Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (125)


__ADS_3

Bianca berada di dalam mobil nya dia terus saja mengingat cincin berlian tersebut.


" Apakah Lucas di tolak oleh Tiara,? dan hubungan mereka berdua berakhir. Astaga Bianca, kenapa kamu tidak konsisten sekali sih. Kamu sudah benci Lucas dan sekarang hanya karena kamu melihat cincin berlian ini, seketika kamu menjadi berubah."


Bianca yang sudah di depan perusahaan Ayah nya tidak keluar dari mobil nya, dia yang hanya sibuk untuk memikirkan Lucas.


" Tapi kalau di pikirkan Kakak nya Lucas dia ganteng juga loh, Kak Daniel juga dia kelihatan baik tapi aku pernah melihat dia hotel sih sebenarnya dia mau bertemu dengan siapa yaa dan kenapa kebetulan ada Tiara."


Bianca memilih menyalakan mesin mobil nya dia yang ingin pergi ke Apartemen nya saja daripada masuk ke kantor Ayah nya.


Di perjalanan menuju ke Apartemen nya dia terus saja memikirkan Daniel, padahal tanpa sepengetahuan Bianca Daniel yang sedang berhubungan dengan Tiara.


" Kenapa aku tidak bisa move on dari keluarga itu yaa, tapi masih normal sih aku memikirkan Daniel dari pada aku memikirkan Papa nya haha jadi pelakor dong aku."


Bianca akhirnya sampai di Apartemen nya, dia melihat Tiara yang baru saja keluar dari mobil mewah dia tersenyum manis sambil melambaikan tangan nya.

__ADS_1


" Dengan siapa Tiara pergi yaa, aku merasa sangat penasaran sekali yaa."


Bianca memilih untuk tidak turun dari mobil nya dia yang ingin mengetahui Bianca pukul bersama dengan siapa.


Tapi ternyata mobil tersebut yang langsung pergi begitu saja, dan Tiara pun berjalan masuk ke gedung.


" Ehhhh sebentar itu Tiara dia kenapa ada di sini yaa, apakah Tiara juga mempunyai Apartemen di sini juga yaa."


Bianca turun dari mobil nya dan dia mencoba untuk mengikuti Tiara.


Semakin Bianca mengikuti Tiara dia semakin menyadari jika Tiara ternyata bertetangga dengan nya.


Apartemen Tiara begitu sangat berdekatan sekali dengan Apartemen nya.


" Bukan kah itu Apartemen yang ada suami istri yang tersenyum kepada ku yaa, apakah itu adalah orang tua nya Tiara yaa. Tapi bukan kah orang tua Tiara itu ada di Singapura yaa, Lucas yang mengatakan nya."

__ADS_1


Melihat Tiara masuk ke dalam Apartemen nya, Bianca pun segera masuk ke dalam Aparat nya juga.


" Aku merasa ini sangat aneh sekali loh, Tiara seperti dia sedang menyembunyikan sesuatu dalam keluarga nya. Dia benar-benar membuat aku semangat penasaran sekali, sekarang hidup ku di sibukkan dengan mencari tahu tentang kehidupan orang lain bukan bisnis yang menjanjikan."


Bianca duduk di kasur nya dia mengeluarkan kembali cincin berlian tersebut dan memakai nya.


" Sangat cantik dan cocok sekali aku menyukai nya, andai saja cincin ini di berikan untuk ku yaa bukan untuk Tiara."


Bianca tersenyum manis sekali dia kelihatan sangat bahagia sekali.


" Bianca, cara kamu benci dengan Lucas itu sangat benar sekali. Itu bisa membuat kamu melupakan Lucas secara perlahan, dan mungkin saja kamu akan mendapatkan lelaki yang cocok dengan kamu."


Bianca membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dia memandangi kembali cincin berlian tersebut.


" Tapi kenapa rasa benci ku hilang ketika melihat cincin berlian ini, seperti cincin ini memang untuk aku bukan untuk Tiara."

__ADS_1


Bianca merasa sangat sedih sekali dengan sikap nya yang tidak konsisten dia yang mudah luluh dengan Lucas.


__ADS_2