Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *206*


__ADS_3

Bianca keluar dari ruangan nya dia pun berjalan melihat pekerjaan para karyawan nya.


Bianca merasa sangat beruntung sekali mendapatkan para karyawan yang sangat rajin sekali.


" Bekerja dengan semangat yaa."


Bianca mencoba untuk memberikan semangat pada karyawan nya.


" Baiklah Ibu Beryl Bianca."


Bianca merasa jika ada getaran handphone nya dia pun langsung melihat.


" Tidak ada nama yaa, siapa yang mengirimkan pesan kepada ku."


Bianca mencari tempat duduk untuk nya dan dia pun membaca pesan yang masuk tersebut.


* Hallo Nona Bianca, selamat siang yaa. Maafkan jika saya menganggu pekerjaan nya. Saya Raffi, lelaki yang membongkar rahasia Tiara. Nanti malam Tiara akan tidur kembali bersama dengan saya, dan saya berharap hubungan Tiara dengan Daniel pisah*


Bianca merasa tidak mengerti kenapa Raffi harus melapor kepada dirinya.

__ADS_1


* Aku tidak peduli tentang Tiara, walaupun aku mengetahui semuanya tapi aku tidak pernah sampai mengatakan nya kepada Lucas. Aku juga tidak mau ikut campur antara Daniel dengan Tiara, walaupun Tiara jahat sekali dengan ku aku tidak akan pernah jahat kembali dengan Tiara. Dan sekarang aku hanya sedang fokus pada Bapak nya Tiara yang bekerja di perusahaan ku, aku berharap Tiara jangan sampai mengetahui nya*


Bianca pun langsung memasukkan handphone nya kembali.


Dan Raffi pun merasa tidak menyangka jika Bianca yang begitu sangat baik sekali kepada orang tua Tiara.


" Bianca dia sangat baik sekali yaa, aku benar-benar tidak menyangka kebaikan Bianca yang sampe mau membantu keluarga Tiara walaupun kenyataannya Tiara dulu banyak menghina Bianca."


Raffi sekarang lebih ingin fokus dengan hubungan nya Tiara.


" Aku harus menyiapkan kamar hotel yang sangat mewah sekali dan aku akan menawarkan untuk 2 milyar kepada Tiara, jika aku ingin menikah dengan ku dan meninggalkan Daniel. Tiara pasti lebih memilih uang dari pada bersama dengan Daniel, aku tidak pernah jatuh cinta sampai seperti ini dan Tiara adalah wanita yang sangat beruntung sekali."


Bianca berharap jika Lucas tidak melakukan hal yang membuat nya senang tapi lebih banyak emosional nya.


Bianca melihat ada kertas putih di atas meja nya, dan Bianca pun langsung mengambil kertas putih tersebut dan membaca nya.


Bianca merasa sangat terharu sekali ketika dia membaca tulisan Lucas pada kertas putih tersebut.


Bianca pun langsung langsung menghampiri Lucas dengan membawa kertas putih itu.

__ADS_1


Lucas langsung terdiam ketika Bianca masuk ke dalam ruangan dengan tatapan mata yang sangat tajam sekali.


" Lucas, terimakasih banyak kamu yang selalu bisa mengungkapkan perasaan hati mu dengan tulisan dan juga lisan. Jujur aku merasa tidak percaya jika kamu sampai bisa melakukannya kepada ku, aku sangat senang."


Lucas pun tersenyum puas dia berdiri dari tempat duduk nya dan menghampiri Bianca.


" Aku tahu umur kita berdua yang terlalu muda, tapi aku ingin kita menikah muda."


Lucas memegang erat tangan Bianca.


" Menikah muda,? astaga Lucas itu tidak semudah yang kamu bayangkan. Kita yang masih berumur 19 tahun, kita berdua juga belum kuliah."


Lucas melihat Bianca yang seperti sangat ragu sekali dengan pernikahan muda keinginan nya itu.


Lucas pun langsung memeluk erat tubuh mungil Bianca.


" Aku terlalu takut kehilangan mu, karena aku yang sudah mendapatkan mutiara di saat aku yang sudah membuang batu bata seperti Tiara."


Bianca pun hanya bisa terdiam saja dia tidak tahu harus menjawab apa.

__ADS_1


__ADS_2