Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *218*


__ADS_3

Sebastian memanggil Lucas untuk masuk ke ruangan Bianca, dia pun langsung mengikuti keinginan Sebastian.


Wajah Bianca langsung berubah ketika melihat kedatangan Lucas ke ruangan nya, Sebastian merasa jika mereka berdua sedang mempunyai masalah.


" Bagaimana jika kalian berdua segera bertunangan saja,? Itu lebih baik dari pada sekarang kalian berdua seperti ini yaa."


Bianca merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Ayah nya.


" Ayah kenapa ngomong begitu sih, ini terlalu cepat untuk ku. Dan belum tentu juga Lucas sudah melupakan mantan terindah nya, aku belum percaya."


Sebastian langsung melirikan mata nya kepada Lucas.


" Bianca, aku tidak mungkin bersama dengan Tiara. Apalagi sekarang aku yang sudah mengetahui hubungan Tiara dengan Daniel, aku sangat marah sekali."


Bianca terdiam tapi dia mengingat kembali kejadian pada saat kemarin.


" Lalu kemaren kamu itu lagi sama siapa,? Chatting sama Tiara kan. Kamu bertemu dengan Tiara, wajah mu begitu sangat serius sekali."

__ADS_1


Sebastian mendengar curhatan hati Bianca dan Lucas.


Lucas pun akhirnya mengatakan yang sejujurnya di hadapan Bianca dan Ayah nya.


" Ya, aku bertemu dengan Tiara. Ketika ada seorang yang memberitahu aku jika Tiara itu adalah wanita malam, dia sering tidur bersama banyak pria demi uang."


Bianca merasa binggung dia harus marah atau dia diam, tapi Bianca merasa penasaran siapa yang memberitahu Lucas tentang kepribadian Tiara yang sebenarnya.


" Dan kamu datang untuk bertemu dengan Tiara,? Untuk memastikan apakah itu benar atau tidak tapi apakah kamu percaya jika hal itu sangat nyata?."


" Aku awal nya tidak percaya, tapi aku juga tidak tahu yang sebenarnya seperti apa."


Bianca Kepohbaru mulai emosional sekali ketika mendengar perkataan Lucas.


" Tiara itu memang wanita malam, dia melakukan itu semua demi untuk kebutuhan sehari-hari yang sangat tinggi sekali tingkah laku nya. Aku suruh mengetahui pekerjaan Tiara sejak dulu, tapi aku mencoba usaha menyimpan rahasia ini tapi sekarang aku merasa sangat muak sekali dan akhirnya aku lupakan di hadapan mu sekarang juga."


Bianca langsung pergi dari ruangan nya, karena Bianca yang sudah tidak bisa lagi menahan diri nya.

__ADS_1


Lucas seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan Bianca.


" Lucas, kita semua baik di saat Tiara yang berbicara tidak sopan dengan Bianca. Padahal posisi Ayah nya yang sedang berada di Singapura tapi saya tetap membantu nya, Laura dan Bianca mengetahui pekerjaan malam Tiara tapi mereka berdua masih bisa menutup mulut nya walaupun Tiara yang sangat membuat emosi."


Sebastian menepuk pundak Lucas.


" Lupa kan Tiara, dia bukan wanita baik-baik yaa. Kasihanilah Kakak mu, tapi sepertinya Daniel tidak akan pernah mendengar perkataan mu."


Lucas menundukkan kepalanya dia begitu sangat malu sekali ketika dia mengatakan keraguan nya terhadap perkataan negatif terhadap Tiara.


" Aku minta maaf Om, aku tidak bermaksud untuk menyakiti perasaan Bianca dengan perkataan ku."


Lucas masih saja menundukkan kepalanya ketika dia bicara dengan Sebastian.


" Jika kamu suruh yakin bersama dengan Bianca, cepat cari Bianca. Tapi jika kamu masih merasa masih ada sisi baik dari Tiara, dengan kamu melihat dia bersama dengan Daniel jangan pernah mendekati Bianca lupakan Bianca."


Sebastian pergi dari ruangan tersebut dan Lucas sendiri sambil memikirkan perkataan Sebastian kepada nya.

__ADS_1


__ADS_2