
Tiara yang baru saja bangun dia tidak menyangka sudah jam 11 siang.
" Astaga aku tidur di sofa dan aku tidak sadar jika sudah siang seperti ini."
Tiara pun langsung mencari handphone nya dia mengaktifkan handphone nya, Tiara melihat ada pesan masuk dari Lucas.
" Apa Lucas l berkerja di perusahaan yang di pimpin oleh Bianca, nggak bisa ini nggak boleh terjadi."
Verra membawakan handuk untuk Tiara.
" Cepatlah mandi ini sudah sangat siang sekali, simpan handphone mu."
Tiara mengikuti keinginan Meneger nya dia pun langsung masuk ke kamar mandi.
Melihat Tiara masuk ke dalam, Verra pun membaca pesan dari Lucas.
" Hebat sekali Bianca dan seperti nya Lucas akan bersama dengan Bianca."
Verra menyimpan handphone Tiara die pun langsung membuatkan makanan untuk Tiara.
" Tiara harus makan makanan yang bergizi, karena dia pergi malam dan pulang pagi, ahhhh aku harap Tiara selalu sehat."
__ADS_1
Tiara selesai mandi dan dia pun langsung pergi ke meja makan karena sangat lapar sekali.
" Makan yang banyak Tiara, jangan dulu fokus pada handphone."
Vera duduk di samping Tiara dia melihat Tiara yang makan dengan sangat lahap sekali.
Verra begitu sangat sayang Tiara, dia sudah menganggap Tiara sebagai adiknya sendiri.
Melihat Tiara sudah selesai makan barulah Verra menanyakan sesuatu kepada Tiara.
" Tiara kamu harus berhati-hati dengan Raffi, dia hampir saja akan membawa kabur kamu."
" Raffi mau membawa kabur aku bagaimana cara nya,? bukan kah aku masuk ke dalam mobil Mbak Verra."
Tiara merasa lupa-lupa ingat dia yang langsung masuk ke dalam mobil dan tertidur.
" Tiara kamu mabuk tidak sadarkan diri kamu tidur di dalam mobil, dan seperti nya Raffi memanfaatkan kesempatan itu dengan dia berani membayar Supir pribadi kita. Tapi beruntung nya supir pribadi kita menolak nya, dan kamu selamat."
Tiara tidak membayangkan kita Raffi sampai membawa kabur dirinya.
" Maafkan aku ketika lelaki yang ke dua dia membawa minuman dan aku tidak sadar minum sampai banyak, aku sangat menyesal sekali."
__ADS_1
Tiara pun akan lebih hati-hati mulai sekarang.
" Raffi menawarkan rumah mewah jika kamu mau tidur bersama dengan nya, seperti kamu membuatnya terkesan sekali."
Tiara menggelengkan kepalanya berkali-kali.
" Tidak mau, dia sudah membuat aku kecewa. Aku tidak mau bersama nya lagi, lebih baik aku mengumpulkan uang ku untuk bisa membeli rumah sendiri."
Tiara pun mengambil handphone dia langsung pergi ke kamar nya, Tiara Ingin membalas pesan dari Lucas.
* Lucas aku tidak mau jika kamu sampai berpaling dari ku dan memilih untuk bersama dengan Bianca, aku tidak akan pernah membiarkan itu terjadi*
Tiara sangat emosional sekali semenjak pekerjaan ini, Tiara tidak mau Lucas pergi dari kehidupan nya karena dia merasa sudah tidak akan ada lagi lelaki yang mau dengan nya.
Lucas yang sedang serius dia pun merasakan getaran handphone nya, dan Laura pun mendengar nya.
Lucas mengabaikan nya dia ingin fokus pada pekerjaan nya.
" Jika pekerjaan mu bagus, kamu akan menjadi asisten pribadi Bianca. Buktikan jika kalian berdua bisa membantu perusahaan kecil ini menjadi sukses, kalian berdua bekerja secara profesional katakan hal tersebut kepada kekasih mu yaa."
Laura pun memilih untuk keluar dari ruangan tersebut.
__ADS_1