Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #331#


__ADS_3

Di saat Daniel dan Tiara sedang melakukan drama makan malam nya, Bianca melihat postingan Daniel bersama dengan keluarga nya.


" Terlihat jelas Mama Venna yang begitu sangat bahagia ketika bisa bersama dengan cucu pertama nya."


Lucas menghampiri Bianca dia melihat Bianca yang sedang fokus dengan handphone nya.


" Kamu sedang melihat apa Bianca,? sampai kamu meneteskan air mata seperti itu."


Bianca memberikan handphone nya kepada Lucas.


" Kenapa yaa aku bisa hamil, bisa memberikan kamu bahagia seperti Daniel."


Lucas merasa sudah malas jika Bianca yang membahas tentang kehamilan.


" Bianca sayang, kita sudah membahas nya yaa sudah yaa jangan di perdebatkan lagi sekarang lebih baik kita berdua tidur."


Lucas menyimpan handphone nya dan dia menarik tangan Bianca untuk segera tidur.


Keesokan harinya di Apartemen Daniel, Bianca dengan rambut basah nya dia membangunkan Daniel pagi-pagi.


Tiara mencoba untuk menggoda Daniel tapi Daniel tidak merespon Tiara.


" Kamu sudah keramas, lebih baik nanti saja aku sedang tidak mau melakukan nya."


Daniel menolak keinginan Tiara.

__ADS_1


" Aku tidak mau bertemu dengan Raffi sebelum aku bisa tidur bersama Daniel, aku tidak mau sampai hamil."


Tiara mengambil handphone nya dia memblokir nomor handphone Raffi untuk sementara.


Karena di tolak oleh Daniel, Tiara memilih untuk pergi ke dapur masak.


Tiara selalu ingin memberikan yang terbaik untuk suaminya.


" Kenapa yaa akhir-akhir ini semenjak aku bersama dengan Raffi, Daniel selalu berkata yang memiliki maksud tertentu. Apakah Daniel, mulai mencurigai ku."


Tiara mencoba untuk selalu berpikiran positif terhadap Daniel.


Selesai dengan sarapan pagi nya, Daniel pun bangun dan bersiap untuk pergi ke kantor.


Daniel melihat sarapan pagi yang sudah tersedia diatas meja.


Daniel tersenyum manis kepada Tiara.


" Terimakasih banyak ya."


Daniel menikmati sarapan pagi nya.


" Hari ini aku tidak kemana-mana, aku diam di rumah karena tidak ada pekerjaan."


Daniel pun berharap jika Suster Dessy bisa bekerja dengan baik.

__ADS_1


" Iya lebih bagus kamu di rumah, tapi kemarin kamu pergi ke hotel yaa. Kamu pergi bersama dengan siapa Tiara,? Apakah ada pemotretan di dalam kamar hotel ya. Ada teman kantor ku yang seperti melihat kamu, atau mungkin dia salah orang yaa."


Tiara yang sedang minum pun dia langsung tersedak mendengar pertanyaan Daniel.


" Hotel,? aku tidak pernah pergi ke hotel seperti nya teman mu itu salah orang deh Daniel."


Tiara meminum air sangat banyak dan Daniel pun memperhatikan Tiara yang lama merasa panik.


" Yasudah yaa Tiara, aku pergi dulu yaa."


Daniel pergi begitu saja dia tidak berpamitan dengan Tiara.


Melihat Daniel yang sudah pergi, Tiara pun langsung berpikir siapa yang melihat nya di hotel.


" Sangat berbahaya sekali yaa, siapa yang melihat aku di hotel."


Tiara membereskan meja makan dia sekarang yang fokus dengan Mutiara.


" Suster Dessy, aku mau membawa Mutiara jalan-jalan yaa. Kamu bisa istirahat di rumah saja yaa, satu hari ini Mutiara bersama dengan ku yaa."


Suster Dessy merasa ini adalah kesempatan nya untuk bisa mengikuti apa yang sudah di perintahkan oleh Daniel.


Suster Dessy memandikan Mutiara, sedangkan Tiara bersiap untuk pergi.


Tiara sudah siap Baby Mutiara pun sudah cantik.

__ADS_1


Mereka berdua pergi Suster Dessy tinggal sendirian di dalam Apartemen.


__ADS_2