
Tiara merasa sangat puas sekali ketika dia bisa memberikan uang kepada Venna, rasa sakit hati nya seperti sedikit terobati dengan momen tersebut.
"Ayo Tiara kamu harus semangat untuk bekerja, bukti kepada orang-orang yang pernah merendahkan mu. Walaupun apapun pekerjaan mu, mereka tidak perlu tahu karena yang terpenting kamu mempunyai uang yang banyak dan bisa membeli ucapan orang yang menyakiti mu."
Tiara pun akhirnya sampai di tempat pemotretan nya, semakin besar bayaran semakin berani untuk terbuka.
Tiara melakukan pemotretan dengan sangat baik dia sudah tidak merasakan gugup ataupun merasa malu.
Tiara benar-benar seperti seorang model profesional, ketika selesai pemotretan Tiara pun langsung di hampiri oleh Meneger nya.
"Sangat sempurna sekali Tiara kamu sudah tidak ada rasa gugup dan malu, kamu melakukan nya dengan sangat profesional."
Tiara pun hanya bisa tersenyum manis.
"Aku ingin cepat menjadi orang kaya, aku ingin bisa membuktikan kepada orang-orang yang dulu menghina keluarga ku dan aku. Jika aku bisa membeli ucapan mereka dengan uang ku."
__ADS_1
Meneger Tiara merasa telah terjadi sesuatu dengan Tiara, karena terlihat Tiara yang begitu sangat nafsu sekali dalam berbicara.
Tiara melihat jam di handphone nya dia merasa sudah waktunya untuk pulang sekolah.
Dengan cepat Tiara pun langsung menghubungi Lucas, dia seakan tidak memperdulikan perasaan Lucas karena Tiara merasa rasa sakit hati nya yang terlalu besar dengan Mama nya.
*Hallo Lucas*
*Tiara akhirnya kita bisa berkomunikasi kembali aku sangat merindukan mu*
*Terimakasih Tiara atas perhatian nya*
*Lucas kamu pernah mentransfer kan uang kepada ku sebesar 3 juta rupiah, untuk makan di Restoran waktu itu. Tadi ketika ada Mama kamu aku memberikan uang itu kembali kepada Mama mu, karena berkata kata-kata yang kurang baik di dengar tentang aku*
Tiara yang begitu sangat emosional dia pun langsung mengakhiri panggilan telephone dan akhirnya Meneger mengetahui penyebab nya.
__ADS_1
"Jika seperti ini apakah kamu yakin akan bisa hidup bahagia bersama dengan Lucas, mempunyai ibu mertua yang sudah tidak suka dengan mu dari awal berpacaran seperti ini. Bagaimana jika nanti kalian berdua menikah mungkin kata-kata akan jauh lebih jahat dari ini, Tiara kamu sangat cantik masih banyak lelaki kaya raya yang mau bersama dengan kamu."
Tiara pun langsung terdiam ketika mendengar kan perkataan Meneger nya, Meneger Tiara memang sejak awal Tiara berpacaran dengan Lucas dia tidak setuju.
"Aku pun tidak paham kenapa aku sekarang menjadi cinta kembali dengan Lucas, padahal sebelumnya aku merasa biasa saja."
Tiara pun duduk sambil memegang handphone nya dan memikirkan kelanjutan hubungan dengan Lucas.
"Di saat Lucas masih berkecukupan, aku merasa datar kepada nya tapi sekarang di saat dia sedang seperti ini. Aku merasa sangat peka terhadap nya, aku seperti merasakan cinta yang baru datang ke dalam kehidupan hubungan ku."
Tiara pun langsung memegang kepala nya dia merasa pusing dengan jalan pemikiran nya sekarang.
"Tiara stop memikirkan Lucas, kamu harus fokus pada kebahagiaan orang tua mu. Jangan sampai kamu merasa kasihan dengan Lucas, kamu sampai memberikan uang mu kepada dia. Ingat kamu berkerja untuk orang tua, kesehatan Ayah dan kebahagiaan mereka berdua."
Tiara pun memilih untuk pergi karena jadwal pemotretan nya yang sudah selesai untuk hari ini.
__ADS_1