Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (128)


__ADS_3

Setelah mengirimkan pesan kepada Lucas, Tiara pun ingin memberitahu Daniel jika hubungan mereka berdua yang sudah berakhir.


Tiara yang mengetahui jika Daniel yang selalu bersama dengan Papa nya, dia pun memilih untuk mengirimkan pesan kepada Daniel.


* Aku sudah mengakhiri hubungan ku dengan Lucas, aku tidak peduli apakah Lucas akan menerima kenyataan ini semua yang pasti aku sudah memberikan alasan nya kepada Lucas*


Membaca pesan dari Tiara membuat Daniel merasa sangat terkejut sekali karena dengan cepat nya Tiara mengakhiri hubungan nya.


" Tiara memberikan kepercayaan kepada ku, dia memilih aku dari pada Lucas. Aku tidak akan pernah meninggalkan Tiara, walaupun mungkin aku yang harus berhadapan dengan Mama."


Daniel yang berada di dalam mobil dia membalas pesan dari Tiara.


* Jika itu keputusan mu, aku tidak bisa berkata-kata lagi. Sekarang kita berdua sudah resmi menjadi pasangan kekasih, tapi kita harus menyembunyikan dari publik karena ini akan sangat ramai sekali jika sampai media mengetahui nya*


* Baiklah Daniel aku ikuti apa kata mu*


* Baiklah, sekarang aku mau pulang dan melihat kondisi Lucas seperti apa di rumah*


* Hati-hati yaa*


* Terimakasih atas perhatiannya*


Tiara merasa sangat tenang sekali ketika dirinya yang sudah berbicara dengan Daniel.


" Terimakasih banyak Daniel aku sangat bahagia sekali mendengar nya."


Daniel menjalankan mobilnya dia juga memikirkan bagaimana dengan Lucas, dia pasti sangat emosional sekali ketika cinta nya yang harus berakhir.


" Lucas maafkan aku, tapi wanita mu yang lebih memilih aku dari pada kamu."


Daniel merasa jika Lucas yang tidak akan pulang ke rumah nya, dia terus saja mengingat Lucas sampai memberhentikan mobilnya di pinggir jalan.


Daniel mencoba untuk menghubungi Lucas dia yang merasa sangat kasihan sekali dengan Lucas.


Tapi panggilan telephone tersebut tidak ada jawaban nya padahal handphone nya aktif.


" Jangan membuat aku hawatir Lucas, setidaknya kamu baik-baik saja aku sudah merasa tenang."


Daniel terus saja menghubungi Lucas sampai akhirnya Lucas yang ketiduran dia pun langsung bangun dari tidur nya.


" Astaga aku ketiduran dan apakah itu hanya mimpi buruk untuk ku."


Lucas melihat panggilan telephone dari Daniel.


* Kamu di mana Lucas*


* Aku di hotel aku butuh waktu sendirian*


* Aku datang ke sana, kamu sekarang berada di hotel mana kirimkan melalui pesan saja*

__ADS_1


Daniel mengakhiri panggilan telephone nya.


" Apakah aku harus mengirimkan alamat hotel ini dan Kak Daniel mengetahui semuanya, tapi mungkin memang dia adalah curhatan hati ini."


Lucas pun mengirimkan pesan kepada Daniel alamat hotel dan juga kamar hotel nya.


" Astaga dia berada di kamar hotel yang sebelumnya sudah di pakai oleh aku dan Tiara, kenapa kehidupan Lucas sangat pahit sekali yaa."


Daniel pun segera pergi ke hotel tersebut, dia harus membawa Lucas kembali pulang.


" Lucas harus pulang sekarang juga, aku tidak peduli aku tidak mau dia sampai bunuh diri. Setelah hubungan Lucas dan Tiara berakhir, aku akan membuat Lucas berpacaran dengan Bianca karena mungkin Bianca adalah wanita yang terbaik untuk Lucas sesuai dengan keinginan Mama."


Sambil menunggu kedatangan Daniel, Lucas mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Tiara karena jika menelephone dia tidak akan menjawab panggilan telephone nya.


* Tiara aku mohon jangan seperti ini, perjuangan cinta kita kenapa harus berakhir di saat aku yang sudah niat serius dengan mu. Kamu tidak usah memikirkan Mama, kita jalani saja berdua setelah menikah kita keluar rumah mencari rumah yang baru karena sekarang aku yang sudah bekerja*


Melihat Lucas yang pasti akan terus saja menghubungi nya, Tiara memilih untuk memblokir nomor handphone Lucas untuk selamanya agar Lucas tidak menggangu dia lagi.


" Maafkan aku Lucas kamu yang terlalu cerewet dan membuat aku merasa sangat pusing sekali, karena kamu pasti akan terus mengirimkan aku pesan sampai kamu bisa membuat hati ku ini menjadi luluh."


Tiara juga harus bersiap-siap untuk pergi ke Apartemen Meneger nya, dia yang sudah bisa melakukan pemotretan kembali bekerja kembali.


Tiara mandi dan dia benar-benar ingin berhenti dari pekerjaannya yang menyesatkan, Tiara hanya ingin berhubungan dengan Daniel saja.


Setelah mandi dan merasa wangi dan bersih, Tiara pun bersiap-siap untuk pergi dia keluar dari kantor nya dan berpamitan dengan Ibunya.


" Aku pergi dulu yaa Bu, mungkin aku akan pulang malam."


