Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #283#


__ADS_3

Sesampainya di depan kantor perusahaan milik keluarga Lucas, mereka berdua turun dan tidak lama ada taksi di belakang mereka berdua.


Pandangan Lucas tertuju pada mobil tersebut, begitu juga dengan Bianca.


Dan ternyata itu adalah Tiara, Lucas seketika langsung memalingkan wajahnya dia tidak mau Bianca sampai berpikiran negatif.


Tiara memandangi wajah mereka berdua, jika dia tidak sedang bermasalah dengan Daniel mungkin Tiara akan seperti biasa nya.


Tiara berjalan cepat menuju ke perusahaan tersebut.


Kehadiran Tiara membuat Bianca merasa sangat was-was sekali terhadap Lucas, tapi dia sebelumnya sudah berkata akan pergi ke kantor nya.


" Aku pergi yaa, kamu hati-hati dengan hati mu sebentar lagi kita akan menikah."


Bianca langsung masuk ke dalam mobil nya, dia tidak memperdulikan Lucas.


" Bianca pergi begitu saja, biasanya dia tidak seperti ini."


Lucas pun masuk ke dalam kantor nya, dia kelihatan sangat emosional sekali masih memikirkan siapa yang menelephone Bianca.


Tiara merasa sangat kebingungan sekali dia tidak tahu di mana ruangan suaminya.


" Daniel bekerja di ruangan ini, bersama dengan Papa."


Setelah memberitahu Lucas masuk ke dalam ruangan dan Tiara pun langsung terdiam ketika melihat ruangan Lucas.


" Jadi pemimpin perusahaan ini adalah Lucas,? Bukan Daniel. Kenapa bisa seperti ini buka kah Daniel adalah anak pertama, sedangkan Lucas anak ke dua."


Tiara seperti tidak menerima kenyataan yang seperti itu walaupun dia tidak tahu sebenarnya asal usul nya seperti apa.

__ADS_1


Tiara membuka pintu ruangan tersebut, dia tidak melihat keberadaan suaminya.


Niat Tiara memberikan kejutan kepada suaminya tapi ternyata suami nya tidak ada.


" Kenapa Daniel, kenapa dia tidak ada di ruangan ini."


Tiara mulai merasa sedih karena rumah tangga nya yang sedang bermasalah.


Tidak lama kemudian Daniel dan Papa nya pun datang, Tiara langsung membalikkan badan karena mendengar suara hentakan sepatu.


" Tiara, sedang apa kamu di sini?."


Tanya Daniel dengan tegas kepada istrinya tersebut.


" Kenapa kamu tidak menghubungi ku Daniel, kenapa kamu mengabaikan ku."


Benny memilih untuk keluar dari ruangan tersebut dan menutup rapat pintu ruangan nya, Benny tidak mau ikut campur permasalahan mereka berdua.


Daniel tidak mengerti dengan perasaan nya, kenapa sekarang dia menjadi semakin tidak peduli dengan Tiara. Padahal sebelumnya Daniel begitu sangat cinta kepada Tiara, bahkan takut untuk kehilangan Tiara.


" Berhenti berbuat jahat kepada Bianca, dan berhenti jika mengikuti permasalahan Lucas."


Daniel sudah ingin berdamai dengan Adik dan juga Mama nya, Daniel ingin seperti dulu lagi.


" Kenapa kamu menginginkan aku harus seperti itu, bukan kah sebelum kamu sudah mengetahui jika Bianca itu sangat jahat sekali kepada ku dan keluarga ku Daniel."


Mata Tiara sampai berkaca-kaca sambil memandangi wajah Daniel.


" Tiara, aku tidak bodoh. Bukan keluarga Bianca yang jahat tapi keluarga mu yang tidak tahu diri."

__ADS_1


Tiara langsung menangis ketika mendengar perkataan Daniel kepada keluarga nya.


" Dan aku sebagai seorang suami seharusnya mendidik istri nya menjadi lebih baik lagi."


Tiara tidak terima dengan perkataan Daniel.


" Tiara, sudah cukup kita bermusuhan dengan banyak orang. Aku ingin berdamai dengan Mama ku, dan aku juga ingin berdamai dengan Lucas dan Bianca karena sebentar lagi mereka berdua akan segera menikah dan kita akan mempunyai anak."


Daniel memegang tangan Tiara.


" Dan kamu akan menjadi ibu yang baik, jadilah orang yang baik. Sekarang pulang ke Apartemen, tunggu aku pulang."


Daniel berjalan membuka pintu ruangan nya, mempersilahkan Tiara untuk keluar dari ruangan nya.


Tiara merasa sangat kecewa sekali dengan sikap Daniel dia pun memilih untuk pergi begitu saja.


Benny melihat Tiara menangis dan langsung menghampiri Daniel.


" Daniel, kenapa Tiara sampai menangis seperti itu? kamu bicara apa dengan Tiara."


Daniel lebih memilih untuk diam saja, karena dia rasa apa yang dia katakan kepada Tiara itu adalah yang terbaik untuk nya.


Tiara menangis dia tidak menyangka jika sikap Daniel bisa berubah total seperti itu kepada nya.


" Apa yang membuat Daniel berubah, aku harus mengembalikan Daniel seperti biasa nya. Aku tidak mau Daniel berdamai dengan keluarga nya, apalagi Bianca."


Tiara menunggu taksi dia lebih memilih untuk tidak pulang ke Apartemen nya, Tiara melanggar perkataan suaminya.


" Lebih baik aku pergi ke Apartemen mbak Verra saja, sudah lama aku tidak pergi ke sana."

__ADS_1


Akhirnya taksi pun datang Tiara langsung masuk ke dalam taksi tersebut.


Tiara memegang perut nya ingin rasanya dia cepat-cepat melahirkan anak nya, agar dia bisa bebas seperti dulu lagi.


__ADS_2