
Daniel merasa sangat hancur sekali hatinya, ketika dia mulai mempunyai pikiran seperti itu.
" Bagaimana jika benar Tiara yang sebenarnya menginginkan aku dan Lucas, ini seperti sebuah kelainan jika sampai terjadi seperti ini."
Daniel mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali, pikiran nya seperti melayang tinggi.
Sampai akhirnya Daniel sampai di rumah nya dia melihat ada mobil Lucas.
Daniel pun turun dari mobil nya dia mengucapkan salam sebelum masuk, kedatangan Daniel membuat Venna merasa sangat terkejut sekali.
" Kenapa dengan wajah mu,? Apakah kamu sedang bertengkar dengan istri mu?."
Daniel duduk dan dia pun mencoba untuk menjawab pertanyaan dari Mama nya.
" Ya, aku sedang mempunyai permasalahan dengan Tiara."
Lucas hanya terdiam saja dia seperti tidak mau mendengar curahan hati Kakak nya.
" Mam, aku capek mau istirahat yaa."
Lucas pergi dia seperti mempersilahkan Daniel untuk berbicara banyak terhadap orang tua nya.
" Hmmmm, usia pernikahan kalian berdua itu baru hitungan bulan. Mampu kah kalian berdua bisa bertahan lama, karena pernikahan kalian berdua itu di atas penderita seseorang."
__ADS_1
Venna mulai mengungkapkan perasaan hati nya di hadapan Daniel.
" Aku akan mencoba untuk mempertahankan pernikahan ku ini, aku harus bisa menanggung semuanya karena aku yang sebentar lagi akan menjadi seorang Ayah."
Venna merasa sangat terharu sekali mendengar perkataan Daniel.
" Anak mu berjenis kelamin perempuan,? Mungkin Mama akan meneruskan kehadiran nya tapi tidak untuk ibu nya."
Venna berbicara begitu sangat tegas sekali.
" Daniel, kamu menikah dengan wanita yang kurang baik tapi Mama berharap anak perempuan mu nanti harus menjadi wanita yang baik tidak seperti ibu nya."
Venna pun langsung meninggalkan meja makan dia merasa nafsu makan nya hilang jika sudah membicarakan tentang Tiara.
" Aku bertengkar dengan Tiara, di saat Tiara yang bertemu dengan Miranda Larasati. Model yang melakukan pemotretan bersama dengan Lucas, aku berpikir jika Tiara yang masih mempunyai perasaan terhadap Lucas."
Benny sampai menghelakan nafas panjang nya, Benny membayangkan jika hal tersebut sampai terjadi.
" Sudahlah Daniel, jangan berpikiran negatif terhadap Tiara. Ingat Tiara yang sekarang sedang hamil, Tiara meninggalkan Lucas demi ingin bersama dengan mu. Tidak mungkin Tiara ingat kembali bersama dengan Lucas, seperti nya Tiara hanya ingin membuat Bianca cemburu."
Benny menepuk pundak Daniel.
" Sudah yaa sekarang makan yang banyak yaa, dan istirahat besok kembali bersama dengan Tiara."
__ADS_1
Daniel merasa sedikit lebih tenang ketika dia sudah bicara dengan Papa nya.
" Terimakasih banyak Papa, hanya Papa yang mengerti perasaan ku."
Daniel melanjutkan makan malam nya, walaupun hanya bersama dengan Papa nya.
Tanpa sepengetahuan mereka berdua, Lucas mendengar pembicaraan mereka berdua.
" Kenapa Daniel sampai punya perasaan seperti itu kepada Tiara, itu tandanya Daniel yang masih belum percaya terhadap Tiara."
Lucas masuk ke dalam kamar nya, dia membaringkan tubuhnya.
" Tapi aku juga merasa sangat curiga sekali, apa maksud dari pertemuan Tiara dan Miranda."
Lucas duduk kembali dia merasa curiga terhadap Tiara.
" Tiara sedang hamil tapi dia masih bisa bersikap jahat terhadap Bianca, Astaga Tiara."
Lucas mengambil handphone dia ingin sekali menghubungi nomer handphone Bianca.
Tapi Lucas takut menggangu waktu istirahat Bianca.
Lucas pun menyimpan kembali handphone nya.
__ADS_1