Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #306#


__ADS_3

Ketika Tiara dan Daniel sedang bahagia dengan kelahiran putri pertama mereka, Lucas dan Bianca merasa sedang menikmati masa-masa indah bersama.


Lucas tidur di paha Bianca dia tersenyum melihat wajah cantik istri nya.


" Bianca, aku berharap besar kita juga bisa menjadi seorang ibu dan ayah. Aku ingin sekali mempunyai anak yang banyak, karena aku yakin anak kita berdua pasti akan cantik seperti ibu nya."


Bianca tersenyum manis ketika mendengar keinginan suaminya.


" Bukan kah sekarang Tiara yang sebentar lagi akan melahirkan cucu pertama perempuan di keluarga mu. Bagaimana yaa respon Mama, ketika anak pertama Tiara dan Daniel lahir. Karena pasti akan sangat senang sekali, mempunyai cucu pertama sesuai dengan keinginan nya."


Lucas pun langsung terbangun dan duduk di samping istri nya.


" Seperti nya untuk bisa menerima kehadiran Tiara, Mama akan sangat sulit tapi untuk menerima kehadiran anak nya Mama pasti bisa."


Bianca mengambil handphone nya dia langsung melihat potret kebahagiaan Daniel dan Tiara.


" Wahh, ternyata sudah melahirkan."


Bianca memberikan handphone nya kepada Lucas.


" Syukurlah, lahir dengan selamat dan sempurna."


Tatapan mata Lucas tertuju pada mata Tiara yang bengkak seperti habis menangis, tapi Lucas tidak berani membahas nya karena dia tidak mau Bianca marah dan cemburu.


" Anak nya perempuan seperti keinginan Mama Vania, sangat lucu sekali yaa."


Melihat photo tersebut membuat Bianca pun menjadi menginginkan kehadiran anak segera.


" Sebelum aku melihat photo bayi ini aku merasa ingin menunda rencana kehamilan, tapi ternyata ini sangat menggemaskan sekali."


Lucas langsung memegang perut Bianca.


" Semoga saja yaa cepat hadir di perut Mommy yaa sayang, Papa akan selalu berusaha tidak pernah berhenti supaya kamu cepat hadir di dalam perut Mommy."


Lucas terus saja mencium perut Bianca.


" Sabarlah jangan seperti itu yaa, aku jadi takut membuat mu kecewa. Aku takut tidak bisa langsung memberikan anak untuk mu, dan itu membuat aku sedih."


Lucas memegang tangan Bianca.


" Maafkan aku yaa, tapi aku yang kamu akan bisa menjadi seorang ibu."

__ADS_1


Lucas mencium kening Bianca.


" Hmmm, Lucas apakah kamu tidak mau mengucapkan selamat kepada Daniel?."


Bianca menginginkan Lucas dan Daniel kembali seperti dulu lagi.


" Pada saat pernikahan kita, aku melihat sesuatu yang berbeda dengan Daniel. Dia yang seperti berubah seperti dulu lagi, Daniel yang tidak seperti yang biasa nya."


Lucas hanya terdiam dia yang merasa belum bisa untuk bisa menerima apa yang sudah di lakukan oleh Daniel dan Tiara kepada nya.


" Ayolah Lucas, sekarang kamu sudah bahagia bersama dengan aku dan Daniel juga sudah bahagia bersama dengan Tiara. Apalagi yang harus kita perdebatan kan, jika kamu terus menerus bersikap seperti ini tandanya kamu yang masih mempunyai perasaan terhadap Tiara kamu yang masih belum ikhlas jika Tiara bersama dengan Daniel."


Mendengar perkataan Bianca, Lucas pun langsung mengambil handphone nya dia ingin membuktikan kepada Bianca jika dirinya yang sudah tidak lagi mempunyai perasaan terhadap Tiara.


Lucas langsung menelephone Daniel.


Daniel yang sedang bersama dengan Tiara.


" Lucas menephone ku, ada apa yaa."


Daniel dan Tiara merasa sangat terkejut sekali dan Daniel pun langsung menjawab panggilan telephone di samping Tiara.


