Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #298#


__ADS_3

Keesokan harinya di kamar hotel, Lucas memeluk erat tubuh Bianca mereka berdua yang merasa sangat kelelahan sekali.


Bianca membuka mata nya, dia masih merasa bermimpi Lucas sekarang menjadi suaminya.


" Hmmmm, aku mandi duluan aku tidak mau Lucas melihat wajah ku yang belum mandi seperti ini."


Dengan perlahan Bianca melepaskan pelukan erat Lucas, dan dia pun langsung pergi ke kamar mandi.


Lucas yang masih saja tertidur pulas, tangan meraba mencari Bianca.


Lucas pun langsung terbangun dari tidurnya karena dia tidak merasakan kehadiran Bianca.


" Bianca pergi ke mana yaa, dan sekarang sudah jam berapa."


Lucas melihat jam di handphone nya, Lucas melihat sudah jam 08:00.


" Sudah siang yaa, tapi hari libur untuk bekerja dan tidak bisa juga bercinta."


Bianca keluar dari kamar mandi dia yang sudah selesai.


" Kenapa kamu tidak membangunkan aku, pergi begitu saja meninggalkan."


Lucas menghampiri Bianca yang sudah sangat wangi sekali.


" Sudahlah sana pergi mandi, setelah itu kita mencari sarapan pagi."


Lucas langsung pergi ke kamar mandi, sedangkan Bianca membereskan tempat tidur.

__ADS_1


Bianca mendengar suara getaran handphone milik Lucas, karena sudah berstatus suami istri Bianca berani mengambil handphone Lucas.


Bianca merasa sangat penasaran sekali dia pun langsung membuka pesan tersebut.


* Hai Lucas, boleh aku menyampaikan perasaan hati ku kepada mu jika aku memiliki perasaan terhadap mu*


Membaca pesan tersebut membuat Bianca seketika merasa sangat cemburu sekali membaca nya.


" Satu hari pernikahan, sudah ada pelakor yang menggangu sebut saja dia pasti Miranda Larasati."


Seketika Bianca pun menjadi tidak bersemangat dia menyimpan handphone Lucas.


" Sangat menyesal sekali aku membaca pesan tersebut, hih membuat ku emosional."


Lucas yang baru saja selesai mandi dia melihat ekspresi wajah Bianca yang tidak seperti biasanya.


" Bianca, kamu kenapa?."


Bianca melirikan mata nya kepada handphone Lucas.


Lucas langsung mengambil handphone nya dia membaca pesan tersebut.


" Astaga, siapa yang mengirimkan pesan seperti ini."


Lucas pun merasa sangat terkejut sekali.


" Miranda Larasati."

__ADS_1


Bianca tidak jadi membereskan tempat tidur nya dia memilih untuk langsung pergi saja.


" Yaa Tuhan, kenapa dengan model itu dia seperti bukan perempuan saja. Mengirimkan pesan seperti ini, di hari pertama pernikahan."


Lucas memilih untuk tidak membawa handphone nya, dia langsung mengejar Bianca.


Lucas memegang tangan Bianca, dia mengetahui jika Bianca yang pasti sangat sensitif sekali.


" Sayang, dia yang mengirimkan pesan aku tidak tidak pernah menyuruh nya. Aku mohon jangan marah-marah yaa, ini hari pertama kita menikah loh."


Bianca tidak bisa mengendalikan emosi nya walaupun sebelumnya dia pernah berkata jika di pernikahan dis harus kuat dengan berbagai masalah pernikahan nya.


Tapi kenyataannya Bianca tidak bisa menepati janji nya, dia tetap saja merasa sangat cemburu dan marah.


Bianca memilih untuk mencari makanan pedas, sedangkan Lucas dia tidak bisa makan pedas.


" Yang, ini masih jam 9 pagi kamu sudah mau sarapan pagi dengan bakso yang pedas."


Bianca hanya terdiam saja, dia tidak menjawab pertanyaan Lucas.


Pada akhirnya Lucas pun mengikuti apa yang di inginkan istrinya.


Lucas melihat Bianca yang memakai saos dan sambal yang banyak


Lucas tidak berani melarang kembali lagi Bianca yang sedang sensitif sekali.


" Rasanya ingin ku siram kuah bakso ini ke wajah Miranda Larasati itu, agar dia tau isi hati ku sekarang seperti apa."

__ADS_1


Lucas hanya bisa terdiam saja mendengar perkataan istrinya.


__ADS_2