Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #259#


__ADS_3

Tiara bersiap-siap untuk pergi tapi ternyata Raffi sudah ada di belakang nya.


" Tiara Lestari."


Tiara langsung terdiam ketika ada yang memanggil nama nya.


Tiara membalikkan badannya dan ternyata Raffi.


" Jangan mendekat atau aku akan teriak."


Tiara mengancam Raffi dan Raffi pun langsung terdiam.


" Kenapa kamu menikah dengan Daniel,? Apakah kamu tidak belajar dari masa lalu mu bersama dengan Lucas?. Kamu yang tidak di berikan restu oleh Mama nya Lucas, dan itu harus sebatas pacaran saja kamu sekarang menikah dengan Daniel. Hidup mu tidak akan pernah bahagia Tiara, kamu akan selalu menangis."


Tiara tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Raffi.


" Jangan sok tahu yaa, sikap seseorang itu akan berubah. Aku yakin Mama Venna akan menerima kehadiran ku, jika anak yang ada di dalam perut ku ini lahir."


Raffi hanya bisa terdiam saja mendengar perkataan Tiara yang begitu sangat percaya diri sekali.


" Sudah yaa Raffi, jangan lagi mendekati aku yaa. Karena aku dan Daniel kita berdua akan bahagia, kamu tidak usah lagi menggangu kehidupan ku."


Tiara pergi meninggalkan Raffi.


" Lalu bagaimana jika Mama mertua mu mengetahui jika menantu nya itu seorang wanita malam. Wanita yang tidur bersama dengan banyak pria dengan bayaran yang sangat fantastis, karena aku menyimpan bukti berapa tarif mu setiap malam."


Tiara mengepal kan tangan nya dia kelihatan sangat emosional sekali.


" Raffi, tidak puas kah kamu membuat hidup ku menderita seperti ini?. Ini sangat membuat aku sakit, aku ingin hidup bahagia dan lebih baik kamu bersama dengan wanita lain saja."

__ADS_1


Mata Tiara sampai berkaca-kaca ketika dia mengatakan hal tersebut kepada Raffi.


" Aku sudah menginginkan mu dari dulu Tiara, aku yakin akan menjadi yang terbaik untuk kamu. Aku tidak peduli kamu yang sudah menikah dan bahkan mempunyai anak, aku akan menerima kehadiran anak itu dan aku akan memperlakukan kamu seperti seorang Ratu."


* Plaaaakkkk*


Tiara dengan sangat keras menampar wajah Raffi.


" Jangan pernah berharap aku akan bersama dengan mu,? aku akan selalu bersama dengan Daniel selamanya."


Tiara dengan cepat meninggalkan Raffi dia yang ingin sampai ke Apartemen nya.


Tiara memegang perut nya, dia merasa keram karena berjalan sangat cepat sekali.


" Ahhhhhh, ini semua gara-gara Raffi."


Tiara memilih duduk dia menunggu taksi.


Tiara menunggu taksi dan akhirnya taksi pun datang.


Dengan cepat Tiara masuk ke dalam taksi, Tiara tidak mau Raffi sampai mengikuti nya.


Tiara sampai menghelakan nafas panjang nya.


" Semoga saja Raffi tidak menggangu aku lagi, sungguh aku sudah sangat lelah sekali."


Tiara mengelus perut nya dengan sangat lembut sekali.


" Sayang nanti pulang Papa dari kantor kita pergi ke Dokter Specialis Kandungan yaa, Mommy ingin sekali bertemu dengan kamu sayang."

__ADS_1


Tiara berharap Daniel yang bisa pulang dengan cepat.


Ketika Tiara sampai di Apartemen nya, dia melihat banyak sekali wartawan.


" Kenapa banyak sekali wartawan yaa."


Tiara keluar dari taksi dan melihat Tiara wartawan tersebut langsung menyerbu Tiara.


" Mbak Tiara, bisakah ceritakan bagaimana bisa menikah dengan Daniel Raditya yang jelas-jelas dia adalah Kakak kandung dari Lucas Aditya."


Tiara tidak menyangka jika para wartawan sudah mengetahui semuanya.


" Hmmmm, saya memilih Daniel karena saya sadar diri jika Lucas yang lebih memilih Beryl Bianca yang jauh lebih memiliki semuanya."


Tiara terpaksa berbicara seperti itu supaya para wartawan menyalahkan Bianca.


" Oh jadi Nona Beryl Bianca itu merebut Lucas dari Mbak Tiara atau Lucas yang berselingkuh dengan Nona Bianca dan meninggalkan Mbak Tiara."


Tiara tersenyum mendengar pertanyaan salah satu wartawan tersebut.


" Maaf yaa, saya sudah tidak mau lagi membahas tentang masa lalu. Sekarang masa depan saya bersama dengan Daniel Raditya. Jadi saya mohon maaf yaa, sudah jangan lagi membahas nya. Karena sekarang saya sudah bahagia bersama dengan Daniel, dan biarkan juga Lucas bahagia dengan wanita pilihan nya "


Tiara meminta untuk para wartawan bubar sedangkan dirinya kembali ke Apartemen nya.


Tiara tersenyum manis dia merasa sangat puas sekali dengan apa yang sudah di katakan dengan para wartawan.


" Dengan itu, mereka semua akan berpikiran negatif terhadap Bianca. Jika uang bisa membeli cinta, dengan uang kebahagiaan bisa di beli."


Tiara membuka pintu Apartemen nya, dia pun langsung masuk dan beristirahat.

__ADS_1


Tiara tidak sabar bagaimana ekspresi Bianca ketika melihat pemberitaan tersebut.


__ADS_2