
Di saat Tiara yang sedang tidak baik-baik saja dengan Daniel.
Di tempat lain Lucas dan Bianca mereka berdua sedang menikmati masa-masa kebersamaan mereka berdua.
Lucas merasa jika Bianca yang cemburu dengan perkataan nya, dan Lucas pun memberanikan diri untuk masuk ke dalam ruangan Bianca.
" Kamu kenapa masuk ke ruangan ini, bukan kah seharusnya kamu masuk ke ruangan sebelah itu adalah ruangan mu yaa."
Perkataan Bianca begitu sangat ketus sekali di dengar nya.
" Nona Bianca, saya ingin meminta maaf jika ada perkataan saya di saat di mobil yang membuat Nona Bianca merasa marah atau cemburu."
Bianca langsung menatap wajah Lucas dengan sangat serius sekali.
" Lucas, lebih baik sekarang kamu mempersiapkan diri kamu yaa. Karena nanti siang kita akan pergi ke tempat produksi, kita lihat hasil dari pekerjaan mu itu yaa."
Lucas merasa sangat senang sekali karena dia yang akan satu mobil bersama dengan Bianca.
" Aku merasa tidak sabar untuk menunggu nya, nanti kita pergi makan siang bersama yaa."
Bianca pun baru menyadari jika dia yang tidak membaca mobil dia yang akan di antar jemput oleh Lucas.
" Aku merasa sangat menyesal sekali, kenapa aku harus mengikuti keinginan mu tadi pagi."
Lucas pun langsung pergi dari ruangan Bianca dia yang benar-benar tidak sabar untuk bisa pergi bersama dengan Bianca.
__ADS_1
" Sudahlah Lucas lupakan Tiara, karena sekarang di hadapan mu ada mutiara yang sangat cantik sekali."
Lucas seperti baru menyadari kecantikan Bianca yang selama ini dia abaikan begitu saja.
Bianca tersenyum-senyum sendiri ketika dia merasa jika Lucas yang sudah merasakan perasaan nya.
Bianca terus saja memandangi wajah Lucas dari layar cctv di hadapan nya.
" Apakah kamu benar-benar cinta pertama ku Lucas, sekarang aku merasa hal yang berbeda di saat aku yang mulai kembali merasakan cinta kembali dan kamu juga merasakan hal yang sama."
Bianca berencana untuk menjadikan Lucas sebagai model produk sepatu olahraga terbaru nya.
" Lucas pasti sangat di gemari oleh bapak wanita, teringat di saat waktu SMA yaa. Lucas adalah ketua basket yang sering di puja oleh para siswa perempuan di lapangan."
Bianca tersenyum kembali ketika dia mengingat Lucas yang menjadi murid nya di saat bimbingan belajar.
" Kenapa aku selalu saja tersenyum ketika mengingat kembali kenangan terindah menurut ku."
Bianca kembali fokus pada pekerjaan tapi Lucas dia malah melukis wajah Bianca di atas kertas putih.
Lucas melupakan pekerjaan dia fokus dengan keinginan nya, di saat gambar yang sudah selesai.
Lucas pun kembali masuk ke dalam ruangan Bianca dengan tersenyum manis.
Bianca melihat Lucas yang membawa selembar kertas putih yang seperti sudah dia buat sesuatu.
__ADS_1
" Apakah kamu sedang membaca gambar untuk sepatu olahraga terbaru lagi, untuk wanita karena kemarin kamu membuat untuk lelaki."
Lucas menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
" Aku tidak sedang bergambar sepatu, aku sedang menggambar masa depan ku."
Lucas memberikan kertas putih tersebut kepada Bianca dan membuat Bianca terdiam.
Ketika Lucas yang begitu sangat cantik sekali menggambar dirinya di atas kertas putih.
" Bagaimana cantik sekali kan,? yaa walaupun lebih cantik aslinya."
Bianca merasa sangat senang sekali tapi dia seperti tidak bisa menunjukkan kepada Lucas.
Bianca hanya terdiam saja sambil memandangi gambar tersebut.
" Bianca,? apakah kamu tidak menyukai nya ? aku membuat nya dengan perasaan loh Bianca dengan hati nurani."
Bianca pun langsung berdiri dari tempat duduk dia memeluk Lucas dengan sangat erat sekali.
" Terimakasih banyak yaa, lukisan yang sangat indah sekali aku suka."
Lucas mengelus rambut panjang Bianca sambil memejamkan mata nya.
" Iya Bianca, karena sekarang aku yang mempunyai perasaan terhadap mu."
__ADS_1
Bianca melepaskan pelukan erat nya ketika dia mendengar perkataan Lucas kepada tentang sebuah perasaan.