
Setelah selesai makan malam Bianca menghubungi Lucas dia ingin membicarakan tentang keinginan Ibu nya.
" Semoga saja Lucas belum tidur yaa."
Bianca membaringkan tubuhnya sambil memegang handphone nya.
Lucas yang ternyata baru sampai di depan rumah dia langsung menjawab panggilan telephone dari Bianca.
* Hallo Bianca sayang*
* Lucas tadi ibu menanyakan tentang kapan pernikahan kita di laksanakan, aku tidak berani menjawab nya karena aku tahu Daniel yang baru saja menikah*
* Apakah secepat itu Ibu mu ingin mempunyai menantu yang sangat tampan ini*
* Ah, Lucas aku serius sekali. Aku merasa Ibu yang mulai hawatir dia takut apa yang di lakukan Daniel kepada Tiara, kamu mengerti kan apa maksud nya*
* Aku tidak mungkin melakukan hal tersebut, tapi jika memang ini yang terbaik aku pun ingin secepatnya kita menikah*
* Yasudah bicarakan saja dengan kedua orang tua mu, dan nanti kita akan melakukan pertemuan keluarga*
* Baiklah Bianca sayang*
* Lucas, aku sangat capek sekali aku tidur yaa*
__ADS_1
Bianca mengakhiri panggilan telephone nya, dia menyimpan handphone dan langsung memejamkan mata nya.
Lucas masuk ke dalam rumah nya dan kebetulan orang tua nya sedang berkumpul.
Lucas duduk di samping Mama nya, dia memegang tangan Mama nya.
" Mam, keluar Bianca mempertanyakan tentang hubungan aku dan Bianca."
Venna merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Lucas.
" Mempertanyakan bagaimana Lucas,? Mama tidak mengerti apa maksud mu."
Benny pun langsung menghampiri mereka berdua.
Venna seketika dia pun langsung terdiam karena Daniel yang baru saja menikah membuat nya merasa masih belum bisa melupakan Daniel dan Tiara.
" Lucas, Mama sangat menginginkan pernikahan mu dengan Bianca tapi Mama masih saja memikirkan pernikahan Kakak mu."
Venna sampai memegang kepala nya dan Benny pun langsung lebih mendekati istrinya.
" Sekarang para wartawan yang masih saja ingin tahu tentang kenapa Mama yang tidak datang ke acara pernikahan Daniel, para wartawan yang masih bertanya-tanya jika kamu menikah dengan cepat maka mereka akan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi."
Venna seperti masih mempunyai perasaan terhadap Tiara.
__ADS_1
" Sekarang Tiara itu sudah menjadi istri Daniel, dan Mama juga masih mempunyai perasaan terhadap nya. Cukuplah hanya keluarga saja yang mengetahui semuanya, setelah Bu Laura sudah membongkar semua nya."
Lucas mengerti apa yang di katakan oleh Mama nya.
" Baiklah Mam, aku akan memberitahu Bianca. Kita hanya butuh waktu jarak untuk pernikahan kita berdua, bukan berarti membatalkan pernikahan ini."
Venna memperhatikan wajah Lucas dia yang sudah tidak kelihatan sedih lagi, Lucas yang sudah menemukan cinta sejati nya.
" Jaga baik-baik Bianca sampai hari pernikahan tiba, cukup hanya Kakak mu yang melakukan hal yang tidak baik untuk di tiru. Kamu harus baik yaa, karena sekarang nama keluarga kita sudah tidak baik."
Lucas menganggukkan kepalanya dan dia pun berpikir ternyata apa yang di pikirkan oleh ibu nya Bianca sama seperti yang di pikirkan Mama nya.
" Yasudah ya Mam, aku langsung tidur yaa."
Lucas berjalan menuju ke kamar nya.
Benny dan Venna mereka mulai mengobrol berdua.
" Mam, Lucas adalah penyelamat keluarga kita. Jangan sampai Lucas tidak bersama dengan Bianca, karena sekarang perusahaan kita di pimpin oleh Bianca yang ternyata sangat luar biasa sekali."
Venna merasa jika suaminya yang ingin memanfaatkan kesempatan ini.
" Aku tidak mau kamu memaafkan Bianca, masalah pernikahan Lucas dan Bianca tidak ada hubungannya dengan bisnis. Apalagi jika Daniel yang tidak menghargai Bianca, aku tidak akan pernah diam."
__ADS_1
Venna memilih untuk meninggalkan semuanya karena dia mengetahui jika suaminya itu berpihak kepada Daniel dan Tiara.