
Bianca sengaja pergi ke kantin dia yang merasa tidak nyaman dengan Lucas, dan Bianca pun duduk sambil melihat handphone nya.
" Tiara meng-update status kebersamaan dengan lelaki lain, astaga foto dia seksi sekali yaa seperti nya Tiara ini berpacaran dengan lelaki yang umurnya lebih dewasa dan banyak uang."
Bianca menjadi terus saja mencari informasi tentang Tiara, dia merasa sangat penasaran sekali lelaki yang mana yang bisa mengantikan posisi Lucas di hatinya.
" Mungkin sekarang yang Tiara pikiran adalah uang yang banyak bukan lelaki yang tampan, karena bagaimana pun juga semuanya harus di beli dengan uang bukan dengan cinta."
Setelah fokus dengan handphone nya, Bianca memilih untuk kembali ke ruangan nya dia berharap Lucas yang sudah tidak ada.
Tapi ternyata Lucas yang masih ada dia sedang memegang handphone dan tatapan mata nya yang penuh dengan emosional.
" Seperti nya Lucas dia sedang membaca status nya Tiara, hmmmm aku jadi takut dia meluapkan kekesalannya kepada ku."
Bianca merasa sangat ragu sekali ketika dia mau masuk ke ruangan nya, tapi Bianca juga yang harus mengerjakan pekerjaan nya.
Bianca mengatur nafas nya dan dia pun memilih untuk diam tidak mau banyak bicara.
" Aku sudah mengerjakan nya, dan sekarang seperti nya kita harus fokus dengan produk sepatu olahraga terbaru itu."
Lucas memasukkan handphone dia seperti nya akan fokus pada pekerjaan secara profesional.
" Oh iya Lucas, aku sekarang ke sana."
Bianca berdiri dari tempat duduk nya, dia memberanikan diri untuk duduk di samping Lucas.
__ADS_1
" Kamu lebih baik memperbaiki dulu yaa, dan membuat gambar tersebut kelihatan sempurna setelah kamu yakin barulah kita pergi ke produksi dan setelah itu kita memikirkan konsep untuk iklan nya."
Lucas merasa setuju dengan perkataan Bianca dia pun membawa kertas tersebut untuk di perbaiki lagi.
" Baiklah aku bawa ke ruangan ku yaa, aku berjanji akan membuat gambar yang sempurna."
Akhirnya Lucas pun keluar dari ruangan Bianca dan hal tersebut membuat Bianca sangat senang sekali.
" Kenapa nggak dari tadi yaa, tapi aku merasa Lucas tidak akan membahas tentang permasalahan nya di kantor."
Melihat Lucas yang fokus dengan pekerjaan nya, Bianca juga mencoba untuk fokus dengan pekerjaan masing-masing.
Bianca duduk kembali di kursi kerjanya.
Tapi di saat Bianca yang mulai fokus dia mendengar suara handphone nya yang bergetar.
" Ada apa yaa."
Merasa penasaran akhirnya Bianca pun langsung membaca pesan tersebut.
* Bianca nanti siang Ayah akan datang ke perusahaan Benny Irawan, membicarakan tentang hutang nya kepada Ayah. Bagaimana jika kamu ikut saja Bianca, karena perusahaan itu akan Ayah serahkan untuk kamu*
Bianca pun langsung terdiam dia harus bagaimana, jika dia datang apakah Lucas akan sakit hati kepada nya.
Bianca yang masih menjaga perasaan orang lain.
__ADS_1
* Tidak Ayah, aku tidak mau ikut campur dalam permasalahan hutang itu. Aku tidak mau dengan hadir nya membuka mereka berpikir jika aku udah akan menjadi alasan supaya hutang itu bisa Lunas. Aku sekarang mencoba untuk tidak menyimpan perasaan terhadap Lucas, aku ingin mencari cinta yang baru*
* Baiklah Bianca jika itu adalah pilihan hati mu yaa, Kamu semangat terus yaa bekerja nya dan buktikan jika kamu bisa sukses dengan usaha mu sendiri*
* Baiklah Ayah *
Bianca menyimpan handphone nya kembali dan dia pun menjadi tidak fokus pada pekerjaan nya.
" Di saat aku yang ingin serius tapi ternyata semuanya hilang begitu saja dengan sendirinya, lalu sekarang aku harus bagaimana yaa."
Bianca memikirkan bagaimana dengan keluarga Lucas jika mereka sampai tidak bisa melunasi hutang yang sangat besar itu.
Bianca sudah menolong membuat Ayah nya sampe mau memberikan pinjaman kepada orang tua Lucas, sekarang jika mereka tidak bisa melunasi nya maka perusahaan tersebut milik Ayah nya.
Bianca merasa Lucas yang akan menjadi tulang punggung keluarga.
" Kasihan sekali Lucas, semoga ada jalan keluarnya yaa."
Bianca menjadi memandangi Lucas saja yang sedang fokus membuat gambar yang baru, Bianca memberikan kesempatan kepada Lucas untuk bisa menyalurkan hobi nya udah bisa menghasilkan kesuksesan.
Lucas merasa jika dirinya yang di perintahkan oleh Bianca, dia pun menghentikan gambar nya dan fokus pada Bianca.
Lucas tersenyum tipis kepada Bianca, dan membuat Bianca merasa sangat malu sekali ketika dia ketahuan oleh Lucas.
" Astaga Bianca, ternyata ucapan mu ini tidak bisa di pegang yaa. Kamu bikin untuk melupakan Lucas, tapi baru di kasih senyuman saja kamu langsung salah tingkah seperti ini."
__ADS_1
Karena merasa malu Bianca memilih untuk menundukkan kepalanya.