Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #285#


__ADS_3

Tiara sampai ketiduran di Apartemen Meneger nya, karena melihat Tiara yang tidur dengan pulas Menger pun membiarkan Tiara tidur.


Di kantor Daniel memikirkan Tiara, dia yang menghawatirkan kondisi Tiara.


" Apakah perlakuan ku yang sangat kelewatan terhadap Tiara, Sekarang Tiara sedang berada di mana yaa. Apakah Tiara benar pulang ke Apartemen, atau dia memilih untuk kembali ke rumah orang tua nya."


Daniel mengambil handphone nya, karena sebentar lagi waktunya untuk istirahat.


Daniel mencoba untuk menghubungi nomer handphone Tiara, tapi ternyata panggilan telephone tidak di jawab.


" Handphone nya aktif tapi dia tidak mau menerima panggilan telephone ku, baiklah dia marah kepada ku sekarang."


Daniel menyimpan kembali handphone dia keluar ruangan dan bertemu dengan Lucas, Lucas mengabaikan Daniel karena dia yang memilih untuk pergi ke kantin perusahaan.


Lucas yang di jemput oleh Bianca, dia tidak membawa mobil.


" Kenapa dengan Lucas yaa, dia seperti tidak bersemangat."


Daniel memilih untuk mengikuti Lucas, dia yang ingin mencoba untuk baik kembali dengan Lucas.


Melihat Daniel dan Lucas yang seperti sedang berjalan menuju ke kantin, Benny pun langsung mengikuti mereka berdua.


" Aku tidak mau sampai ada keributan di sini, mereka berdua harus kelihatan akur."


Dengan cepat Benny mengikuti mereka.


Lucas duduk dia langsung memesan makanan dan Daniel pun datang dia duduk saling berhadapan dengan Lucas.


Lucas yang mengetahui seperti nya Daniel sedang mempunyai masalah rumah tangga nya, dia memilih untuk diam tidak banyak bicara.

__ADS_1


" Bagaimana dengan rencana pernikahan mu Minggu depan, apakah semuanya sudah di siapkan dari sekarang?."


Daniel memulai pembicaraan mereka berdua dengan rencana pernikahan Bianca dan Lucas, karena dia ingin Lucas merasa jika dirinya yang peduli.


" Tadi kita sudah datang untuk memilih pakaian, dan semuanya sudah di tanggung oleh Ibu Laura karena dia ingin mempercepat proses pernikahan kita berdua."


Benny memperhatikan mereka berdua, dia melihat Daniel yang seperti nya sudah berubah menjadi lebih baik kepada Lucas.


" Baguslah jika semua sudah selesai, aku ingin pernikahan kalian berdua bisa membuat kebahagiaan untuk Mama dan Papa."


Mendengar perkataan Daniel, Lucas semakin yakin jika rumah tangga Daniel dan Tiara tidak sedang baik-baik saja.


" Memang kenapa dengan pernikahan mu, bukan kah kamu sudah berhasil membuat Mama bahagia dengan memberikan cucu perempuan pertama seperti keinginan Mama."


Daniel tersenyum tipis kepada Lucas.


" Aku mengerti sekarang, cara merebut itu sangat tidak baik sekali dan aku pun merasakan nya sekarang. Aku merasa Rumah Tangga ku sedang tidak baik-baik saja, aku ingin mengubah sikap Tiara tapi kenyataannya tidak bisa."


Melihat Daniel pergi membuat Benny langsung berlari menghampiri Daniel.


" Kenapa Daniel berkata seperti itu, hasil dari merebut tidak akan menjadi bahagia."


Lucas memilih untuk fokus pada makanan yang ada di hadapannya, karena dia yang tidak sarapan pagi di rumah.


Daniel memilih untuk pulang ke Apartemen nya.


" Daniel kamu mau pergi ke mana,? Kenapa kamu jalan sangat cepat sekali."


Daniel pun langsung berhenti ketika mendengar suara Papa nya.

__ADS_1


" Aku ingin pulang saja Pap, aku ingin melihat kondisi Tiara di Apartemen. Tadi aku mencoba untuk menelephone nya, tapi ternyata tidak ada jawaban seperti Tiara marah kepada ku."


Daniel pun langsung pergi begitu saja dan Benny membiarkan Daniel untuk pergi.


" Semoga saja rumah tangga mereka berdua baik-baik saja, karena aku tidak mau mereka sampai berpisah. Apalagi pengorbanan Daniel yang sampai harus merebut Tiara dari pelukan Lucas, itu akan selalu di ingat sampai kapan pun."


Benny memilih untuk kembali ke ruangan nya, dia mengerjakan pekerjaan Daniel. Karena Benny yakin Daniel yang tidak akan mungkin bisa kembali lagi ke kantor, Daniel yang akan fokus pada Tiara.


Daniel dengan penuh nafsu dia pun masuk ke dalam mobil nya, walaupun jarak yang sangat dekat tapi Daniel mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Daniel ingin cepat sampai, dia ingin bicarakan secara baik-baik dengan Tiara.


" Semoga Tiara mau mendengarkan perkataan ku, dia bisa menjadi istri yang penurut."


Sesampainya di depan gedung Apartemen, Daniel berjalan cepat menuju ke pintu kamar nya.


Tapi di saat Daniel akan masuk dia melihat ada bucket bunga mawar merah di depan pintu Apartemen nya.


Daniel mengambil nya dan membaca kartu nama nya.


" Untuk Tiara Lestari, aku yang selalu menunggu mu."


Daniel tersenyum ketika membaca kartu ucapan tersebut.


" Apakah Tiara, benar-benar mempunyai penggemar rahasia."


Daniel membuang kartu nama tersebut, dia membawa bunga mawar merah tersebut ke dalam Apartemen.


Daniel begitu sangat terkejut sekali ketika Apartemen nya yang kosong.

__ADS_1


Daniel merasa sangat kecewa sekali dengan Tiara, dia tidak suka dengan sikap Tiara yang seperti ini.


__ADS_2