Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (89)


__ADS_3

Lucas memilih untuk tidak pulang ke rumah nya dia duduk di sebuah kursi di Restoran, dia tidak tahu sekarang harus bagaimana dengan kebaikan keluar Bianca kepada nya terutama Ibu nya Bianca.


" Ibu Laura yang begitu sangat baik hati sekali, dia membuatku melupakan sikap jelek ku kepada Bianca dan sebenarnya untuk apa aku membenci Bianca pada saat itu sedangkan dia hanya mengangumi ku dia tidak membuat masalah di hubungan ku dengan Tiara."


Lucas memaksa untuk makan walaupun sebenarnya dia merasa tidak lapar, tapi Lucas tidak mau jika dia sampai sakit


Ketika Lucas sedang makan di mencoba untuk mengaktifkan handphone nya, dan Lucas melihat banyak panggilan telephone masuk termasuk Mama nya.


" Seperti nya Mama sangat menghawatirkan kondisi ku sekarang, lebih baik aku telephone balik Mama."


Lucas mencoba membuat aku menghubungi Mama nya kembali dan kebetulan di rumah yang masih berkumpul di meja makan.


* Hallo Mama*


* Lucas kamu sekarang di mana,? ayo segera pulang jangan membuat Mama hawatir*


* Lucas sedang di Restoran Mam, Lucas pasti akan pulang ke rumah*


* Pulang lah, itu semua bukan kesalahan mu.*


*Iya Mam*


* Yasudah Mama akan menunggu mu di rumah*

__ADS_1


* Yasudah ya Mam, aku pulang dulu makan dulu ya*


Lucas mengakhiri panggilan telephone dan Venna pun merasa sangat tenang sekali ketika mengetahui Lucas yang baik-baik saja.


" Mama akan menunggu kedatangan Lucas, kalian berdua pergi saja istrirahat."


Daniel lebih memilih untuk diam bersama dengan Mama nya.


" Aku ingin menunggu Lucas Mam."


Sedangkan Benny memilih untuk pergi ke kamar nya, dia ingin mencari informasi tentang pekerjaan Lucas.


" Baiklah Daniel, sebenarnya Mama mu membuatkan kopi untuk kita berdua."


" Lucas Semoga kamu baik-baik saja."


Daniel benar-benar menghawatirkan kondisi adik nya.


Venna pun datang dengan membawa kopi untuk mereka berdua, Venna menyimpan kopi tersebut di atas meja.


" Kenapa Lucas begitu sangat bodoh sekali, kenapa dia masih saja bertahan dengan wanita itu yang jelas-jelas sekarang kita mengetahui sikap nya seperti apa tidak memberikan contoh baik."


Daniel mengambil kopi tersebut dia pun hanya diam mendengarkan perkataan Mama nya.

__ADS_1


Tidak lama kemudian terdengar suara mobil yang datang.


" Akhirnya Lucas kembali dengan selamat."


Benny yang mengetahui kedatangan Lucas dia pun langsung keluar dari kamar nya untuk melihat Lucas.


Lucas memberikan salam sebelum masuk ke dalam rumah nya dan dia bersalaman dengan Mama dan Kakaknya.


" Duduklah Lucas, dan cerita kan kenapa Tiara bisa sampai berkata seperti itu kepada Bianca. Walaupun mungkin kamu membencinya, tapi Bianca yang sudah membantu perusahaan Papa."


Lucas pun menundukkan kepalanya dia kelihatan sangat lelah sekali.


Benny pun datang dia duduk di samping Lucas dan memegang tangan Lucas.


" Ternyata pemimpin perusahaan ku itu adalah Bianca, aku baru mengetahui nya. Dan aku memberitahu kepada Tiara agar tidak ada kesalahpahaman tapi aku tidak menyangka Tiara bisa sampai bersikap seperti itu, tapi beruntung nya Ibu Laura yang begitu sangat bijaksana dia tidak mengaitkan permasalahan ini dengan pekerjaan ku."


Benny begitu sangat terkejut sekali ketika dia mendengar Bianca yang sudah menjadi seorang pemimpin perusahaan.


" Hebat sekali Bianca dia di percayai oleh Sebastian Gunawan untuk menjadi pemimpin perusahaan."


Venna pun begitu sangat terkejut sekali mendengar nya


" Bianca belum kuliah dia sudah di berikan kepercayaan oleh Papa nya dengan di bantu oleh Ibu nya, Ibu Laura berencana untuk menjadikan aku sebagai asisten pribadi Bianca dia melihat dari kemampuan ku dan dia ingin aku dan Bianca bisa membuat sukses perusahaan ini."

__ADS_1


Daniel merasa sangat bangga sekali dengan Lucas, dia mencari kesuksesan dengan caranya sendiri.


__ADS_2