Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *235*


__ADS_3

Venna begitu sangat terkejut sekali ketika melihat postingan Tiara dengan foto USG kehamilan nya.


" Astaga apakah dia sudah menikah,? Menikah dengan siapa yaa kenapa sangat membuat aku penasaran sekali."


Sambil terus membaca kolom komentar.


" Hmmmm, syukurlah jika Tiara sudah menikah dan hamil itu tandanya dia tidak akan lagi menggangu Lucas yang akan hidup bahagia bersama dengan Bianca."


Venna menyimpan handphone dia bersiap-siap untuk memasak karena sebentar lagi Lucas dan suaminya akan pulang kerja.


" Daniel seperti nya dia akan pulang ke Apartemen, malam ini aku tidak mau masak terlalu banyak."


Venna fokus pada masakan nya dia ingin memberikan masakan spesial untuk keluarga nya.


Di tempat yang Lucas yang sudah bersiap untuk pulang, dia keluar dari ruangan nya menuggu Bianca di depan pintu.


Bianca keluar dari ruangan dia pun langsung di gandeng oleh Lucas.


" Kebiasaan deh selalu saja seperti itu sikap nya, membuat aku malu karena banyak di perhatikan oleh para pegawai yang lain."


Lucas mendengar perkataan Bianca, dan Lucas pun langsung melepaskan genggaman tangan nya.


Bianca merasa sangat terkejut sekali dengan sikap Lucas.

__ADS_1


" Kamu marah dengan perkataan ku yaa,? Kenapa kamu sekarang jadi cepat marah ya. Apakah kamu yang sekarang sedang ada wanita lain yang suka dengan mu."


Lucas langsung menghentikan langkah kaki nya, dia membalikkan badannya dan menghampiri Bianca.


" Apakah kamu menginginkan aku teriak kencang Bianca, agar semua pegawai di dalam kantor ini mengetahui jika aku sangat cinta kepada mu."


Bianca pun langsung memegang erat tangan Lucas.


" Tidak Lucas, aku mohon jangan lakukan itu yaa."


Lucas langsung tersenyum ketika dia melihat Bianca yang memegang erat tangan nya bukan dirinya.


" Cie cie pasangan yang sangat serasi sekali yaa, cantik dan ganteng."


Bianca melepaskan genggaman tangan nya.


" Aku pulang dulu yaa Lucas, kamu hati-hati yaa. Ingat besok kita berdua harus melakukan promosi dan mungkin juga pemotretan yaa, bye bye samping ketemu besok yaa."


Bianca langsung masuk ke dalam mobil nya, seangkatan Lucas merasa sangat malas sekali untuk pulang ke rumah.


" Aku malas sekali bertemu dengan Papa, Papa yang terlalu baik dengan Daniel. Aku sangat benci sekali, apakah Papa tidak memikirkan perasaan ku yaa. Walaupun aku yang sudah bersama dengan Bianca, tapi sakit hati di khianati oleh Kakak sendiri itu sangat menyakitkan dan aku merasa sangat beruntung sekali Bianca yang selalu memberikan semangat baru."


Lucas pun akhirnya masuk ke dalam mobil nya, dia menyalakan mesin mobil nya untuk menuju ke rumah nya.

__ADS_1


Di perjalanan menuju ke rumah nya, Lucas mendengar kan lagu melow sehingga membuat nya semakin sedih.


Lucas pun akhirnya sampai dia melihat sudah ada mobil Ayah nya.


" Sudah ku duga Daniel tidak pulang dia seperti nya sedang merayakan kehamilan Tiara."


Ketika Lucas masuk ke dalam dia melihat Daniel yang ternyata ada duduk di samping Papa nya.


Benny yang memaksa Daniel untuk pulang karena dia yang sudah mengetahui semuanya.


Lucas pun duduk di samping Mama nya, dia merasa aneh melihat Daniel yang ada di rumah.


Lucas tidak melihat wajah ceria dari Daniel yang akan menjadi seorang Papa.


" Terimakasih untuk kalian semuanya yang sudah mau berkumpul di sini yaa, Mama merasa sangat senang sekali ketika melihat ke dua anak lelaki Mama ada di sini."


Daniel hanya tersenyum tipis saja ketika mendengar perkataan Mama nya.


Lucas memilih untuk fokus pada makanan nya, sambil memperhatikan wajah Daniel yang seperti sedang kebingungan bagaimana cara bicara dengan Mama tentang apa yang sudah terjadi dengan dirinya dan Tiara.


Benny memperhatikan Lucas yang terus menerus tersenyum tipis kepada Daniel seakan dia sudah mengetahui semuanya.


Merasa di perhatikan oleh Papa nya Lucas pun langsung memandangi wajah Papa dengan sangat serius sekali.

__ADS_1


__ADS_2