Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #310#


__ADS_3

Setelah sebulan setelah melahirkan Tiara sesuai dengan keinginan nya, dia pun harus meninggalkan Mutiara bersama dengan Suster yang ada di Apartemen nya.


Daniel juga menyiapkan asisten rumah tangga, agar mereka berdua tidak lagi harus kesusahan.


Tiara yang tidak harus menyediakan sarapan untuk Daniel, Walaupun sebenarnya Tiara merasa sangat berat sekali untuk meninggalkan Mutiara.


" Mommy pergi yaa sayang, baik-baik dengan Suster Dessy di rumah yaa. Mommy pasti sangat merindukan mu sayang, Mommy sebenarnya sedih tapi yaa bagaimana lagi yaa."


Tiara mencium kening Baby Mutiara dan dia pun langsung pergi ke meja makan.


Tiara bertemu dengan Daniel, dia pun berpamitan dengan suaminya.


" Aku pergi yaa, aku melakukan ini semua demi masa depan Mutiara."


Daniel merasa sangat tersinggung dengan perkataan Tiara.


" Demi masa depan Mutiara, aku seperti tidak ada harga dirinya. Aku berkerja seperti nya tidak ada harga nya, lihat saja Tiara aku akan melihat pekerjaan mu yang sebenarnya seperti apa."


Daniel merasa malas untuk sarapan pagi, dia memilih untuk langsung berangkat bekerja.


Di perjalanan pikiran Daniel kacau sekali, dia memikirkan perkataan Tiara.


" Memang berapa penghasilan Tiara, sampai dia berani bicara seperti itu kepada ku."


Pada saat Daniel datang dia bertemu dengan Lucas.


" Aku titipkan kantor untuk beberapa hari yaa, aku harus kembali ke perusahaan Bianca. Aku harus melakukan pemotretan yang tertunda, pemotretan bersama dengan Miranda."


Daniel merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar Daniel yang akan melakukan pemotretan bersama dengan Miranda.


" Dengan wanita itu, aku merasa dia mempunyai perasaan terhadap ku. Hati-hati dan jangan mudah untuk tergoda, ingat Bianca yang jauh lebih baik."


Lucas menggangukan kepalanya dan dia pun langsung pergi begitu saja.


" Semoga saja Lucas selalu setia dengan Bianca, aku tidak mau mereka berdua sampai."


Di berikan tangung jawab yang besar Daniel tidak mau membuat Lucas kecewa kepada nya.


Lucas masuk ke dalam mobil nya, dia mengingat Bianca yang selalu saja cemburu melihat nya dengan Miranda.


" Bagaimana yaa ini, semoga Bianca selalu baik-baik saja."


Lucas mengendarai mobil nya ketika Lucas yang masih di perjalanan.


Miranda sudah di lokasi dan dia bertemu dengan Bianca.

__ADS_1


Bianca tersenyum manis kepada Miranda sedangkan Miranda dia terdiam saja padahal dia di bayar oleh Bianca.


" Aku membayar mu sangat mahal yaa, tersenyum saja kamu tidak mau."


Miranda menundukkan kepalanya dia tidak menyangka jika Bianca ternyata bukan wanita pendiam.


" Dia ternyata sangat jutek sekali yaa, aku pikir dia wanita pendiam dan sabar."


Bianca menghampiri Lucas yang sudah datang ke lokasi.


" Bekerja dengan cara yang profesional yaa, jika sampai kamu tergoda wanita lain. Maka aku akan membeli seluruh yang kamu punya, sehingga kamu akan hidup menderita dengan wanita penggoda mu."


Lucas mengerti jika Bianca yang sedang berbicara dengan nya, menyindir Miranda.


" Aku akan selalu setia dengan mu, aku tidak mungkin berpaling dari mu. Aku trauma dengan wanita model seperti itu, aku tidak mau di khianati perasaan ku."


Bianca tersenyum puas dan dia pun langsung meninggalkan Lucas untuk bersikap melakukan pemotretan.


Lucas dan Miranda mereka berdua saling berhadapan, bukan Miranda yang mencoba untuk menggoda Lucas tapi Miranda yang tergoda oleh ketampanan Lucas.


Miranda kelihatan sangat gugup sekali sampai akhirnya mereka berdua melakukan pemotretan secara profesional.