" Hati-hati yaa Nak."


Tiara di antarkan sampai pintu dan Tiara pun langsung berjalan cepat dia tidak mau sampai telat.


Tiara menggunakan taksi dia menunggu Taksi, tapi ternyata keberadaan Tiara di temukan dengan mudahnya oleh Raffi.


" Oh ternyata Tiara berada di Apartemen ini yaa, Tiara begitu sangat mudah sekali mencari mu yaa."


Raffi keluar dari mobil nya di saat Tiara masuk ke dalam taksi, Raffi ingin mencari tahu tentang kamar hotel Tiara tapi tidak di beritahu oleh pekerja nya.


Tiara meminta untuk merahasiakan keberadaan nya, dan Raffi pun mengikuti tidak semudah itu untuk mendapatkan Tiara.


Ketika Raffi membalikkan badannya dia berhadapan dengan Bianca, Raffi mengenal wajah cantik Bianca.


" Beryl Bianca, ternyata aslinya sangat cantik sekali yaa."


Bianca langsung memundurkan badan nya untuk menjaga jarak dengan Raffi.


" Iya aku Beryl Bianca, maaf om siapa yaa."


Raffi seketika dia langsung tertawa ketika mendengar Bianca dengan wajah polos nya dia memanggil dengan sebutan Om.

__ADS_1


" Kamu tidak mungkin mengenal saya, tapi Ayah mu pasti mengenal saya. Nama Saya Raffi, senang sekali bisa bertemu dengan mu di sini."


Raffi mengetahui jika Bianca yang mempunyai perasaan terhadap Lucas yang merupakan kekasih Tiara karena Tiara yang pernah bercerita dengan nya.


" Oh begitu yaa, yasudah aku pergi dulu yaa."


Raffi memegang tangan Bianca dan membuat Bianca merasa sangat terkejut sekali dengan sikap Raffi kepada nya.


" Saya ingin mengobrol sedikit dengan mu bisa kah,? membicarakan tentang Tiara kekasih Lucas."


Bianca merasa sangat terkejut sekali ketika Raffi yang mengetahui tentang Tiara, dia sebenarnya tidak sedang sibuk pun akhirnya mau menemani Raffi.


" Baiklah kita mengobrol di sini saja yaa."


Raffi mengetahui jika sudah membicarakan tentang Tiara dan Lucas, itu sangat menarik sekali untuk di bicarakan.


Mereka berdua pun duduk saling berhadapan dan Raffi melihat jika Bianca adalah wanita yang baik-baik dan menang lebih pantas untuk mendapatkan Lucas.


" Bianca apakah kamu mengetahui pekerjaan Tiara,? dia sekarang bekerja sebagai seorang apa?."


Bianca merasa semua orang mengetahui jika Tiara adalah model yang cukup terkenal, tapi Bianca merasa jika lelaki yang ada di hadapannya ini seperti akan memberitahu pekerjaan Tiara yang sebenarnya.


" Tiara Lestari adalah seorang model iklan dan majalah, tapi sekarang aku tidak pernah melihat nya ada di televisi sebagai seorang pemain iklan dan bahkan tidak pernah melihat dia yang menjadi model majalah popular."


Raffi tersenyum manis kepada Bianca.


" Seperti nya Om Raffi mau memberitahu aku tentang pekerjaan asli Tiara, karena jujur saja aku masih merasa sangat sakit hati sekali dengan perkataan Tiara yang menyebutkan aku wanita murahan."


Bianca membalas senyuman manis Raffi.


" Jika Om Raffi mau memberitahu kepada ku, apa pekerjaan asli nya dan aku punya sedikit pembahasan tentang Tiara."


Raffi merasa sangat menarik sekali ketika dia berbicara dengan Bianca.


" Tiara adalah wanita bayaran dia menjual harga dirinya untuk sebuah uang yang sangat fantastis sekali, di awal dia memang harga 80 juta untuk satu kali kencan. Harga diri nya turun setelah kasus bersama dengan mu, karena banyak para pembisnis yang mau tidur bersama dengan nya harga menjadi 30 juta."


Ekpresi wajah Bianca seketika langsung berubah drastis ketika mendengar perkataan dari Raffi, dia merasa tidak percaya bahkan Bianca langsung mengambil gelas yang berisi minuman segar dia sampai menghabiskan nya.


" Dan semalam tiba-tiba saja dia memang tarif 150 juta.".


Raffi memberikan aplikasi tersebut kepada Bianca dan Bianca pun melihat sendiri jika ternyata apa yang di katakan oleh Raffi itu benar adanya.


" Kenapa dia sampai seperti ini,? bukankah orang tua kaya raya berada di Singapura. Lalu seperti nya orang tua yang ada di sebelah Apartemen ku itu adalah orang tua aslinya, kenapa dia sampai berani berbohong seperti ini yaa."


Bianca benar-benar tidak habis pikir dengan Tiara.


" Dia pernah tidur dengan ku, dan aku yang membiayai orang tuanya pengobatan di Singapura."


Raffi memberikan bukti-bukti nya kepada Bianca.

__ADS_1


" Tiada bilang dia hanya butuh uang itu untuk Ayah nya saja setelah itu dia tidak akan pernah melakukan nya lagi, tapi kenyataannya Tiara masih saja berhubungan dengan banyak lelaki."


Bianca sampai menghelakan nafas panjang nya dia tidak pernah menyangka jika Tiara seperti itu.


__ADS_2