
Tiara seketika dia terdiam ketika melihat wanita tersebut yang seperti sedang berbicara serius di telephone,
Wanita tersebut pun menghampiri kembali Tiara, dan dia pun menyerahkan kunci tersebut kepada Tiara.
" Terimakasih banyak."
Tiara pun membuka pintu Apartemen tersebut, dan dia melihat kondisi Apartemen nya.
" Untuk ibu dan Ayah lumayan sangat nyaman sekali, ini bisa membuat mereka berdua tinggal di sini dengan sangat nyaman sekali."
Tiara pun melihat semuanya dan dia merasa sangat nyaman sekali berada di dalam Apartemen tersebut.
" Semoga aja secepatnya aku bisa membelikan Rumah mewah untuk Ibu dan Ayah, walaupun dengan pekerjaan ku yang seperti ini."
Tiara keluar dari Apartemen nya, dia pun seketika langsung terdiam.
" Aku yang tidak bisa lagi datang ke salon kecantikan, hah aku harus mencari salon kecantikan yang lain. Karena nanti malam aku yang mulai bekerja keras kembali, aku harus bisa menjaga penampilan ku."
Tiara pun langsung masuk kembali ke Apartemen nya, dia merasa banyak orang yang memperhatikan dirinya.
" Aku seperti seorang tersangka saja, mereka melihat ku dengan sangat sinis sekali."
Tiara mencoba untuk fokus, dia tidak mau terlalu banyak memikirkan sesuatu di saat dia sedang mengendarai mobil.
Akhirnya Tiara mendapatkan salon kecantikan yang menurutnya sesuai dengan keinginan walaupun mungkin jauh lebih baik dari salon kecantikan yang sebelumnya.
Tiara pun turun dengan pakaian seksi nya, dan ternyata Venna pun berada di salon yang sama tapi Venna tidak menyadari kehadiran Tiara.
Venna yang sudah selesai dia yang berniat untuk membayar dan Venna pun melihat Tiara yang baru saja mau mendaftarkan.
Venna begitu sangat terkejut sekali ketika melihat pakaian Tiara yang sangat seksi sekali.
__ADS_1
" Dia memang mempunyai kulit yang putih dan mulus, tapi apakah harus dia perlihatkan kepada banyak orang seperti ini. Ketika dia dengan mudahnya bilang kepada Bianca wanita murahan, ternyata dia jauh lebih murahan."
Venna menghampiri Tiara dia tersenyum sinis kepada Tiara.
" Apakah ini yang akan menjadi calon istri Lucas yang seperti ini penampilan nya."
Tiara langsung membalikkan badannya dia merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Venna kepada nya.
" Tante Venna Belinda."
Tiara mulai merasa sangat gelisah sekali ketika melihat Venna yang berada di tempat yang sama.
" Tiara, apakah kamu tidak mempunyai pakaian yang normal. Pakaian yang lebih tertutup tidak seperti ini, kamu memperlihatkan kulit putih mulus mu."
Tiara menghela nafas panjang nya.
" Maafkan aku Tante, jika aku menjadi pasangan Lucas. Aku akan menjaga penampilan ku, aku tidak akan seperti ini."
" Ikut dengan ku Tiara, ada yang ingin aku bicarakan dengan mu."
Tiara kelihatan sangat gugup sekali dia tidak tahu apa yang akan di bicarakan oleh Venna kepada nya.
Tapi Tiara tidak punya cara lain dia harus mengikuti apa yang di katakan oleh Venna kepada nya.
Venna membawa Tiara ke Restoran di depan salon kecantikan tersebut, mereka tidak menggunakan mobil dan Venna memperhatikan Tiara yang seperti sangat takut matahari.
Dia pun sampai harus berlari-lari agar cepat sampai di Restoran tersebut.
Venna hanya bisa tersenyum manis melihat Tiara.
Mereka berdua pun duduk saling berhadapan dan Venna memesan minuman segar untuk mereka berdua karena udara yang memang sangat panas sekali.
__ADS_1
" Apakah kamu terlahir dari keluarga yang sangat berkecukupan,? sampai kamu berani melarang Lucas agar tidak bekerja di perusahaan yang di miliki oleh Beryl Bianca."
Tiara tidak bisa menjawab pertanyaan dari Venna, karena kenyataannya dia yang memang bukan dari keluarga yang berkecukupan.
Tiara hanya menundukkan kepalanya.
" Sekarang kamu meminta Lucas untuk tidak berkerja di perusahaan tersebut, sedangkan kamu mengetahui kan jika Lucas yang tidak kuliah dia memilih untuk berkerja hanya karena tidak menanggung beban kehidupan keluarga nya."
Venna melihat Tiara yang masih terdiam saja dia tidak menjawab pertanyaan dari Venna.
" Jika memang kamu terlahir dari keluarga yang berkecukupan, kenapa kamu tidak menyuruh Lucas untuk bekerja di perusahaan milik orang tua mu. Sekarang Lucas di percaya menjadi asisten pribadi Bianca, jika kamu menginginkan Lucas tidak berkerja di perusahaan Bianca jadikan Lucas menjadi seorang pemimpin di perusahaan keluarga mu."
Venna yang sudah merasa sangat kesal melihat wajah Tiara, dia pun langsung pergi dari Restoran tersebut dan menyimpan uang untuk membayar nya.
Tiara seperti ingin berteriak kencang di Restoran tersebut, tapi Tiara mencoba untuk menahan nya.
" Tiara kamu harus bisa menahan emosi kamu, karena tidak mungkin kamu marah-marah di sini."
Tiara langsung meminum habis minuman yang sudah di pesan nya, dia pun langsung pergi dari Restoran tersebut.
" Ahhhh, panas sekali kulit ku bisa terbakar jika seperti ini."
Tiara berlari menuju ke Salon kecantikan tersebut dia pun mulai menikmati perawatan seluruh tubuh nya.
Venna merasa sangat puas sekali ketika dia akhirnya bisa bertemu dengan Tiara dan meluapkan semua perasaan hati nya kepada Tiara.
" Seperti nya aku ingin mengetahui tentang keluarga nya yang seperti apa, sampai dia berani bicara seperti itu."
Venna pun melanjutkan perjalanan menuju ke rumah nya, Venna yang merasa sangat lelah sekali.
" Sekarang aku lebih memilih untuk diam di rumah saja, karena sangat lelah sekali."
__ADS_1
Venna sampai di rumah nya dia pun langsung pergi ke dalam kamar nya, karena di luar sangat panas sekali.