
Tiara merasa ingin bertemu dengan Daniel, dia merindukan Daniel.
" Bagaimana jika aku meminta Daniel untuk bertemu dengan ku di saat jam makan siang nya, aku sangat merindukan nya."
Tiara mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Daniel.
* Daniel, bagai jika kita makan siang bersama ? aku sangat merindukan mu loh*
Sambil menunggu balasan pesan dari Daniel, Tiara menggunakan rangkaian skincare nya. Tiara ingin kelihatan selalu cantik di hadapan Daniel, bahkan Tiara tidak mau Daniel sampai berpaling dari ya.
Daniel yang sedang sibuk dia pun memilih ada pesan masuk dari Tiara, ketika Daniel mau membaca pesan dari Tiara.
Tiba-tiba saja Papa nya masuk ke dalam ruangan membuat Daniel menyimak kembali handphone nya.
" Daniel, seperti nya sebentar lagi Sebastian akan datang ke kantor kita kamu harus menemani Papa yaa."
Daniel menganggukkan kepalanya dia mengetahui maksud dari kedatangan Sebastian ke kantor nya yaitu untuk membicarakan tentang uang yang dia pinjamkan untuk perusahaan Papa nya.
Setelah mengatakan hal tersebut Benny kembali ke ruangan nya untuk memikirkan bagaimana cara membayar hutang tersebut kepada Sebastian Gunawan.
" Aku akan kelihatan perusahaan ini, lalu bagaimana dengan nasib keluarga ku."
Benny merasa ingin sangat membebani nya sekali, Benny yang tidak bisa membuat perubahan di perusahaan nya.
Daniel melihat Papa yang pasti sangat kebingungan sekali hal tersebut membuat Daniel langsung menghubungi Lucas.
Karena menurut Daniel hanya Lucas yang bisa membantu keluarga mereka.
* Hallo Kak Daniel*
__ADS_1
* Lucas nanti siang Sebastian Gunawan akan datang ke kantor kita, dia pasti ingin mempertahankan tentang uang yang sudah dia pinjamkan kepada perusahaan kita. Tapi bagaimana Papa belum bisa membayarnya, karena jumlah uang yang sangat besar sekali dan waktu yang hanya dua bulan lagi*
* Lalu kita harus bagaimana,? kau meminta ku untuk meminjam uang kepada Bianca? itu tidak mungkin terjadi*
* Kamu tidak perlu meminjam uang, kamu cukup mendekati Bianca dan menjadi kekasih Bianca maka semuanya akan selesai*
* Apakah harus aku yang di korbankan,? hanya kau aku yang baru saja putus cinta dengan Tiara. Kenapa sampai mempunyai pikiran seperti itu, dan aku pun tidak punya perasaan terhadap Bianca*
Daniel yang merasa kesal dengan Lucas dia memilih untuk mengakhiri panggilan telephone tersebut.
" Lucas benar-benar tidak bisa membantu keluarga, apa susah nya dia sekedar mendekati Bianca memanfaatkan Bianca saja dan setelah itu aku pun yakin jika Lucas akan mempunyai perasaan terhadap Bianca."
Daniel berdiri dari tempat duduk dia berjalan menuju ke Papa nya untuk membicarakan tentang rencana nya itu.
Daniel membuka pintu dan duduk dia melihat Papa nya seperti sedang menahan rasa pusing nya.
" Kenapa tidak kita jodohkan saja Lucas dengan Bianca, ini akan menjadi keuntungan untuk keluarga kita juga."
" Dan apakah bisa dengan mudahnya kita menjodohkan mereka berdua,? Lucas yang tidak mempunyai perasaan terhadap Bianca. Padahal Bianca itu sangat cantik sekali, tapi dia tetap ingin bersama dengan model seksi itu."
Daniel mencoba untuk meyakinkan Papa nya.
" Kitab bicarakan dengan Sebastian Gunawan, dia pasti sangat setuju sekali dengan rencana kita berdua dan Lucas dia harus mau mengikuti apa yang kita inginkan."
Benny melihat wajah Daniel yang seperti sangat emosional sekali.
" Pokoknya kita harus memaksa Lucas, apapun itu caranya."
Benny hanya bisa terdiam saja ketika melihat Daniel yang begitu yakin jika dengan cara memaksa akan membuat Lucas mau mengikuti keinginan mereka keluarga nya.
__ADS_1
" Yasudah Daniel, Papa serahkan rencana ini kepada kamu dan Mama karena Papa yakin jika Mama dan kamu pasti Lucas akan mengikuti keinginan kalian berdua."
Daniel tetap diam di ruangan Papa, dia menunggu kedatangan Sebastian Gunawan.
" Sekarang Lucas menjadi asisten pribadi Bianca, itu karena Bianca yang memang memiliki perasaan terhadap Lucas sehingga membuat Lucas sampai di jadikan asisten pribadi nya. Mungkin kenyataan kemampuan Lucas masih di bawah rata-rata, dan aku yakin banyak pegawai yang lebih baik dari Lucas."
Sekarang Daniel semakin kelihatan jika dia ingin mengeluarkan Lucas dari keluarga nya untuk bisa masuk ke keluarga Sebastian yang bisa membantu kehidupan keluarga nya.
" Yasudah Daniel, nanti kita bicarakan saja di rumah yaa. Sekarang lebih baik kita fokus pada kedatangan Sebastian Gunawan, seperti nya dia datang pada waktu jam istirahat."
Daniel melihat jam di tangan nya, ternyata waktu istirahat yang tinggal beberapa menit lagi.
" Seperti nya sekarang dia sedang berada di perjalanan menuju ke kantor kita, aku akan tetap di sini menunggu."
Daniel menunggu sambil memainkan handphone nya dan Daniel pun membaca pesan masuk dari Tiara.
* Tiara untuk siang ini tidak bisa, jika untuk nanti malam aku bisa*
* Baiklah Daniel, memang kamu sangat sibuk sekali yaa*
* Siang ini Sebastian Gunawan akan datang ke kantor, dia pasti akan membicarakan tentang uang yang harus di kembalikan*
* Oh begitu yaa sayang, baiklah aku tunggu nanti mau yaa sayang*
* Baiklah Tiara*
Tiara tidak meneruskan pesan mereka berdua dia langsung terdiam ketika mendengar apa yang terjadi nanti siang di perusahaan keluarga Daniel.
" Haruskah aku membantu mereka, akan aku datangi Bianca untuk bisa dekat dengan Lucas dan aku pun akan bicarakan dengan Lucas. Jika mereka berdua bisa bersama, maka aku pun akan bisa secepatnya bersama dengan Daniel."
__ADS_1
Demi untuk bisa bersama dengan Daniel, Tiara rela melakukan apapun.