ingin merekam nya untuk di berikan kepada Lucas."


Tiara merasa terkejut ketika mendengar perkataan Daniel kepada nya.


" Apakah kamu yakin akan merekam nya, astaga Daniel jika sampai tersebar maka kita bisa di laporkan polisi loh."


Daniel membuka kancing baju Tiara secara perlahan dan Tiara tidak bisa menolak nya.


" Setidaknya kamu bisa mengirimkan foto kebersamaan kita berdua kepada Lucas, agar dia bisa mengetahui jika kamu itu sudah mempunyai lelaki yang lain yaitu aku. Jika seperti ini maka Lucas, dia pasti akan melupakan mu dan tidak lagi selalu ingin bersama dengan mu."

__ADS_1


Tiara pun merasa apa yang di katakan oleh Daniel itu sangat benar sekali, dia harus melakukan itu semua agar Lucas bisa melupakan nya.


" Baiklah Daniel, asalkan kamu mau setia kepada ku dan menikahi ku apapun yang kamu inginkan pasti akan aku lakukan Daniel."


Daniel pun tersenyum puas sekali dan dia pun melakukan kembali dengan Tiara dengan penuh perasaan.


Tiara dan Daniel mereka berdua begitu sangat jahat sekali dengan Lucas, mereka melakukan semuanya hanya ingin memikirkan kebahagiaan mereka berdua saja.


Daniel yang menginginkan Lucas bisa bersama dengan Bianca, agar perusahaan Papa nya terselamatkan dari kebangkrutan dan dia juga bisa mendapatkan dampak nya.


Daniel secara tidak langsung memanfaatkan Tiara yang mau mengikuti apapun keinginan nya.


Mereka berdua benar-benar merasa sangat bahagia sekali bahkan Tiara yang seperti tidak takut hamil ketika berhubungan dengan Daniel.


Sampai akhirnya mereka berdua pun mulai kelelahan Tiara mengambil handphone nya, dia mengambil foto mereka berdua tapi wajah Daniel yang di tutupi dengan gambar sehingga wajah Daniel tidak kelihatan.


Tiara pun tersenyum puas dia mengirimkan foto tersebut dan memberikan pesan juga.


* Jangan pernah berharap bisa bersama dengan ku lagi, karena sekarang aku yang sudah merasa nyaman dengan lelaki yang mencintai ku*


Tiara memberitahu kepada Daniel dan Daniel merasa sangat puas sekali melihat nya.


" Terimakasih banyak sayang, aku sangat mencintaimu selamanya."


Tiara tersenyum manis kepada Daniel.


" Sebenarnya apa yang membuat kamu sampai ingin aku melakukan ini semua kepada mu, sampai harus sangat jahat sekali seperti ini."


Daniel memandangi wajah cantik Tiara.


" Aku tidak mengerti ternyata merebut wanita dari adik ku sendiri itu mempunyai sensasi yang sangat berbeda sekali, aku merasa lebih puas dan membuat hati ku bahagia sekali. Aku mengerti jika ini sangat tidak normal sekali untuk ku, tapi aku sangat menikmati nya."


Tiara merasa Daniel yang sudah masuk ke dalam perasaan yang sangat mendalam sekali, sampai dia sanggup melakukan apapun juga hanya untuk dirinya.


Tiara merasa sangat beruntung sekali bisa mendapatkan Daniel.


" Kita manfaatkan Lucas dan Bianca, mereka berdua adalah penghasil uang yang banyak. Perusahaan Papa akan mengalami dampak positif jika sampai Lucas dan Bianca bisa bersama, aku berharap Lucas bisa mengerti dengan kondisi keluarga sekarang."

__ADS_1


Tiara merasa ingin memulai kembali dia benar-benar di buat panas ketika bermain-main dengan Daniel.


Tiara dan Daniel benar-benar tidak mempunyai perasaan mereka bersenang-senang di atas penderita orang lain.


__ADS_2