Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #295#


__ADS_3

Tiara berjalan seperti melayang dia lupa belum makan apapun, Tiara menekan tombol bell dia sangat tidak kuat menahan ingin muntah.


Verra membuka pintu tersebut dan Tiara pun langsung pergi ke toilet.


" Astaga Tiara, kamu kenapa sampai muntah-muntah seperti itu."


Verra membuatkan teh manis hangat untuk Tiara.


" Bukan kah hari adalah hari pernikahan Bianca dan Lucas, apakah Tiara tidak datang ke sana yaa."


Verra menunggu Tiara keluar dari toilet dia membawa teh manis hangat untuk Tiara.


Tiara pun akhirnya keluar dari toilet dan Verra langsung memberikan teh manis hangat tersebut.


" Minumlah, kenapa kamu mual dan muntah kembali bukan kah usia kehamilan mu sudah masuk trimester ketiga?."


Tiara sampai menghabiskan teh manis hangat tersebut.


" Mbak aku sangat lapar sekali, buatkan saja aku mie instan yaa yang lebih cepat di masak."


Verra langsung berlari ke dapur dia memasak mie instan.


" Yaa Tuhan, kapan terakhir aku memeriksa kondisi kehamilan ku yaa. Dan aku juga sudah tidak pernah meminum vitamin yang di resep kan oleh Dokter Specialis Kandungan."

__ADS_1


Tiara mengelus perut nya dia merasa sangat bersalah sekali dengan bayi nya.


Sambil menunggu mie instan matang, Tiara memainkan handphone nya.


" Semua pemberitaan di media sosial tentang pernikahan Bianca dan Lucas, sangat menyebalkan sekali."


Tiara menyimpan handphone dia merasa sangat capek sekali.


Verra membawa mie instan pesenan Tiara.


" Mie instan dengan telor dan sayuran untuk ibu hamil yaa, silahkan di nikmati."


Tiara merasakan aroma kenikmatan di hadapan nya.


Tiara kelihatan sangat kelaparan sekali dia begitu sangat lahap makan nya.


" Tiara kamu seperti yang tidak di berikan makanan yang layak oleh suami mu, apakah kamu yakin akan mempertahankan rumah tangga mu bersama dengan Daniel."


Verra merasa sangat kasihan sekali melihat Tiara.


" Tiara sayang ku, sudah ku katakan kan. Tapi kamu yang masih saja tidak mau mendengar perkataan ku, hidup mu tidak akan pernah bahagia jika kamu menikah dengan keluarga lelaki yang tidak bisa menerima kehadiran mu di dalam keluarga nya."


Tiara seketika dia menghentikan makannya dan langsung terdiam.

__ADS_1


" Aku sangat cinta kepada Daniel, aku tidak bisa mengakhiri pernikahan ini. Sikap Daniel yang berubah ketika sedang bersama dengan keluarga nya, tapi Daniel kembali baik ketika bersama dengan ku."


Verra merasa Tiara sudah di buta kan dengan cinta nya.


" Tapi sekarang lihat lah kamu yang sekarang, sudah tidak pernah pergi ke Salon kecantikan. Rambut mu yang kelihatan sangat lepek sekali, wajah mu yang sangat kusam karena tidak pernah melakukan perawatan seperti dulu lagi."


Verra mengambil cermin dan dia memberikan kepada Tiara.


" Lihat wajah mu sekarang, ini tidak ada alasan nya karena kamu yang sedang hamil. Karena ibu hamil juga butuh perawatan Tiara, ingat yaa kamu itu adalah seorang bintang kamu seorang model seksi majalah."


Tiara menyimpan kembali cermin tersebut dia langsung melamun.


" Menurut ku lebih baik kamu setelah melahirkan kembali seperti dulu lagi, kamu berkerja menjadi seorang model kembali. Jika Daniel melarang mu, kamu bisa bicara dengan nya kamu yang belum bisa menjamin kehidupan ku."


Verra tidak mau Tiara yang menjadi seperti ini.


" Akan aku pikirkan kembali, sekarang aku harus fokus dengan kehamilan ku dan juga sebentar lagi aku yang akan melahirkan anak pertama ku dari Daniel."


Tiara mengelus perut besar nya, sedangkan Verra yang memilih untuk pergi meninggalkan Tiara sendirian.


Tiara kembali mengambil handphone nya, dia menuggu suaminya menghubungi nya.


" Kenapa Daniel tidak menelephone ku yaa, mengirimkan pesan pun tidak."

__ADS_1


Tiara merasa sangat kesal sekali dia pun kembali menyimpan handphone nya.


__ADS_2