
Lucas merasa dia sangat merindukan Tiara, Lucas yang sampai terus menghubungi Tiara.
" Aku tidak mengerti kenapa perasaan ku harus seperti ini, aku merasa sangat tidak nyaman semoga saja Tiara baik-baik saja."
Di hari pertama bekerja, Lucas sudah mempunyai rencana.
" Menunggu gajih satu bulan ini, aku akan lebih memilih untuk mengontrak rumah dan memakai motor saja. Aku ingin merasakan hidup yang benar-benar hidup, agar aku lebih bisa menikmati dan mengharapkan kehidupan ini."
Lucas pun menarik selimut dan Mun saja nanti dia tidak akan pernah merasakan kenyataan dalam beristirahat.
Di saat Lucas yang sudah bisa tidur, di sisi lain Bianca dia seperti di buat jatuh cinta kembali dengan Lucas.
" Kenapa susah sekali untuk aku melupakan nya, di saat aku mencoba untuk melupakan ada saja hal yang mencoba aku lemah kembali. Video sudah aku hapus, tapi ternyata aku bisa melihatnya dari rekaman cctv."
Bianca pun tersenyum-senyum sendiri di saat dia mau tidur.
" Aku merasa sangat bersalah sekali, walaupun aku hanya sebagai pengagum saja. Aku tidak bisa memiliki Lucas, tapi biarlah aku hanya bisa memandangi Lucas setiap hari. Walaupun aku tidak mengetahui, sampai kapan ini akan terjadi, mungkin sampai Lucas menikah dengan kekasihnya."
Bianca merasa sangat sedih sekali tapi bagaimana lagi karena Lucas memang bukan miliknya.
Bianca mematikan lampu kamar dia pun langsung memilih untuk tidur karena besok harus menjadi seorang pemimpin lagi.
Keesokan harinya di keluarga Bianca, jika hari sebelumnya Bianca kelihatan cemberut sekarang Bianca kelihatan lebih bersinar.
" Selamat pagi Ayah dan Ibu."
Kedua orang tuanya Bianca tersenyum ketika melihat Bianca yang begitu sangat ceria sekali pagi ini.
__ADS_1
" Ayah melihat kamu jauh lebih baik sekarang sayang, bagaimana dengan perusahaan mu apakah kamu merasa mendapatkan kendala?."
Sebastian yang benar-benar percaya dengan Bianca dia yakin bahwa Bianca akan menjadi pemimpin yang sukses.
" Aku menjadi seorang pemimpin kan belum satu bulan, jadi Ayah belum bisa melihat apakah aku berhasil atau tidaknya."
Laura melihat Bianca makan sangat lahap sekali dia seperti tidak mempunyai permasalahan.
" Bagaimana dengan Lucas, sampai kapan kamu akan menyembunyikan tentang indentitas kamu sebagai seorang pemimpin perusahaan itu."
Bianca pun menghentikan makannya.
" Setelah 3 bulan dia bekerja, karena aku belum melihat kerja dia seperti apa hasilnya. Aku juga ingin mengetahui apakah sanggup untuk menjalani masa percobaan selama 3 bulan ini, aku juga melihat dari cara dia bekerja."
Sebastian merasa jika Bianca benar-benar profesional dalam bekerja, walaupun dia memiliki perasaan terhadap Lucas tapi dia juga melihat dari kualitas Lucas sendiri seperti apa.
" Ayah dan ibu, aku berangkat dulu yaa."
" Hati-hati yaa sayang, jadilah seorang pemimpin yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh pembicara orang lain."
Sebastian dan Laura pun mengantarkan Bianca sampai ke luar rumah, Sebastian juga memilih untuk berangkat ke kantor sekarang.
Sebastian dan Bianca pergi secara bersamaan membuat Laura merasa kesepian berada di dalam rumah.
" Mereka berdua sudah pergi dan aku merasa sangat kesepian sekali, hari ini lebih baik aku pergi ke salon dan saja."
Laura masuk ke dalam rumah dia mengganti baju nya dan melihat jam yang masih pagi sehingga tidak terlalu banyak orang yang datang ke salon.
__ADS_1
Laura memakai mobil mewah nya, dia tidak pernah memberitahukan indentitas kepribadian nya.
Di perjalanan menuju ke salon kecantikan, Laura memakai kacamata hitam.
" Mereka tidak boleh melihat wajah ku secara langsung, bisa-bisa mereka langsung berkata yang macam-macam."
Ketika sampai di depan sablon kecantikan tersebut, Laura hanya melihat 3 mobil saja dan ternyata tanpa sepengetahuan Laura karena mereka tidak saling kenal di pinggir Laura itu adalah Tiara yang sedang bersama dengan Meneger nya.
Pegawai salon sudah mengenal Laura dan mereka pun langsung menghampiri Laura dengan di mulai perawatan rambut.
Tiara tepat di sebelah Laura dan dia pun mulai membicarakan tentang Lucas.
" Semalam aku sudah sangat lelah sekali, tapi ternyata Lucas menghubungi ku di saat aku sedang bersama dengan Yoga. Secara tidak langsung Lucas itu seperti sedang mencoba untuk menghentikan aku dengan Yoga, tapi kalau dari umur mereka tidak jauh berbeda tapi kegantengan mereka berdua sama."
Laura pun seketika dia langsung terkejut ketika mendengar perkataan gadis yang ada di sebelah nya itu.
Dengan nama yang sama membuat Laura seketika langsung berpikir kepada Lucas yang di maksud adalah Lucas lelaki yang di inginkan oleh Bianca putri kesayangannya.
" Tiara kamu ini memilih lelaki dari umur dan wajah, tapi beruntung sekali sih. Selalu ada yang kamu inginkan, walaupun sebenarnya lebih banyak lelaki yang sudah berumur yang menyukai mu."
Tiara pun langsung tertawa ketika mendengar perkataan Meneger nya tanpa mempedulikan orang yang ada di samping nya.
" Bukan kah semuanya sama saja kan 80, jadi aku pun juga ingin memilih dong. Aku tidak mau bersama dengan lelaki tua, ahhhhh itu hanya membuat ku teringat dengan Ayah ku."
Setelah selesai perawatan rambut, Tiara dan juga Meneger nya pun langsung masuk ke dalam kelas untuk perawatan tubuh atau kulit.
Laura merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar percakapan mereka tidak.
__ADS_1
" Maksudnya bagaimana ya, apakah gadis yang ada di sebelah ku tadi itu adalah wanita simpanan atau bayaran. Dia sangat cantik sekali, tapi kenapa dia harus menjual diri, semua berawal dari gaya hidup yang tidak sesuai dengan keadaan."
Laura mulai melakukan pencucian rambut dan setelah itu juga Laura menginginkan uang memanjakan tubuh nya.