
Sudah waktunya jam pulang, Bianca bersiap-siap untuk pulang tapi dia melihat Lucas yang masih terdiam di dalam ruangan nya.
" Lucas kenapa yaa, dia diam seperti itu sih."
Bianca yang merasa sangat penasaran dia pun langsung menghampiri Lucas untuk masuk ke ruangan nya.
Bianca membuka pintu tapi Lucas yang masih saja terdiam dia seperti tidak menyadari jika Bianca sudah duduk di hadapan nya.
Bianca pun langsung memegang tangan Lucas.
" Lucas hey kamu kenapa,? ayo pulang sudah selesai jam kerja nya."
Lucas begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Bianca yang sudah ada di hadapannya.
" Iya Bianca aku akan pulang sebentar lagi."
Bianca seperti melihat Lucas yang sedang menyembunyikan sesuatu.
" Apakah kamu sedang mempunyai masalah,? kamu bisa ceritakan kepada ku walaupun itu tentang kekasih mu. Tapi jika ingin bercerita jangan di tempat nya, kita cari tempat yang nyaman."
__ADS_1
Bianca mencoba untuk bisa mendengarkan permasalahan Lucas, walaupun dia harus menahan rasa cemburunya.
" Terimakasih Bianca, kamu yang mau mendengarkan permasalahan ku ini."
Lucas dan Bianca memilih untuk mengobrol di depan kantor mereka, Bianca melihat ada kursi mereka pun memilih untuk duduk di sana.
" Sudah hampir empat tahun aku berpacaran dengan Tiara, tapi aku belum tahu tentang keluarga nya. Dan ketika aku ingin serius dengan nya bertemu dengan kedua orang tuanya untuk bertunangan, Tiara bilang kedua orang tuanya yang berada di luar negeri."
Bianca mencoba untuk tetap tenang walaupun sebenarnya dia merasa sangat sakit sekali ketika mendengar Lucas yang akan bertunangan dengan Tiara.
" Mungkin Tiara itu belum siap untuk serius hubungan dengan mu, dia ingin fokus dengan karir model nya yaa walaupun kita tidak pernah melihat dia di mana-mana."
" Mama ku tidak pernah setuju aku bersama dengan Tiara, dia yang lebih setuju jika aku bisa bersama dengan mu."
Bianca langsung tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Lucas, karena itu yang sebenarnya dia inginkan.
" Yasudah Lucas, lebih baik sekarang kamu fokus saja pada pekerjaan mu. Karena jika kamu bertunangan dengan Tiara, dia harus kamu tanggung jawab atas semua keperluan nya."
Bianca mencoba untuk menyemangati Lucas walaupun hati nya sebenarnya sangat terluka sekali.
__ADS_1
" Yasudah ya Lucas, aku pulang dulu ya. Karena besok Ayah ku datang dari Singapura, aku ingin menyiapkan sedikit kejutan untuk Ayah."
Ketika Bianca hendak pergi, Lucas memegang tangan Bianca.
" Ternyata banyak yaa."
Bianca tersenyum manis kepada Lucas dan Lucas pun melepaskan genggaman tangan Bianca.
Bianca langsung berlari menuju ke mobil nya, dia merasa sangat sesak sekali ketika mendengar Lucas yang akan bertunangan dengan Tiara.
" Besar sekali rasa cinta Lucas terhadap Tiara, sampai dia ingin bertunangan dengan Tiara walaupun Mama nya tidak menyukai nya. Seperti Tiara memang anak dari keluarga yang berkecukupan mungkin juga lebih karena orang tua nya saja bersarang di Singapura."
Bianca pun langsung menjalankan mobil nya untuk menuju pulang ke rumah nya, di perjalanan menuju ke rumah.
Bianca memberhentikan mobilnya dia melihat ada gaun putih yang sangat cantik sekali dan memberikan Bianca tersenyum manis.
" Jika nanti aku bertunangan, aku ingin sekali memakai gaun putih ini sangat cantik sekali gaun nya."
Setelah merasa puas melihat gaun mewah tersebut, Bianca pun menjalankan kembali mobil nya.
__ADS_1