Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *236*


__ADS_3

Lucas merasa sudah sangat dia membuat drama di makan malam nya.


" Apakah Mama sudah melihat yang tranding topik sekarang apa,?


Daniel langsung menegakkan kepalanya.


" Aku merasa sangat bahagia sekali, dengan foto USG kehamilan Tiara. Membuat Bianca yakin jika aku sudah tidak mempunyai perasaan terhadap Tiara, dan aku tidak akan lagi bersama dengan Tiara."


Venna pun langsung menyadari nya.


" Ya, Mama juga melihat nya Tiara upload foto USG kehamilan nya. Mama juga merasa sangat bersyukur sekali jika Tiara yang sudah menikah, sehingga dia tidak akan lagi menggangu hubungan mu dengan Bianca."


Lucas langsung berdiri dari tempat duduk nya.


" Aku tidur duluan yaa Mam, karena besok aku akan promosi produk terbaru ku dengan Bianca."


Lucas pergi dari meja makan dan dia melihat tangan Papa nya yang seperti sedang menahan tangan Daniel agar tidak ikutan pergi.


Lucas pun langsung tersenyum dan dia seketika langsung berpikir apakah mungkin dia bukan anak kandung dari Papa nya.


Melihat Lucas yang sudah pergi, Benny mulai memberanikan diri untuk membicarakan tentang perusahaan nya.

__ADS_1


" Perpanjangan waktu untuk membayar hutang kepada perusahaan Sebastian sudah habis, bagaimana dengan nasib perusahaan kita yang mungkin saja akan menjadi milik Sebastian."


Daniel pun langsung berpikir di saat perusahaan yang akan bangkrut dia harus mempersiapkan pernikahan bersama dengan Tiara.


Daniel merasa semakin menambah beban kehidupan keluarga nya.


" Mama hanya bisa pasrah saja dengan keadaan, seperti nya kita harus merelakan perusahaan itu kepada Sebastian karena dia yang sudah terlalu baik dengan keluarga kita."


Venna mencoba untuk merelakan perusahaan milik keluarga nya.


" Baiklah jika Mama yang sudah merelakan perusahaan itu, Papa hanya bisa meminta maaf kepada Mama yang tidak bisa menjaga perusahaan yang di berikan kepercayaan untuk Papa."


Daniel semakin merasa sedih dia pun langsung pergi masuk ke dalam kamar nya.


Benny pun mengikuti apa yang di katakan oleh istrinya mereka berdua pun bersiap-siap untuk tidur.


Lucas rasanya ingin langsung bertanya kepada Daniel, dia ingin sekali Daniel langsung bicara jujur kepada nya.


Tapi Lucas juga mengingat perkataan Bianca, biarkan mereka berdua menjadi penonton saja.


Lucas mencoba untuk menenangkan pikiran dengan cara mengirim kan pesan kepada Bianca.

__ADS_1


* Sayang*


Bianca yang baru sampai rumah dia harus membaca pesan seperti ini.


" Apakah dia tidak merasa lapar, dia lebih memilih untuk mengirimkan pesan kepada ku."


Bianca memilih untuk tidak membalas pesan dari Lucas, dia langsung berjalan menuju meja makan.


" Bianca kenapa kamu telat pulang nya, Ibu dan Ayah sudah hampir selesai makan nya."


Bianca pun langsung duduk dan menyimpan handphone di meja.


" Tadi aku pergi dulu ke toko buku, aku ingin semakin mempelajari tentang dunia bisnis."


Bianca ingin bisa menjadi seorang pemimpin perusahaan yang hebat seperti Ayah nya, Bianca yang tidak berminat untuk melanjutkan kuliah.


" Kamu sudah hebat sayang, apalagi jika kamu bersama dengan Lucas."


Handphone Bianca bergetar dia melihat ada pesan masuk dari Lucas.


Bianca mengabaikan pesan tersebut dia ingin fokus dengan makan malam nya, Leticia tidak mau di ganggu.

__ADS_1


" Habiskan yaa Bianca, tubuh yang sudah sangat kecil sekali. Ibu tidak suka yaa, jika kamu sampai harus diet hanya menyiksa diri saja."


Bianca pun begitu sangat banyak sekali makanan dia lupa jika dia akan menjadi model majalah produk sepatu nya.


__ADS_2