Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode 60.


__ADS_3

Lucas mulai mau bercerita ketika keluarga sudah berkumpul dia pun keluar dari kamar nya.


" Lucas bagaimana pencarian pekerjaan mu,? apakah kamu mendapatkan nya ?."


Tanya Daniel yang kelihatan sangat bersemangat sekali.


" Aku sudah mendapatkan pekerjaan dan besok sudah mulai bekerja, tapi ada sesuatu yang terjadi ketika aku melamar pekerjaan di tiga perusahaan besar dan aku lulus tapi perusahaan itu milik Sebastian Gunawan."


Lucas pun duduk di samping Daniel.


" Aku menolak nya dan beruntung nya ada perusahaan kecil yang akhir nya buku milik Sebastian Gunawan, dan akhirnya itu yang menjadi pilihan ku."


Daniel pun merasa sangat heran sekali kenapa Lucas sampai menolak perusahaan besar tersebut.


" Lucas bukan kah perusahaannya besar itu lebih terjamin dalam berbagai hal, lagi pula kamu berniat untuk bekerja."


Lucas pun langsung tersenyum sinis ketika Daniel mengatakan hal tersebut kepada nya.


" Aku tidak mau malah pekerjaan di sangkut pautkan dengan masalah percintaan, walaupun aku yang tidak mencintai nya."


Lucas pun memilih untuk pergi kembali ke kamar nya dia yang merasa tidak mau mendengarkan perkataan orang tua nya yang pasti akan membela Beryl Bianca.

__ADS_1


" Kapan anak itu sadar jika bersama dengan Beryl Bianca dia akan menjadi seorang yang mungkin jauh lebih sukses dari bisnis Papa nya, dia akan di berikan satu perusahaan yang di berikan oleh Sebastian Gunawan."


Venna merasa sangat geram sekali dengan Lucas dia yang tidak mau mendengar perkataan orang tua padahal demi kehidupan nya yang lebih baik.


" Cinta tidak bisa di paksakan Mam, sudahlah lebih baik kita lihat saja takdir cinta yang seperti apa."


Benny Irawan hanya bisa terdiam saja dengan perdebatan istri dan anak-anaknya.


" Takdir cinta Lucas harus bersama dengan Beryl Bianca, dan nanti malam dia akan datang ke rumah kita untuk melakukan makan malam bersama."


Venna pergi ke dapur untuk menyiapkan bahan-bahan masakan nya.


Daniel memilih untuk menghampiri Lucas di dalam kamar nya.


Daniel merasa jika Lucas yang memang butuh seseorang yang mendengarnya.


Daniel mengetuk pintu kamar Lucas.


" Masukkan."


Teriak Lucas dan Daniel pun langsung masuk ke dalam kamar nya.

__ADS_1


Lucas tersenyum ketika dia melihat Daniel yang datang ke kamarnya.


" Bagaimana persiapan mu untuk bekerja besok,? apakah kamu sudah siap dengan dunia pekerjaan?."


Daniel merangkul Lucas dia ingin memberikan semangat untuk adiknya.


" Aku akan berkerja dengan semangat dan mungkin aku akan lebih memilih untuk mandiri, aku ingin mengontrak rumah saja agar aku menjadi tenang dan tidak banyak beban pikiran."


Daniel mengerti jika dirinya berada di posisi Lucas, dia yang sekarang harus bisa mengikuti keinginan orang tua nya.


" Yang terbaik untuk mu Lucas, aku akan selalu mendukung mu."


Daniel pun menepuk-nepuk pundak Lucas.


" Terimakasih sudah menjadi Kakak yang baik, yang selalu mendukung apapun yang di lakukan oleh Adiknya."


Lucas merasa sangat beruntung sekali ketika dia mendapatkan Kakak seperti Daniel.


" Aku merasa bangga sekali mempunyai adik pejuang seperti mu, kamu Lebih memilih untuk bekerja daripada kuliah. Dan kamu yang lebih memilih untuk mencari pekerjaan, padahal Papa mu mempunyai perusahaan sendiri."


Lucas melakukan ini semua demi ingin bisa bersama dengan Tiara, Lucas yang ingin bisa hidup tenang bersama dengan Tiara.

__ADS_1


__ADS_2