
Tiara kesal dia sampai menangis histeris sambil menunggu taksi, Tiara begitu sangat kesal sekali dengan sikap Daniel kepada nya.
Di saat Tiara sedang menunggu taksi, Raffi yang sudah mengikuti Tiara dari awal dia melihat Tiara yang sedang menangis.
" Tiara menangis,? Kenapa dengan Tiara."
Raffi langsung menghampiri Tiara dia memberhentikan mobilnya di pinggir Tiara.
Raffi membuka jendela mobil nya.
" Masuklah Tiara, aku akan mengantarmu sampai ke Apartemen."
Tiara tidak punya lagi pilihan dia langsung masuk ke dalam mobil Raffi.
Tiara mengusap air mata nya dia mencoba untuk tetap tenang di hadapan Raffi.
" Kamu baik-baik saja,? Apakah kamu habis menangis karena melihat Lucas yang sudah menikah dengan Bianca."
Tiara menggelengkan kepalanya.
" Aku menangis bukan karena pernikahan mereka, tapi aku menangis karena Daniel yang memaksaku untuk datang ke pernikahan ini. Aku tidak mau datang, tapi Daniel yang memaksaku untuk datang."
Raffi tidak mengerti apa yang ada di pikiran Tiara, dia yang masih saja menyimpan rasa dendam terhadap Bianca.
__ADS_1
" Apa yang membuat mu masih saja menyimpan rasa dendam terhadap Bianca, bukan kamu yang sudah bahagia bersama Daniel. Kamu yang lebih memilih Daniel, dari pada aku."
Raffi melirikan mata nya kepada Tiara.
" Karena Bianca yang membuat semua media mengetahui jika aku ini adalah hidup dalam keluarga sederhana, padahal aku yang sudah menyimpan rahasia tersebut sejak dulu."
Tiara merasa sangat benci kepada Bianca yang sampai memberikan pekerjaan petugas kebersihan kepada Ayah nya.
" Pernah kamu bercermin Tiara, melihat bagaimana dengan sikap mu."
Tiara memandangi wajah Raffi.
" Tapi yasudahlah jangan di bahas lagi kita lupakan pembicaraan itu yaa, sekarang yang aku tanyakan untuk apa uang 50 juta yang kamu minta dari ku."
" Apakah kamu kekurangan uang dari suami mu, dia tidak pernah memberikan mu uang sehingga kamu merasa sangat sedih dengan pilihan mu itu."
Tiara masih saja terdiam dia tidak mau menjawab pertanyaan dari Raffi.
Raffi merasa Tiara tidak mengunakan uang tersebut untuk kepentingan nya.
" Baiklah aku minta jika pertanyaan ku ini sangat sensitif sekali untuk mu."
Raffi memberhentikan mobilnya di depan gedung Apartemen milik Tiara.
__ADS_1
" Antarkan aku ke Apartemen mantan Meneger ku, aku tidak mau pulang karena percuma saja. Suami ku tidak ada di sana, dia pasti menginap. Daniel mengabaikan istri nya, dia lebih memperdulikan perasaan adik nya."
Raffi mengikuti keinginan Tiara, dia kembali menyalakan mesin mobil untuk mengantarkan Tiara ke Apartemen managernya
" Tiara apa yang akan kamu lakukan di saat kamu yang sudah melahirkan nanti,? Apakah kamu akan kembali dengan pekerjaan mu? Karena aku merasa perekonomian Daniel sangat rendah sekali tidak seperti Lucas."
Tiara pun menundukkan kepalanya.
" Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan di saat aku yang sudah melahirkan nanti, aku sangat sayang sekali dengan suamiku di saat dia tidak sedang dekat dengan keluarga nya seperti ini."
Tiara yang belum di anggap ada kehadiran nya di dalam keluarga Daniel.
" Sangat rumit sekali yaa, aku berharap kamu yang masih ingin bersama dengan ku."
Raffi masih menunggu Tiara untuk bisa menjadi milik nya kembali.
" Sudahlah Raffi, aku sangat lelah sekali jangan membuat aku semakin pusing yaa."
Tiara akhirnya sampai di depan gedung Apartemen mantan Meneger nya, dia turun dari mobil Raffi dan berjalan cepat menuju ke dalam Apartemen.
" Astaga Tiara, kondisi mu yang sedang hamil tapi kamu yang bisa melakukan apapun yang kamu inginkan sangat hebat sekali."
Raffi menyalakan mesin mobil dia yang ingin kembali ke pernikahan Bianca dan Lucas.
__ADS_1
Raffi yang sebenarnya belum mengusap selamat kepada Bianca dan Lucas.