* *Hallo Lucas ada apa yaa**


* Terimakasih banyak atas ucapan Lucas*


* Aku belum bisa melihat nya, karena aku masih honeymoon bersama dengan Bianca*


* Tidak apa-apa Lucas, aku doakan semoga kalian berdua juga bisa secepatnya menjadi orang tua*


* Terimakasih banyak Daniel atas doanya, yaa sudah yaa aku akhiri panggilan telephone nya*


** Iya Lucas**


Daniel tersenyum manis ketika dia mendapatkan telephone dari Lucas, Daniel berharap hubungan dengan Lucas bisa semakin membaik.


" Semoga saja anak Bianca lelaki yaa, karena hanya anak Bianca yang akan mendapatkan respon yang baik dari Mama mu. Tapi sayang nya, Mama mu yang lebih suka anak perempuan mungkin dia akan sedikit kecewa dengan kelahiran anak Bianca."


Daniel merasa sikap Tiara yang tidak bisa di berubah tapi sekarang Daniel hanya bisa terdiam saja, karena Daniel yang tidak mau di jauhkan dari putri cantik nya.


Orang tua Tiara pun datang mereka begitu sangat bahagia sekali ketika melihat wajah cantik cucu pertama mereka.

__ADS_1


" Cantik sekali cucu pertama Nenek dan Kakek, Tiara selamat yaa Nak."


Daniel berharap Tiara tidak menceritakan yang sebenarnya terjadi dengan dirinya.


" Iya Buu sangat cantik sekali, aku sangat bersyukur mempunyai anak perempuan yang sangat cantik seperti Putri Mutiara."


Daniel lebih memilih untuk meninggalkan mereka dia ingin menenangkan pikiran nya diluar.


" Aku keluar dulu yaa, aku duduk di luar."


Tiara hanya tersenyum tipis kepada suaminya dan dia fokus kembali dengan kedua orang tuanya.


" Tiara, apakah orang tua Daniel datang ke sini?."


Tiara menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


" Aku tidak mengharapkan mereka berdua untuk datang, apalagi Mama nya aku tidak suka dengan nya."


Tarry ibu nya Tiara dia mencoba untuk bicara dengan anak nya.


" Tiara, kamu jangan bicara seperti itu. Mereka pasti sangat senang sekali melihat cucu pertama mereka, jika mereka datang kamu harus bisa menjaga emosi kamu yaa."


Tiara meneteskan air mata nya.


" Mama nya Daniel selalu bilang jika aku ini adalah wanita murahan, dia sangat merendahkan aku Buu."


Orang tua Tiara pun tidak bisa berbicara banyak lagi kepada Tiara.


Karena mereka juga tidak mau Tiara sampai banyak pikiran, akan berpengaruh terhadap produksi asi eksklusif nya.


" Yasudah sayang, sekarang kamu jangan banyak pikiran yaa kamu fokus saja pada bayi cantik ini."


Tiara melihat orang tua nya yang begitu sangat sayang kepada anak nya.


Tiara berpikir jika kebahagiaan itu tidak untuk yang banyak uang saja, walaupun keluarga yang sederhana tapi cinta mereka terhadap anak nya akan sangat besar sekali.


" Tiara, apakah kamu akan langsung pulang ke Apartemen?. Kamu bisakah mengurus anak sendiri, bagaimana jika kamu tinggal bersama dengan Ibu dan Ayah dulu."


Tarry merasa sangat hawatir sekali jika Tiara mengurus anak nya sendirian.


" Daniel akan memberikan baby sister untuk membantu ku mengurus Putri Mutiara, dan aku juga meminta di belikan mobil kepada Daniel. Aku capek selalu memakai taksi, lagi pula aku mempunyai suami yang berkecukupan tapi kenapa dia harus pelit kepada ku."

__ADS_1


Daniel mendengar perkataan Tiara, dia yang sebenarnya bukan tidak mau mencukupi kebutuhan Tiara tapi sekarang Daniel tidak bisa mengambil uang seperti keinginan dulu.


Karena perusahaan nya yang baru stabil dan juga Lucas yang menjadi pemimpin nya, dia yang mengatur keuangan di perusahaan nya.


__ADS_2