
Bianca dan Lucas pergi bertemu dengan Daniel setelah mereka berdua selesai dengan bisnis mereka berdua.
" Lucas kamu jangan sampai emosional yaa, karena niat kita untuk bertemu bukan mencari keributan yaa."
Bianca memegang erat tangan Lucas, Bianca menjaga Lucas agar tidak emosional untuk bertemu dengan Daniel.
Lucas melihat Daniel untuk sudah menunggu nya, dan mereka berdua langsung menghampiri Daniel.
" Kak Daniel, maafkan kita berdua yang datang telat ya."
Bianca tersenyum manis kepada Daniel tapi Lugas yang memang tidak bisa membohongi perasaannya walaupun dia yang sudah tidak mempunyai perasaan terhadap Tiara.
" Tidak apa-apa Bianca, lagi pula aku baru datang dan langsung memesan makanan untuk kita bertiga."
Daniel melihat wajah Lucas yang seperti belum bisa baik dengan nya.
" Lucas, aku merasa hubungan kita berdua yang semakin renggang. Aku ingin kita bisa berhubungan baik seperti dulu lagi, karena bermusuhan itu sangat tidak nyaman."
Lucas masih saja terdiam mendengar perkataan Daniel.
" Memang nya apa yang membuat hubungan kalian berdua menjadi renggang,? Apakah kalian berdua mempunyai permasalahan besar yang membutuhkan hubungan kalian berdua menjadi dingin seperti ini."
Bianca sudah merasa sangat gemas sekali melihat Daniel yang menyembunyikan Tiara di hadapan Lucas dan keluarga nya.
" Aku akan segera menikah secepatnya dengan Bianca, dan setelah itu kamu bisa memperkenalkan kekasih mu kepada aku dan Mama tapi sepertinya Papa sudah tahu yaa."
Pertanyaan menjebak Lucas membuat Daniel kelihatan sangat pucat sekali, Daniel merasa belum siap untuk menjawab nya.
" Yaudah yaa kak, lebih baik aku dan Bianca kembali ke kantor karena ternyata pertemuan kita bertiga sangat hambar dan dingin sekali."
__ADS_1
Lucas berdiri dari tempat duduk dia pun langsung memegang tangan Bianca.
" Ayo kita kembali ke kantor, karena menurut kita berdua waktu adalah uang. Untuk apa kita buang-buang waktu percuma yaa, tapi ternyata tidak ada yang mau mengungkapkan rahasia nya."
Bianca tersenyum manis kepada Daniel.
Melihat Lucas yang sudah pergi bersama dengan Bianca, membuat Daniel merasa malu tidak bisa mengungkapkan perasaan hati nya.
" Jika Lucas dan Bianca akan menikah secepatnya, saat nya aku yang mempersiapkan diri untuk mengenalkan Tiara kepada keluarga ku."
Daniel merenung bagaimana dengan Mama nya ketika mengetahui jika kekasih nya itu adalah Tiara.
Daniel menghubungi Tiara agar datang ke Restoran dekat dengan kantor nya.
* Hallo Tiara sekarang datang ke Restoran dekat kantor yaa, aku sudah memesan kue makanan yang banyak*
* Baiklah sayang aku akan segera ke sana*
Tiara dengan sangat cepat dia keluar dari Apartemen nya dan pergi Restoran yang di maksud oleh Daniel.
Lucas tidak menjalankan mobilnya.
" Lucas kamu menuggu siapa sih,? Kenapa kamu tidak menjalankan mobilnya."
Bianca mulai merasa kesal dengan Lucas.
" Kamu tunggu sebentar yaa, akan ada pertunjukan yang hebat."
Lucas seperti sudah mengetahui jika Tiara akan datang ke Restoran.
__ADS_1
Dan ternyata apa yang di pikirkan oleh Lucas benar, Tiar datang Lucas langsung membuka pintu mobil nya.
" Tiara Lestari, kenapa kamu sampai bisa ada di sini yaa."
Tiara begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Lucas.
Dan Bianca pun ikut turun dari mobil nya.
" Lucas, ini Restoran umum yaa bukan Restoran pribadi jadi aku bebas untuk datang dan pergi."
Tiara menatap sinis ke arah Bianca.
" Bianca, kamu seharusnya berterima kasih kepada ku yaa. Karena berkat aku, kamu bisa bersama dengan Lucas loh itu adalah sebuah impian kamu kan."
Bianca melihat Tiara yang begitu sangat sombong sekali membuat nya merasa sangat gemas sekali melihat nya.
" Tiara kamu juga harus berterima kasih kepada ku juga, karena berkat kebaikan ku Ayah bisa bekerja di perusahaan ku."
Tiara kelihatan sangat terkejut sekali wajah nya pun sampai pucat.
" Ayah mu bekerja sebagai office boy di perusahaan ku, tapi kamu tenang saja ya salama tiga bulan aku akan mengangkat nya sebagai pengawas."
Bianca merasa tidak tega melihat Tiara yang seperti sedang merasa malu.
" Tiara, jangan terlalu tinggi yaa. Kasihanilah orang tua mu, bergaya sesuai dengan keadaan saja yaa."
Bianca langsung memegang tangan Lucas.
" Ayo sayang kita pergi saja, aku tidak mau berdekatan dengan orang yang terlalu berlebih-lebihan dalam berhalusinasi."
__ADS_1
Bianca yang sudah merasa puas dia pun langsung pergi dan masuk ke dalam mobil.
Tiara menangis tersedu-sedu ketika Bianca mengatakan perkataan seperti itu.