Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *193*


__ADS_3

Di saat Tiara yang merasa sangat pantik sekali tiba-tiba saja bell yang berbunyi kembali.


Seketika Tiara merasa seperti sesak di dada nya.


" Apakah dia datang kembali, tidak aku tidak akan lagi tertipu."


Tiara langsung berlari menuju ke tempat tidur dia menarik selimut, dia tidak mau mendengar suara bell.


Tapi ternyata itu adalah Daniel, Daniel yang meminta ijin kepada Papa nya dia ingin pulang di awal dengan syarat mengerjakan pekerjaan nya.


Daniel yang mengetahui kode kunci pintu Apartemen dia bisa langsung masuk.


" Tiara kamu di mana Tiara."


Mendengar suara Daniel, Tiara pun langsung beranjak dari tempat tidur nya dia langsung menghampiri Daniel.


Tiara memeluk erat tubuh Daniel.


" Daniel seperti nya aku harus pergi dari Apartemen ini, aku tidak mau Daniel aku sangat takut sekali Daniel."


Daniel mencoba untuk menenangkan Tiara.


" Suara mu sampai gemetaran seperti itu, dan tangan mu sangat dingin sekali Tiara."


Daniel mengajak Tiara untuk duduk di sofa, dia ingin mendengar cerita Tiara dengan jelas.


" Coba kamu ceritain secara perlahan yaa Tiara, kamu tenangkan diri mu yaa."

__ADS_1


Tiara menganggukkan kepalanya dan Daniel membawakan minuman untuk Tiara.


" Minumlah, dan habiskan yaa."


Tiara mengikuti apa yang di katakan oleh Daniel dia menghabiskan minuman tersebut, dan akhirnya Tiara bisa sedikit tenang.


" Lelaki datang lagi, dia memberikan aku bucket bunga mawar merah dan dia memberikan tulisan yang mengancam ku. Seperti ada seseorang yang tidak suka dengan ku, sampai dia ingin membunuh ku."


Tiara terpaksa harus berbohong dengan Daniel, karena dia tidak mau Daniel sampai mengetahui pekerjaan nya yang dulu.


" Kenapa kita tidak lapor polisi saja, kenapa barang bukti nya kamu buang. Seharusnya kamu simpan Tiara, kita bisa menyelidiki nya ke tempat toko bunga tersebut dan kita bisa mengetahui siapa yang membeli bunga itu."


Tiara pun langsung terdiam ketika Daniel mengatakan hal tersebut, tidak seperti rencana nya.


Tiara lupa dia sedang berbicara dengan seseorang CEO bukan orang biasa yang mudah untuk di pengaruhi.


Daniel memegang tangan Tiara.


" Malam ini aku akan menemanimu, jadi kamu tidak usah takut yaa."


Tiara merasa tidak senang ketika Daniel yang akan menemani nya, karena dia takut akan ada surat cinta kembali untuk nya.


" Aku mau tidur saja Daniel."


Daniel merasa sangat kasihan sekali melihat Tiara yang ketakutan.


" Siapa sebenarnya yang melakukan ini semua, sangat tega sekali."

__ADS_1


Daniel mulai berpikiran negatif terhadap Bianca.


" Bianca tidak mungkin melakukan ini semua, dia wanita baik tidak mudah menyimpan dendam kepada Tiara sampai harus menyuruh orang lain untuk melakukan hal seperti ini."


Daniel pun menghampiri Tiara, dia tidur di samping Tiara. Tapi Tiara membalikkan badannya dia seperti tidak mau menatap wajah Daniel, Tiara merasa sangat kecewa sekali ketika Daniel yang tidak mau mengikuti keinginan Tiara.


" Tiara kamu kenapa,? tidak seperti biasanya kamu cuek dan dingin kepada ku."


Tiara tetep terdiam ketika mendengar perkataan Daniel.


" Kamu kenapa Tiara,? kamu ingin pindah lagi ke mana? apakah kamu tidak mau tinggal bersama dengan ku di sini."


Tiara langsung membalikkan badannya dia menatap wajah Daniel.


" Jika kamu tidak mau mencari kan ku tempat tinggal, maka aku memilih untuk tinggal bersama dengan Meneger ku kembali."


Daniel tersenyum ketika mendengar perkataan Tiara.


" Kamu ingin tinggal kembali bersama dengan Meneger mu,? dan ingin berjauhan dengan ku. Dengan kamu tinggal di Apartemen ini, kamu bisa bersama dengan ku selalu Tiara. Apakah kamu tidak merasa hawatir jika ada wanita yang datang ke Apartemen ini, di saat aku yang pulang kerja kesepian."


Tiara langsung menarik kemeja putih Daniel.


" Berani kamu selingkuh dengan wanita lain,?'


Daniel langsung tersenyum dan memeluk erat Tiara.


" Aku tidak akan pernah melakukan hal tersebut, aku hanya ingin dengan mu. Aku sangat cinta kamu Tiara, kecuali jika sampai kamu mengecewakan ku."

__ADS_1


Daniel pun langsung menarik selimut untuk menyelimuti tubuh mereka berdua.


__ADS_2