
Di saat Bianca dan Lucas sedang kasmaran. Tiara dia merasa Daniel yang sudah mulai dingin dan tidak peduli terhadap nya, Tiara tidak sampai hubungan nya dengan Daniel berakhir begitu saja.
" Kenapa Daniel tidak seperti dulu yaa, apakah Daniel yang sudah tidak lagi tertarik dengan ku."
Tiara mencoba untuk menghubungi Daniel, dia tidak peduli Daniel yang sedang sibuk bekerja.
" Tiara, ada apa dia menelephone di jam kerja."
Jika tidak dia jawab panggilan telephone tersebut, maka Daniel berpikir jika dirinya akan di bicarakan negatif oleh Tiara.
* Hallo Tiara ada apa*
* Daniel, apakah kamu masih mencintai ku ? kamu masih ingin berhubungan dengan ku*
* Kenapa kamu sampai harus berbicara seperti itu Tiara, pekerjaan ku sekarang sangat sibuk sekali Tiara sehingga aku tidak mempunyai waktu banyak dengan mu*
* Daniel, kamu sangat dingin sekali sekarang dr ku. Di saat aku di hina oleh Bianca dan Lucas, kamu hanya diam saja*
* Lalu aku harus bagaimana Tiara, karena hubungan kita berdua inikan masih rahasia*
* Ya, setidaknya kamu hibur aku Daniel bukan membiarkan aku sedih seperti ini*
* Yasudah kamu mau apa sekarang,? kamu mau uang kan berapa nanti aku transfer kan*
* Aku tidak mau uang, aku ingin bertemu dengan mu Daniel*
* Yasudah nanti setelah jam istirahat, aku jemput kamu di Apartemen*
__ADS_1
* Kita bicara di Apartemen saja, aku sekarang merasa malas untuk ke luar rumah*
* Yasudah nanti aku ke Apartemen ya, sekarang aku fokus pada pekerjaan ku dulu yaa*
* Iya Daniel*
Daniel mengakhiri panggilan telephone nya, dia pun mulai fokus kembali pada pekerjaan nya.
" Kenapa Lucas dan Bianca kompak sekali yaa, merendahkan Tiara. Aku merasa curiga jika mereka berdua yang tahu tentang rahasia Tiara, seperti nya Lucas sekarang sedang menyimpan hal yang dia ketahui dari Tiara."
Daniel ingin mengubah sikap nya dia tidak akan dingin terhadap Lucas, Daniel akan bersikap seperti dulu.
" Jika sampai Lucas yang tidak mau di ajak mengobrol dengan ku, itu tandanya Lucas yang sudah mengetahui jika Tiara mempunyai hubungan dengan ku."
Daniel melihat jam di handphone nya.
Daniel keluar dari ruangan nya dan dia lagi di tanya oleh Papa nya.
" Daniel, kamu mau pergi ke mana?."
Daniel menghampiri Papa nya yang berada di depan pintu ruangan nya.
" Aku sangat lapar sekali Pap, pekerjaan ku sudah selesai."
Benny berjalan menuju ke ruangan Daniel dia memastikan apakah benar yang di katakan oleh Daniel.
" Seperti nya sekarang Papa mulai tidak percaya dengan perkataan ku."
__ADS_1
Benny melihat Daniel yang sudah beres dengan pekerjaan nya.
Benny pun keluar dari ruangan Daniel.
" Ya, kamu bisa langsung pergi."
Daniel pun langsung pergi padahal waktu istirahat yang hanya tinggal 10 menit lagi tapi dia sampai harus di pertanyaan oleh Papa nya sendiri.
Daniel pun keluar dari kantor nya, dia langsung masuk ke dalam mobil nya.
Jarak Apartemen yang tidak begitu jauh dari kantor nya.
" Seperti nya aku harus memesan makanan, agar bisa diantarkan ke Apartemen. Karena tidak mungkin Tiara memasak di Apartemen, dia tidak mungkin melakukan itu semua."
Daniel pun akhirnya sampai di depan Apartemen nya, dia langsung berjalan menuju ke kamar Apartemen nya.
Daniel langsung membuka pintu karena dia yang mengetahui kodenya.
Daniel membuka pintu tersebut dan dia melihat Tiara dengan baju yang kurang bahan nya.
Daniel menggelengkan kepalanya melihat penampilan Tiara.
" Bisakah kamu lebih memakai pakaian yang utuh, tidak seperti ini karena ini masih siang belum waktunya untuk bermain cinta."
Tiara memeluk erat tubuh Daniel, dia juga memandangi wajah tanpa Daniel.
" Aku melakukan ini semua karena aku yang tidak mau kehilangan rasa cinta mu, kamu tetap merasa nyaman bersama dengan ku."
__ADS_1
Tiara mencium bibir Daniel sehingga mereka berdua pun lebih memilih untuk berjalan menuju ke kasur bukan urusan membicarakan tentang Bianca dan Lucas.