Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *238*


__ADS_3

Keesokan harinya Lucas dan Bianca melakukan promosi dan pemotretan. Lucas kelihatan sangat bersemangat sekali, dia pun langsung bersalaman dengan Mama.


" Aku pergi dulu yaa Mam, doakan supaya promosi nya lancar yaa Mam dan aku juga akan melakukan pemotretan majalah untuk produk sepatu karya ku."


Venna merasa sangat terharu sekali melihat Lucas yang semakin sukses di saat perusahaan milik Papa di ancam di miliki oleh Sebastian.


" Iya sayang, Mama akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu yaa. Semoga kamu menjadi anak yang sukses, dan bisa membuat bangga keluarga."


Lucas langsung memeluk erat Mama dan pergi begitu saja.


Lucas yang sudah terlalu benci dengan Papa nya yang lebih melindungi Daniel yang salah.


Di saat Lucas pergi Benny mulai merasakan jika Lucas yang seperti sudah tidak mau bertatapan wajah dengan nya.


Benny merasa curiga jika sebenarnya Lucas yang sudah mengetahui semuanya tapi dia yang lebih memilih untuk diam.


Venna melihat Daniel yang seperti tidak ceria dan memikirkan banyak beban kehidupan.


" Daniel, apakah kamu baik-baik saja? Kenapa kamu seperti itu seperti tidak ada semangat nya untuk menjalani kehidupan."

__ADS_1


Daniel pun langsung tersenyum kepada Mama nya.


" Aku sedang memikirkan Perusahaan kita, aku merasa sangat sedih jika perusahaan kita hanya di miliki oleh orang lain."


Daniel harus bisa membuat Mama yakin jika dia memang sedang memikirkan perusahaan bukan memikirkan tentang kehidupan nya.


" Mama juga merasa sangat sedih, tapi kita harus bagaimana lagi yaa. Mama hanya berharap walaupun Papa mu tidak lagi menjadi pemimpin, tapi kamu dan Papa mu tetap bekerja di perusahaan tersebut."


Venna berharap yang terbaik untuk perusahaan nya.


" Yasudah yaa Mam, hari ini Papa dan Daniel harus datang ke perusahaan Sebastian untuk membicarakan tentang perusahaan ini."


Daniel dan Papa nya mereka langsung pergi berpamitan dengan Venna Belinda.


Daniel memilih untuk masuk ke dalam mobil Papa nya.


" Pikiran ku sedang kacau Pap, aku tidak berani mengendarai mobil sendiri."


Ini adalah kesempatan Benny untuk bisa bertanya dengan Daniel.

__ADS_1


Benny menyalakan mesin mobil nya.


" Bagaimana hubungan mu dengan Tiara, dan apakah orang tua Tiara sudah mengetahui jika Tiara sekarang sedang mengandung anak mu."


Daniel sampai menghelakan nafas panjang nya.


" Sudah mengetahui nya dan aku berjanji di hadapan ke dua orang tuanya, jika aku akan bertanggung jawab atas kehamilan Tiara dan segera menikah secepatnya dengan Tiara."


Benny tidak menyangka jika Daniel bisa sampai berani mengakui kesalahannya.


" Baguslah karena mungkin sudah waktunya Mama mu dan Lucas mengetahui nya, Lucas sekarang menjadi berubah kepada Papa. Apakah menurutmu Lucas sudah mengetahui hubungan mu dengan Tiara,? Apakah kamu merasakan apa yang Papa rasakan."


Daniel menggelengkan kepalanya berkali-kali.


" Tidak aku merasa Lucas tidak mengetahui nya, karena jika Lucas sudah tahu maka habislah aku seperti nya di aniaya oleh Lucas."


Benny juga berpikir ke sana karena Lucas dia sangat emosional sekali, Lucas juga bisa bela diri karate dan dia memang lebih beda dengan Daniel yang sedikit lebih sabar dari nya.


Mereka pun akhirnya sampailah di depan gedung perusahaan milik Sebastian.

__ADS_1


Perusahaan yang sangat besar sekali dan mempunyai banyak cabang perusahaan.


Daniel dan Benny pun turun dari mobil nya dia berjalan menuju ke ruangan Sebastian Gunawan.


__ADS_2