Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #309#


__ADS_3

Raffi ingin bertemu dengan Verra, dia datang ke Apartemen Verra tanpa memberitahu Verra sebelumnya.


Dia menekan tombol bell dan Verra berlari untuk membukakan pintu.


" Raffi, ada apa kamu ke sini yaa."


Raffi masuk ke dalam Apartemen Verra.


" Tiara sudah melahirkan anak pertama nya, dan aku yang berada di samping nya."


Verra begitu sangat terkejut sekali mendengar nya, dia langsung mengambil handphone agar memastikan apakah benar atau tidak perkataan Raffi.


" Sangat cantik sekali, tapi kenapa harus kamu yang ada di samping Tiara. Bukan Daniel, ini sangat membingungkan sekali yaa."


Verra hawatir Tiara dan Daniel sedang bermasalah rumah tangga nya.


" Daniel sekarang lebih berpihak pada keluarga tidak pada istrinya, untuk membeli perlengkapan bayi pun aku yang memberikan uang kepada Tiara."


Verra semakin menghawatirkan kondisi rumah tangga Tiara.


" Kenapa Daniel samping seperti itu kepada Tiara,? Apakah ini tandanya Daniel akan meninggalkan Tiara demi bisa bersama dengan keluarga nya kembali? Kasihan sekali Tiara dengan anak nya."


Verra semakin menghawatirkan kondisi Tiara.


" Aku ingin Tiara menjadi milik ku."


Verra langsung melirikan mata nya kepada Raffi.


" Aku masih memiliki perasaan yang mendalam dengan Tiara, dia adalah wanita yang aku inginkan."


Verra pun berpikir jika Tiara bersama dengan Raffi, kehidupan nya bisa terpenuhi.


" Tapi Tiara seperti nya tidak akan bisa meninggalkan Daniel, Tiara memilih Daniel adalah sesuatu pilih yang sangat berat."


Tapi Raffi yang merasa yakin jika Tiara akan tergoda kembali kepada nya.


" Aku yakin Tiara pasti akan memilih ku, dia tidak akan memilih Daniel. Aku akan memberikan apa yang dia inginkan, termasuk mobil pun akan langsung aku berikan."

__ADS_1


Verra pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Raffi, tapi kembali lagi semuanya bagaimana keinginan Tiara.


" Raffi, aku yang tidak bisa memaksa Tiara. Semuanya Tiara yang memutuskan, tapi Tiara memang berencana untuk berkerja kembali di saat sudah melahirkan nanti."


Raffi merasa itu adalah kesempatan dia.


" Baiklah Verra, aku akan kembali lagi ke sini."


Raffi pergi dari Apartemen Verra.


" Aku harus bertemu dengan Tiara, aku melihat bayi cantik nya."


Verra bersiap-siap untuk pergi dia begitu sangat senang sekali.


Verra keluar dari Apartemen nya, berjalan cepat supaya tidak terlalu sore sampai di Apartemen Tiara.


Verra masih bisa turun dari mobil nya, untuk menyempatkan membeli hadiah untuk bayi Tiara.


" Aku sudah tidak sabar sekali."


Verra menekan tombol bell dan Daniel yang membukakan pintu nya.


Daniel dengan sangat ramah dia pun langsung mengantarkan Verra.


Verra pun langsung fokus pada bayi cantik yang di gendong oleh Tiara.


" Wahhhh, cantik sekali sayang."


Verra mengendong bayi tersebut dan dia pun tersenyum tipis kepada Tiara.


" Akhirnya impian mu menjadi seorang ibu sudah kamu dapatkan, semoga kamu bisa menjadi ibu yang baik untuk anak mu."


Tiara tersenyum dia berharap bisa menjadi ibu yang baik, Daniel memilih untuk keluar dari kamar nya.


Dia menutup rapat pintu kamar supaya mereka bertiga bisa mengobrol dengan nyaman.


Melihat Daniel yang sudah pergi ini adalah kesempatan Verra untuk bertanya kepada Tiara.

__ADS_1


" Tiara bagaimana ceritanya Raffi yang menemani mu dalam proses persalinan, kenapa bukan Daniel."


Verra ingin mendengar cerita langsung dari Tiara.


" Perkiraan Dokter aku melahirkan satu Minggu lagi tapi ternyata tidak, aku pada saat mengalami kontraksi di bantu oleh seseorang. Tapi aku tidak mengerti kenapa seseorang tersebut menelephone Raffi, pada jelas sekali di kontrak itu aku sudah beri nama kontak Daniel dengan sebutan suamiku."


Tiara kelihatan sangat sedih sekali ketika dia sedang menceritakan semuanya di hadapan Verra dan juga Miranda.


" Dan akhirnya Raffi datang di saat pembukaan ku sudah lengkap, di saat aku sudah melahirkan aku langsung menelephone Daniel tapi ternyata Daniel yang sedang bersama dengan keluarga nya."


Air mata Tiara sudah tidak bisa terbendung lagi dia menangis dan Miranda memberikan tissue kepada Tiara.


" Dan setelah kejadian itu aku bilang kepada Daniel, aku tidak mau anak ku sentuh oleh keluarga nya terutama Mama nya yang sangat benci kepada ku. Aku juga tidak mau Daniel yang terlalu banyak meluangkan waktu bersama dengan keluarga dan mengabaikan aku. Aku meminta baby sister untuk mengurus Baby Mutiara, dan setelah itu aku berkerja kembali karena Daniel yang tidak bisa mencukupi kebutuhan ku."


Verra merasa sangat aneh sekali dengan Daniel, di saat berpacaran dia mampu memberikan uang yang banyak kepada Tiara.


Tapi sekarang ketika sudah menikah dia sangat pelit dengan Tiara.


" Yasudah Tiara jika kamu ingin bekerja kembali aku akan selalu membantu mu, sekarang lebih baik kamu fokus saja pada baby cantik ini kamu puas-puas kan dulu mengurus Baby Mutiara."


Setelah fokus pada Tiara dan Baby Mutiara, pandangan mata Verra tertuju pada Miranda.


" Aku melihat mu seperti melihat Tiara dulu, kamu sangat cantik sekali kulit mu putih seperti mutiara. Kalian berdua seperti adik dan Kakak, kamu yang menjadi Brand Ambassador produk sepatu olahraga itu kan bersama dengan Lucas."


Miranda menganggukkan kepalanya dan kelihatan tersipu malu-malu.


" Dia menyukai Lucas, dia ingin menjadi wanita simpanan Lucas. Aku merasa Lucas akan tergoda dengan Miranda, dia pasti akan meninggalkan Bianca demi Miranda."


Verra merasa Tiara yang sudah mulai mempunyai rencana jahatnya untuk Bianca.


" Tiara, Bianca sudah menikah dengan Lucas. Kenapa kamu mempunyai pikiran Miranda yang akan menjadi wanita idaman Lucas yang lain,? Lucas sudah bahagia bersama dengan Bianca."


Tiara tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Meneger nya.


" Bianca tidak akan pernah bahagia bersama dengan Lucas, mereka berdua harus berpisah. Aku dendam kepada keluarga Bianca yang sudah merendahkan martabat keluarga ku, dan aku berjanji jika Bianca dan Lucas tidak akan pernah bisa bahagia."


Verra hanya bisa terdiam saja ketika mendengar perkataan Tiara, dia merasa Tiara yang masih saja mengurusi urusan rumah tangga orang lain.

__ADS_1


Sedangkan rumah tangga nya bersama dengan Daniel pun tidak sedang baik-baik saja sekarang.


__ADS_2