Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #316#


__ADS_3

Venna datang ke kantor perusahaan nya, dia berniat ingin bertemu dengan Lucas tapi Venna juga sempat melihat postingan Tiara yang sedikit membuat nya marah.


" Bagaimana mungkin dia tega mengatakan hal tersebut di media sosial, semua orang pasti menyangka jika Daniel yang tidak bisa membahagiakan Tiara."


Venna pun langsung masuk ke ruangan Lucas, karena mengetahui Lucas yang sudah melunasi hutang orang tua sehingga dia yang menjadi pemimpin perusahaan ini.


" Daniel,? Kenapa kamu di sini. Di mana adik mu Lucas, setelah honeymoon dia belum bertemu dengan Mama."


Benny pun datang karena dia melihat istrinya.


" Lucas memberikan kepercayaan untuk ku agar bisa menjadi pemimpin perusahaan ini, mungkin Lucas ingin bersama dengan Bianca."


Melihat wajah Daniel yang biasa saja, Venna merasa Daniel yang belum tahu tentang postingan Tiara di media sosial.


" Daniel, istri mu bekerja apa? bukan kah dia yang baru saja melahirkan? tapi hebat sekali dia yang sudah bisa membeli mobil mewah."


Daniel tidak mengerti dengan perkataan Mama nya, dia pun langsung memeriksa handphone nya dan akhirnya mengetahui postingan Tiara.


Daniel sampai menghelakan nafas panjang ketika dia membaca perkataan nya.


" Aku tidak tahu Tiara bekerja apa, tapi yang aku tahu dia pergi ke Menger nya dan setelah itu Tiara pulang malam."


Venna langsung mengingat kembali jika Tiara yang sebelum nya pernah menjadi model majalah dewasa.


" Apakah itu bayaran untuk seorang model majalah dewasa,? Bukan itu pekerjaan istri mu dulu."


Daniel sampai menundukan kepalanya dia merasa sangat malu sekali.

__ADS_1


" Daniel, Mama tidak tahu kenapa Mama selalu saja berpikir negatif terhadap istri mu itu dari semenjak dia berpacaran dengan Lucas pun sama, lebih baik kamu cari tahu apa pekerjaan istri mu yang sebenarnya."


Venna memilih untuk pergi dari ruangan Daniel, dia yang ingin bertemu dengan Lucas dan Bianca.


Melihat Mama nya yang sudah pergi, Daniel berani berbicara dengan Papa nya.


" Tiara pulang jam 11 malam, dan setelah itu tiba-tiba saja photo pernikahan kami terjatuh photo sampai sobek menjadi dua bagian."


Benny mencoba menenangkan perasaan Daniel.


" Jangan dulu berpikir negatif terhadap istri, lebih baik kamu cari tahu apa pekerjaan istri mu itu."


Daniel menganggukkan kepalanya dia pun mencoba untuk kembali fokus pada pekerjaan.


Di saat Daniel yang merasa resah dengan postingan istri nya.


" Tiara, sekarang kamu tidak hanya lagi menunggu taksi. Kamu bisa pergi kemana-mana dengan mobil baru mu ini."


Tiara tersenyum tanpa memikirkan bagaimana perasaan suaminya.


" Tapi Tiara, apa yang akan kamu katakan kepada Daniel nanti nya."


Tiara yang tersenyum dia langsung kebingungan.


" Apa yang harus katakan yaa, Raffi bilang aku mencicil mobil ini dengan mu Mbak."


Verra langsung terdiam ketika namanya di sangkut pautkan.

__ADS_1


" Lah kenapa harus aku yang menjadi alasan nya, tapi yasudahlah semoga saja Daniel percuma tapi semoga saja Daniel tidak banyak bertanya."


Tiara merasa sedikit tenang ketika Menger nya bisa membantu nya.


" Aku akan memperlihatkan mobil ini kepada Ibu dan Ayah, sambil membawa Mutiara mereka berdua pasti sangat senang sekali."


Tiara ingin membuat kedua orang tuanya bangga dan bahagia kepada nya.


" Yasudahlah, sekarang cepat bawa Mutiara dan Suster nya. Aku menuggu di sini yaa, kita pergi bersama."


Tiara pun langsung berjalan cepat menuju ke Apartemen nya.


" Tiara, andaikan saja kamu dulu mendengar perkataan ku. Tetap bersama dengan Raffi, walaupun tanpa setatus tapi dia bisa membuat mu bahagia Tiara."


Verra yang sudah merasa sangat gemas sekali melihat Tiara yang lebih memilih Daniel sebagai suaminya.


Setelah menuggu cukup lama akhirnya mereka pun datang, Mutiara duduk di kursi belakang sedangkan Tiara dia yang mengendarai mobil nya.


Verra tidak pernah melihat Tiara seperti ini.


" Mutiara sayang, sekarang Mommy mu yang sudah mempunyai mobil sendiri. Jadi bisa mengajak jalan-jalan Mutiara, kemampuan Mutiara pergi yaa sayang."


Verra mencoba untuk mengajak bicara yang sebenarnya belum mengerti apa-apa.


" Aku ingin sekali bisa membuat Mutiara hidup dengan kekayaan yang nyata, dia tidak harus mencari uang seperti Mommy nya. Mutiara cukup menikmati uang - uang Mommy dan mencari lelaki yang kaya raya, agar kehidupan nya tidak berubah."


Tiara yang sudah memikirkan masa depan Tiara dari mulai sekarang.

__ADS_1


__ADS_2