Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (141)


__ADS_3

Ketika Daniel membuka pintu mobil nya dia masih Sem untuk membalikkan badannya agar dia bisa melihat Tiara.


Daniel merasa sangat kasihan sekali melihat Tiara yang sampai di rendahkan martabat nya oleh Mama nya sendiri.


Venna memperhatikan Daniel yang seperti sedang melihat Tiara.


" Daniel, cepat masuk antarkan Mama pulang. Untuk apa kamu mempunyai perasaan kasihan kepada Tiara."


Daniel pun mengikuti apa yang di katakan oleh Mama nya, dia masuk ke dalam mobil dan dia pun langsung menjalankan mobilnya.


Venna melihat sikap Daniel yang aneh tidak seperti biasanya, dia yang seperti mampu rasa simpatik terhadap Tiara.


" Jangan sampai kamu tergoda wanita itu yaa Daniel, Mama sudah sangat bahagia sekali melihat Lucas dan Tiara hubungan nya berakhir dan kamu jaga pandangan kamu."


Daniel pun menganggukkan kepalanya dia harus bisa terlihat tidak simpatik terhadap Tiara.


Venna membuka handphone nya, dia melihat Bianca yang sedang mempromosikan produk sepatu olahraga terbaru dengan mengatakan ide dari Lucas Aditya.


" Lucas dia di berikan kesempatan untuk bisa menyalurkan bakat melukis nya, dia membuat gambar sepatu olahraga yang sangat keren sekali."


Daniel yang sudah sampai rumah dia pun langsung memberhentikan mobilnya dan melihat postingan Bianca.


Melihat postingan ini membuat Daniel merasa sangat yakin sekali jika Lucas dan Bianca sudah bisa bekerja sama dengan baik.

__ADS_1


" Seperti nya mereka berdua sudah bisa dekat dan Semaki dekat."


Daniel tersenyum melihat postingan tersebut.


" Iya dan Mama merasa sangat senang sekali."


Venna memasukkan handphone nya dia pun membuka pintu mobil nya.


" Daniel, Mama pulang yaa kamu hati-hati menjalankan mobil nya jangan ngebut-ngebut yaa."


Daniel bersalaman dengan Mama nya dan dia pun menjalankan mobil nya untuk bisa kembali ke kamar.


Tapi di perjalanan menuju ke kantor Daniel terus saja memikirkan Tiara dan dia memilih untuk menelephone Tiara.


Tiara yang duduk dia seketika merasa tidak nafsu untuk makan, Tiara sampai melamun memikirkan perkataan Venna Belinda kepada nya.


" Handphone mu berdering kencang, seperti nya itu adalah panggilan telephone dari Daniel."


Tiara langsung mengeluarkan handphone nya dari tas nya dan ternyata benar itu adalah anak telephone masuk dari Daniel.


* Halo Daniel*


* Tiara aku sangat meminta maaf atas perkataan Mama yang pasti akan membuat kamu terluka dan sakit hati dan aku juga meminta maaf hanya bisa terdiam tidak bisa membela Kamu*

__ADS_1


* Tidak apa-apa Daniel, aku mengerti jika sampai berada di posisi kamu bagaimana*


Daniel mendengar suara Tiara yang serak seperti sudah menangis.


* Kamu menagis yaa, kamu sakit hati yaa*


* Sudahlah jangan di bahas lagi yaa, aku mohon*


* Apakah kamu tetap ingin bersama dengan ku Tiara, ketika kamu yang sudah mendengar perkataan yang sangat menyakitkan perasaan kamu sekarang*


* Aku masih ingin bertahan dengan kamu Daniel, karena aku yakin semuanya akan indah pada waktunya*


* Terimakasih banyak Tiara kamu memang yang terbaik*


* Iya Daniel*


* Yasudah aku melanjutkan perjalanan menuju ke kantor yaa*


* Hati-hati Daniel*


* Iya sayang*


Tiara tersenyum manis ketika dia sudah menerima panggilan telephone dari Daniel.

__ADS_1


" Dia membuat aku semangat kembali, ini yang membuat aku selalu ingin bersama dengan Daniel."


Verra pun hanya bisa terdiam karena itu adalah pilihan Tiara.


__ADS_2