
Keesokan harinya Bianca dan Lucas bisa merasakan makan malam dan sarapan pagi bersama.
Wajah Bianca masih kelihatan sangat jutek sekali tapi Lucas selalu membuat Bianca tersenyum.
" Selamat pagi Bianca, aku merasa sangat senang sekali bisa merasakan makan malam dan sarapan pagi bersama dengan keluarga kamu."
Bianca mengabaikan perkataan Lucas dia tetap fokus pada makanan yang ada di hadapannya.
Orang tua Bianca pun datang dan melihat Bianca dan Lucas yang sudah ada di meja makan.
" Seperti nya kalian berdua sangat bersemangat sekali yaa untuk bekerja sama."
Bianca hanya tersenyum tipis kepada Ayah nya dan kelihatan tidak bersemangat, sedangkan Lucu menjawab pertanyaan dari Sebastian.
" Iya Om, saya sangat bersemangat sekali terimakasih banyak yaa om."
Mereka pun menikmati sarapan pagi nya, tapi tiba-tiba Bianca menyadari jika hari ini adalah pernikahan Daniel dan Tiara di gelar.
Bianca memandangi wajah Lucas, dia merasa Lucas yang sudah melupakan semuanya.
Selesai sarapan pagi bersama, Bianca dan Lucas pun bersiap untuk pergi ke kantor.
" Ayah dan ibu, aku berangkat ke kantor yaa."
Bianca bersalaman dengan kedua orang tuanya.
" Hati-hati yaa sayang, semoga kamu dan Lucas berhasil membuat perusahaan itu menjadi lebih baik lagi yaa."
Lucas pun bersalaman dengan kedua orang tua Beryl Bianca.
" Sukses selalu yaa untuk kalian berdua, Ayah percaya jika kalian berdua bisa melakukan nya."
Bianca dan Lucas pun berjalan keluar rumah, di saat di luar Lucas memang tangan Bianca.
" Sudah dong sayang marah nya yaa sayaaaaang, aku kangen loh sayang."
Lucas menarik tangan Bianca agar mereka berdua bisa satu mobil saja.
" Satu mobil saja yaa, aku akan menjadi supir pribadi untuk kamu yaa sayang."
Lucas pun langsung menyalakan mesin mobil nya dan mereka berdua akhirnya bisa bersama kembali.
Bianca hanya terdiam saja di perjalanan menuju ke kantor orang tua nya Lucas.
" Sayang, sampai kapan kita seperti ini terus sayang. Aku tidak mau sayang, jangan seperti yaa baikkan lagi yaa."
Lucas yang merasa gemas karena Bianca yang terus menerus terdiam dan Bianca pun akhirnya mau bicara.
" Kenapa mobil nya berhenti, kamu mau melakukan sesuatu ya sama aku."
__ADS_1
Bianca mulai merasa ketakutan sekali dia takut Lucas melakukan sesuatu yang kasar kepada nya.
Lucas mendekati wajah Bianca membuat Bianca salah tingkah.
" Aku cinta kamu Beryl Bianca."
Lucas mencium bibir mungil Beryl Bianca.
Bianca memejamkan mata nya, dan dia menghentikan ciuman tersebut.
" Lucas, ini di pinggir jalan bagaimana jika ada seorang yang melihat kita berdua. Ini sangat memalukan sekali, sekarang ayo cepat nyalakan lagi mesin mobil nya."
Lucas terdiam ketika Bianca yang menyuruh nya.
" Astaga Lucas kenapa diam."
Tiba-tiba langsung banyak suara klakson mobil karena mobil mereka yang tiba-tiba saja berhenti di jalan.
" Lucaaaaaassss, jangan bikin aku marah terus."
Lucas pun menyalakan kembali mesin mobil nya.
" Kamu tahu kan apa yang kamu lakukan itu bahaya loh Lucas, dan aku merasa sangat ketakutan sekali bagaimana jika tiba-tiba ada mobil yang menabrak mobil kita dari belakang."
Lucas tersenyum akhirnya Bianca kembali bisa bicara banyak dengan nya.
" Aku minta maaf yaa, tapi aku ingin kamu memaafkan aku yaa."
Bianca lagi-lagi memilih untuk menundukkan kepalanya dia tidak menjawab pertanyaan dari Lucas.
" Tuh kan diam lagi nggak di jawab lagi."
