
Tiara rela mengeluarkan uang nya hanya untuk menyuruh orang untuk edit foto kebersamaan Lucas dan Miranda.
Tiara ingin membuat Bianca merasa sangat panas sekali ketika melihat semuanya.
" Sekarang waktunya aku pergi untuk bertemu dengan Miranda, aku ingin dia mengikuti apa yang aku inginkan. Tapi sebelum nya aku ingin menghubungi Raffi, karena tidak punya banyak uang untuk bisa membayar Miranda."
Tiara mengeluarkan handphone nya dia langsung mencari kontak handphone Raffi, yang dia minta dari Meneger nya.
" Aku harus berani sekarang, mungkin sebelum nya aku yang selalu saja menghindari Raffi tapi sekarang aku butuh uang nya sehingga aku yang akan menghubungi nya."
Tiara duduk santai di sofa Apartemen nya, untuk berbicara dengan Raffi.
Raffi yang sedang santai dia melihat nomber handphone yang tidak dia kenal.
" Siapa yaa ini, seperti ini adalah nomber handphone nya Tiara."
Raffi langsung menjawab panggilan telephone tersebut.
* Hallo siapa ini*
* Aku Tiara, aku ingin bertemu dengan mu sekarang juga*
* Bertemu di mana Tiara, aku lebih suka jika kita berdua bertemu di hotel tapi kondisi mu yang sedang hamil seperti itu*
* Yasudah lebih baik kita tidak usah bertemu saja yaa, Raffi aku butuh uang apakah kamu memberikan aku uang*
* Kamu butuh uang,? Bukan kah suami itu pemilik perusahaan besar*
__ADS_1
* Tidak usah membahas tentang suami ku, jika kau masih mencintai ku kirimkan aku uang 50 juta sekarang juga*
Tiara langsung mengakhiri panggilan telephone nya.
Raffi merasa sangat binggung sekali dengan Tiara.
" Tidak ada hujan dan badai, Tiara meminta uang kepada ku untuk apa."
Raffi yang merasa di maafkan oleh Tiara, dia pun mengikuti permainan Tiara.
Raffi langsung memberikan uang 50 juta kepada Tiara.
" Aku tidak mau gratis yaa Tiara, berapa pun uang yang kamu inginkan. Akan aku berikan, tapi kamu harus bisa membayar setelah kamu melahirkan anak pertama mu itu."
Raffi tersenyum tipis dia pun melanjutkan perjalanan nya.
Tiara begitu sangat terkejut sekali ketika Raffi yang dengan cepat nya, dia memberikan uang kepada nya.
Tiara berniat untuk memberikan uang tersebut kepada Miranda untuk melakukan rencana nya.
" Miranda tidak akan pernah menolak uang 50 juta rupiah ini, dia pasti akan melakukan apapun demi mendapatkan uang yang lebih banyak dari ini."
Tiara keluar dari Apartemen nya, dia yang sudah mencari tahu tentang tempat lokasi pemotretan Miranda.
Tiara yang sebenarnya merasa sangat bosan sekali karena dia yang harus kemana-mana dengan menggunakan taksi.
" Kenapa Daniel tidak pernah peka terhadap ku, dia sangat tega sekali melihat aku yang memakai taksi selalu."
__ADS_1
Taksi pun akhirnya datang dan Tiara langsung naik ke taksi, di perjalanan menuju ke tempat pemotretan Miranda.
Tiara tersenyum manis ketika banyak yang merespon positif terhadap foto editan tersebut.
" Banyak sekali yaa yang bilang cocok, semoga saja Bianca cemburu besar melihat foto-foto kebersamaan Miranda dan Lucas."
Tiara sampai tertawa puas, dia menyimpan kembali handphone nya ke dalam tas.
Setelah melakukan perjalanan yang cukup lama, Tiara pun akhirnya sampai di lokasi pemotretan Miranda.
Kedatangan Tiara membuat para fotografer gagal fokus karena mereka mengetahui jika Tiara yang pernah menjadi model majalah dewasa.
Tiara duduk menunggu Miranda selesai pemotretan, Miranda yang melihat kedatangan Tiara dia langsung bertanya-tanya apa maksud dari kedatangan Tiara.
Miranda pun akhirnya selesai melakukan pemotretan dia langsung menghampiri Miranda.
" Aku mempunyai uang 50 juta rupiah, aku ingin kamu mengikuti keinginan ku."
Tiara yang tanpa basa-basi langsung mengatakan hal tersebut kepada Miranda.
" Uang 50 juta rupiah, itu sangat banyak sekali. Apa yang harus aku lakukan untuk bisa mendapatkan uang tersebut, Kak Tiara tidak akan menyuruh aku untuk membunuh seseorang kan."
Miranda kelihatan sangat ketakutan sekali.
" Tidak, aku hanya ingin kamu mengatakan perasaan mu kepada Lucas. Kamu cukup mengirimkan pesan kepada Bianca, jika kamu yang mempunyai perasaan terhadap Lucas."
Miranda seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan Tiara.
__ADS_1
" Katakan perasaan mu di saat mereka berdua sudah satu hari menikah, karena sangat lebih menyakitkan sekali dari pada di lakukan sebelum menikah."
Tiara langsung pergi meninggalkan Miranda, dia memberikan waktu untuk Miranda berpikir lagi.