Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #322#


__ADS_3

Keesokan harinya Tiara tidak melihat kehadiran suaminya.


" Tidur di mana dia semalam, kenapa pikiran ku menjadi negatif seperti ini yaa. Aku takut dia bersama dengan wanita lain, walaupun aku seperti ini tapi aku juga tidak mau jika suamiku berselingkuh di belakang ku."


Tiara duduk di tempat yang biasa dia pakai untuk mengobrol dengan Daniel.


Tiara sudah menyiapkan sarapan pagi untuk Daniel, dia yang berharap Daniel pulang.


" Apa aku telephone saja yaa, perasaan ku benar-benar tidak tenang."


Ketika Tiara mengambil handphone ternyata Raffi menghubungi nya, karena merasa aman tidak ada Daniel di rumah.


Tiara langsung menjawab panggilan telephone dari Daniel.


* *Hallo Raffi semalam aku telephone tapi kamu langsung menonaktifkan handphone mu**


* Maafkan aku Tiara, aku sangat lelah sekali Tiara*


* Baiklah aku mengerti, Raffi aku Mon jangan pernah mengirimkan apapun untuk ku yaa. Aku merasa Daniel yang menjadi curiga, sehingga dia sekarang pun tidak pulang ke rumah*


* Mungkin Daniel memang sudah tidak mau dengan mu dia tidak sanggup membuat mu bahagia, jadi sudahlah Tiara tinggalkan saja suami mu itu*


* Tidak aku tidak akan pernah meninggalkan Daniel, kamu jangan asal bicara seperti itu*


* Yasudah jika kamu masih mau bertahan hidup bersama dengan Daniel, tapi ingat yaa ada aku yang selalu menunggu mu di sini*


* Aku mau pergi ke Mbak Verra sekarang, jika kamu ingin bertemu dengan ku lebih baik di jam siang atau sore yaa. Aku tidak bisa malam karena sekarang Daniel yang sensitif sekali*


* Baiklah fokus pada suami mu, aku nanti saja dulu*


* Terimakasih banyak Raffi kamu sudah sangat mengerti aku*


** Iya Tiara cantik**


Tanpa sepengetahuan Tiara, Suster Dessy mendengar percakapan Tiara dengan Raffi.


" Apakah Bu Tiara bersama dengan lelaki lain yaa, hmmmm aku tidak bisa bicara seperti itu bisa saja lelaki itu adalah fansnya ibu Tiara."


Suster Dessy pun fokus kembali pada Mutiara.


" Suster Dessy, saya pergi dulu yaa mungkin sebelum suami saya pulang kantor saya sudah di rumah."


Suster Dessy langsung menghampiri Tiara.


" Baik, Bu Tiara."

__ADS_1


Di saat Tiara mau pergi Daniel datang ke Apartemen nya.


" Mau pergi ke mana kamu,? seksi sekali penampilan mu itu."


Tiara tidak menyangka jika Daniel akan datang.


" Aku mau ke Apartemen Mbak Verra, di bilang ada jadwal pemotretan untuk ku sekarang."


Tiara terpaksa berbohong kepada suaminya.


" Yasudah pergi sana."


Daniel berjalan menuju ke kamar Mutiara.


" Jika aku pergi, Daniel akan bertiga di rumah bersama dengan Suster Dessy."


Tiara langsung menyusul Daniel ke kamar.


" Daniel, kamu mau kembali lagi ke kantor atau diam di rumah?. Jika kamu diam di rumah aku tidak akan pergi bekerja, aku akan tetep di rumah."


Daniel merasa ada sesuatu yang aneh dengan Tiara.


" Aku akan kembali ke kantor, aku hanya ingin mengganti pakaian ku saja."


Tiara memilih untuk menunggu Daniel.


Tiara sampai menuggu Daniel di dalam kamar nya, Daniel merasa sangat aneh sekali dengan sikap Tiara kepada nya.


Setelah selesai mengganti pakaian nya, Daniel keluar dari kamar nya dia menghampiri Mutiara yang sedang di gendong oleh Suster Dessy.


" Mutiara sayang, Papa pergi ke kantor yaa. Doakan selalu Papa yaa, Semoga uang Papa banyak dan bisa membuat kamu bahagia."


Daniel mencium kening Mutiara.


" Suster Dessy hati-hati yaa mengurus Mutiara."


Tiara memperhatikan Daniel yang seperti berbicara dengan Suster Dessy.


" Baik Pak Daniel, saya akan selalu berusaha menjaga dan merawat Baby Mutiara dengan baik."


Tiara yang merasa penasaran dia pun menghampiri mereka.


" Ayo kita berangkat sekarang."


Tiara mengandeng tangan Daniel, sikap Tiara yang menjadi overprotektif terhadap Daniel.

__ADS_1


" Seperti nya Ibu Tiara merasa cemburu, padahal dia sendiri telephone nan dengan lelaki lain tanpa sepengetahuan Pak Daniel."


Suster Dessy fokus kembali kepada Baby Mutiara.


Sedangkan Daniel dan Tiara mereka keluar dari Apartemen nya.


" Bicara apa kamu tadi dengan Suster Dessy,? Seperti sangat serius sekali aku melihat nya."


Daniel melihat Tiara yang seperti cemburu melihat nya.


" Aku hanya bicara dengan Suster Dessy, jaga baik-baik Mutiara."


Tiara tersenyum manis kepada Daniel ketika mengetahui perkataan Daniel ke Suster Dessy.


Tiara mencium tangan Daniel sebelum dia pergi ke Apartemen Verra, mereka masuk ke mobil masing-masing.


Daniel sebenarnya ingin mengikuti Tiara tapi dia yang harus mengantikan posisi Lucas untuk rapat penting di perusahaan nya.


Tiara masih memikirkan bagaimana jika Daniel yang tiba-tiba pulang ke Apartemen.


" Aku harus memasang camera cctv di setiap sudut ruangan, yang bisa di pantau oleh handphone ku."


Tiara langsung bergegas untuk memasang cctv tersebut dia langsung memesan dan meminta untuk di pasangkan.


" Sekarang aku jangan dulu pergi ke mana-mana aku pesan cctv dan aku langsung meminta pasang di tempat yang akan aku tunjukkan."


Tiara langsung memesan dan dia pun memberitahu dulu Meneger nya.


Tiara memberhentikan mobilnya terlebih dahulu.


* *Hallo Mbak Verra**


* Iya Tiara ada apa yaa*


* Hari ini aku tidak datang ke Apartemen yaa, hari ini aku ingin fokus untuk memasang cctv di dalam Apartemen ku*


* Memang kenapa Tiara, apakah ada barang-barang mu yang hilang*


* Tidak ada barang yang hilang, tapi aku merasa hawatir jika di saat aku yang tidak ada di rumah dan Daniel tiba-tiba pulang ke Apartemen dia akan bersama dengan Suster Dessy*


* Astaga Tiara, kamu sampai harus seperti itu yaa*


* Menjaga itu lebih baik yaa, aku tidak mau Daniel selingkuh dengan wanita lain walaupun aku sendiri bersama dengan lelaki lain tapi bukan karena rasa cinta tapi hanya karena uang*


** Baiklah Tiara**

__ADS_1


Tiara langsung mengakhiri panggilan telephone nya, dia fokus pada tujuan nya.


__ADS_2