Bianca melihat Lucas yang sangat sungguh-sungguh sekali meminta maaf kepada nya.
" Baiklah aku memaafkan tapi ingat yaa, jika sampai aku melihat kamu memperhatikan Tiara lagi aku akan marah besar kepada mu."
Lucas tersenyum bahagia ketika akhirnya Bianca yang mau memaafkan nya.
" Terimakasih banyak Bianca cantik, aku tidak pernah mengecewakan mu."
Lucas berjanji pada dirinya sendiri jika dia tidak akan pernah membuat Bianca cemburu hanya karena Tiara.
Bianca ingin mengetes apakah Lucas benar-benar bisa melakukan apa yang sudah dia sebutkan tadi.
" Yasudah sekarang kita pergi ke acara pernikahan Daniel dan Tiara, jika benar-benar ingin menunjukkan kamu yang sudah tidak mempunyai perasaan terhadap Tiara."
Lucas tidak mengerti dengan keinginan Bianca.
" Untuk apa sayang kita pergi ke pernikahan Tiara dan Daniel, hanya membuang-buang waktu saja."
__ADS_1
Bianca ingat mengatakan di hadapan Daniel jika dia mampu menjadi pemimpin yang lebih baik.
" Kita pergi bukan untuk pernikahan mereka berdua, tapi kita udah menunjukkan kepada Daniel jika kita berdua adalah pengganti nya."
Lucas sudah tidak mau banyak bicara lagi, dia memilih untuk mengikuti keinginan Bianca.
Lucas mengendarai mobil nya ke arah jalan yang menuju rumah Tiara.
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhirnya mereka berdua pun sampai.
Lucas dengan jelas dia melihat Daniel dan Tiara sudah berdiri di atas pelaminan.
" Seperti nya acara ijab kabul sudah selesai."
Bianca dan Lucas pun turun dari mobil nya.
Lucas memegang tangan Bianca dengan sangat erat sekali.
Kedatangan Lucas dan Bianca membuat kedua orang Tiara ketakutan.
Mereka takut Bianca akan membuat kekacauan di hari pernikahan Daniel dan Tiara.
Wajah Tiara kelihatan sangat tegang sekali ketika melihat kedatangan Lucas dan Tiara.
" Daniel apa yang akan mereka berdua lakukan yaa, aku sangat ketakutan sekali."
Daniel tidak akan pernah memaafkannya Lucas dan Bianca jika mereka berdua berbuat kekacauan di acara pernikahan mereka berdua.
Lucas menundukkan kepalanya sedangkan Bianca tersenyum manis kepada Daniel dan Tiara.
" Kenapa wajah kalian semuanya pada tegang yaa melihat kedatangan aku dan Lucas, Lucas datang ke sini karena dia di kirimkan pesan oleh Papa nya kok."
Tiara kelihatan sangat tidak tenang.
" Kedatangan kita berdua hanya ingin melihat pernikahan yang menceritakan sebuah drama percintaan, jika aku mengingat kisah cinta kalian berdua itu bisa menjadi inspirasi untuk di jadikan drama cinta."
Lucas hanya bisa terdiam saja dia merasa Bianca sedang membalas kan dendam Lucas dengan rangkaian kata-kata nya.
" Selamat yaa Tiarap Lestari, akhirnya kamu bisa menikah dengan lelaki yang kamu inginkan. Dari banyak lelaki yang menjadi teman tidur mu, akhirnya Daniel pemenang nya."
Bisik Bianca di telinga Tiara.
" Oh iya Daniel, mulai sekarang aku dan Lucas akan menjadi CEO di perusahaan mu. Perusahaan mu sudah diambil alih oleh Ayah ku yaa, sesuai dengan perjanjian sebelumnya dengan Om Benny Irawan."
Orang tua Tiara langsung berpikir jika Daniel yang sudah tidak punya apa-apa.
" Jadi kalian berdua bisa memperpanjang waktu honeymoon kalian berdua sampai kapanpun kalian inginkan, karena kamu Daniel tidak perlu lagi datang ke perusahaan kita."
Sudah merasa puas Lucas dan Bianca pun langsung pergi dari acara pernikahan tersebut.
__ADS_1
Tidak hanya memberikan ucapan pernikahan tapi juga mengatakan pemberhentian Daniel secara langsung.