Lucas tersenyum manis kepada Miranda, seketika wajah Miranda langsung memerah dia buat salah tingkah oleh tatapan mata Lucas.


Setelah selesai Lucas langsung meninggalkan Miranda dia langsung menghampiri Bianca.


Miranda merasa dia tidak bisa menggoda Lucas.


" Bukan aku yang menggoda nya tapi aku yang tergoda oleh nyaa, Yaa Tuhan aku sangat menginginkan nya."


Miranda sampai berdoa di dalam hati nya.


" Lucas, Miranda di buat salah tingkah oleh sikap mu loh."


Lucas langsung merangkul Bianca.


" Tapi aku tidak tergoda dengan nya, sudahlah aku benci wanita penggoda yang hanya ingin bahagia bersama dengan yang sudah mempunyai pasangan."


Bianca dan Lucas memilih untuk pergi dari lokasi pemotretan tersebut.


" Yasudah lupakan yaa, memang tidak penting juga. Sekarang lebih baik kita pergi untuk makan yaa, sebelum kamu kembali ke kantor mu."


Lucas yang merasa lupa jika dirinya yang sudah menyerahkan perusahaan nya kepada Daniel.


" Aku sudah menyerahkan seutuhnya perusahaan untuk beberapa hari kepada Daniel, aku ingin Daniel bisa menjadi pemimpin perusahaan yang baik."

__ADS_1


Lucas yang ingin kembali bekerja bersama dengan Bianca.


" Aku ingin bekerja bersama mu istri ku, karena aku adalah asisten pribadi mu."


Bianca tertawa mendengar perkataan Lucas.


" Asisten pribadi ku,? Sudah tidak lagi yaa. Kamu akan menjadi asisten pribadi Ayah, aku yakin dengan kemampuan Lucas."


Lucas seketika langsung terkejut ketika mendengar nya.


" Bianca apakah kamu tidak sedang bercanda,? Aku menjadi asisten pribadi Ayah mu ? Itu tidak mungkin Bianca."


Wajah Lucas yang merasa tidak percaya dengan apa yang di katakan istrinya.


" Jika kamu tidak percaya yaa sudahlah, tapi yang harus kamu ingat kamu sekarang pemimpin dan pemilik perusahaan Papa mu dan mulai besok kamu menjadi asisten pribadi Ayah ku."


Mereka berdua masuk ke dalam mobil dan mencari Restoran yang menurut mereka berdua enak dan nyaman.


" Aku berterima kasih banyak atas semua kepercayaan mu Bianca, aku tidak akan pernah membuat mu kecewa."


Bianca yang sedang mengendarai mobil dia hanya tersenyum saja, setelah mencari-cari Restoran yang cocok akhirnya mereka berdua pun menemukan nya.


Bianca dan Lucas turun dari mobil nya, mereka berdua masuk dan memesan makanan.


Di sebelah kursi mereka ada seseorang ibu yang sedang hamil sedangkan anak pertama nya perempuan yang masih berusia satu tahun.


Anak perempuan tersebut terus saja memandangi wajah Lucas.


" Lihatlah anak kecil perempuan itu, sangat lucu sekali yaa."


Bianca membalikkan badannya dan melihat nya.


Bianca memperhatikan Lucas yang seperti sangat menyukai anak perempuan tersebut.


Bianca melambaikan tangan nya kepada anak perempuan tersebut, tapi anak itu malu-malu sampai memeluk ibu nya.


Lucas pun langsung memegang perut Bianca.


" Semoga saja secepatnya yaa walaupun pernikahan kita yang baru dua bulan tapi aku berharap besar bisa cepat nya, tapi aku juga tidak mau membebani kamu juga kita berjuang bersama yaa."


Bianca merasa sangat sedih sekali mendengar nya dia pun berhasil jika dia bisa secepatnya memberikan keturunan kepada Lucas.


" Aku merasa sangat kasihan sekali melihat Mama, yaa walaupun dia sekarang mempunyai cucu pertama perempuan tapi Mama yang hanya melihat di saat waktu lahiran saja. Seperti nya Tiara melanggar nyaa, dia mungkin masih selalu membahas masa lalu."


Bianca merasa Tiara akan selalu bersikap seperti dulu, dia tidak akan pernah menjadi baik.

__ADS_1


__ADS_2