
Lucas menghampiri Beryl Bianca dan Amira melepaskan pelukan erat nya.
Lucas pun langsung memeluk erat Beryl seketika membuat Beryl merasa sangat melayang, tubuh nya seperti sangat lemas sekali.
" Aku tidak menolak mu yaa, tapi kamu tau jika aku yang sudah memiliki pasangan. Aku sangat kagum sekali dengan keberanian mu ini mengungkapkan perasaan terhadap seorang lelaki, tapi bagaimana jika kita berteman saja."
Lucas melepaskan pelukan erat nya dan Beryl masih tidak percaya jika Lucas sampai memeluk nya dengan sangat erat.
" Iya Lucas aku mengerti dan juga sadar diri, terimakasih sudah mau menjadi teman."
Amira tidak mengerti kenapa Beryl bisa sampai tegar sekali dan Lucas pun meninggalkan Beryl karena dia tidak mau melewatkan momen kebersamaan bersama dengan sahabat nya.
" Beryl kamu cantik semoga kamu mendapatkan lelaki yang lebih dari Lucas yaa, Beryl aku sedih banget loh."
Amira merasa sangat kasihan sekali melihat Beryl tapi Beryl yang masih bisa tersenyum sampai acara selesai.
Beryl pun langsung mencari mobil pribadi nya dan Lucas memperhatikan Beryl yang memanggil supir pribadi nya, Lucas melihat mobil Beryl yang ganti.
__ADS_1
" Jika aku perhatikan seperti nya Beryl ini bukan dari keluarga sederhana tapi sangat berkecukupan sekali, tapi kenapa dia selalu bilang jika dirinya yang terlahir dari keluarga yang sederhana."
Lucas pun masuk ke dalam mobil nya dia pulang dan dia merasa sangat tenang sekali ketika perusahaan Papa yang sudah di bantu oleh perusahaan milik Sebastian Gunawan.
" Sebastian Gunawan, dia yang menolong perusahaan Papa. Seperti aku harus mencari tahu tentang dia nanti jika sampai rumah, jika dia pembisnis yang sukses. Aku harus banyak belajar dengan dia, karena aku yang mempunyai rencana serius dengan Tiara."
Di perjalanan menuju ke rumah nya, Lucas melihat lampu yang masih menyala sedangkan sekarang sudah jam 10 malam.
Lucas masuk ke dalam rumah nya dan dia melihat Mama nya yang belum tidur seperti sengaja menunggu kedatangan nya.
" Makan yang banyak setelah itu bersiap-siap untuk istirahat, Mama mau istirahat juga."
Ketika dia tinggal tanpa banyak nya asisten rumah tangga di rumah nya, bahkan Lucas merasa masa kecil nya yang lebih banyak bersama dengan Suster dari pada Mama nya.
Setelah makan Lucas pun berjalan menuju ke kamar nya, dia lebih memilih untuk mandi setelah itu dia baru tidur.
Mendengar suara pintu terbuka membuat Daniel langsung keluar dari kamar nya, dia melihat Lucas yang sudah pulang.
__ADS_1
Daniel pun ingin mendengar cerita Lucas di hari perpisahan sekolah nya.
Daniel menunggu sambil bermain handphone sambil menunggu Lucas, Daniel melihat pemberitaan tentang Sebastian Gunawan dan kesuksesan nya.
Daniel pun merasa sangat mengagumi Sebastian Gunawan.
" Aku merasa sangat penasaran sekali melihat putri nya, apakah dia juga bisa se hebat Ayah nya."
Lucas selesai mandi dan dia melihat Daniel yang ada di kamar nya.
" Lucas bagaimana dengan acara perpisahan apakah ada sesuatu yang membuat kamu tidak bisa melupakan nya.?"
Lucas merasa ini adalah kesempatan dia untuk bercerita di hadapan Kakak nya untuk pertama kalinya.
" Bianca, teman ku yang datang ke rumah ini yang mengajarkan ku matematika. Dia dengan berani mengungkapkan perasaan hati nya jika dia menyimpan perasaan dari semenjak masuk sekolah. Bahkan dia sampai berkata seperti ini, Cinta Pertama Bianca."
Daniel pun langsung mengingat perkataan Sebastian Gunawan yang mengatakan dia membantu perusahaan ini karena keinginan Putri nya.
__ADS_1
Daniel pun langsung berpikir jika Bianca yang di maksud Lucas itu adalah putri tunggal Sebastian Gunawan.
Daniel memilih untuk diam karena dia yang belum punya pembuktian nya karena Daniel pun masih sangat ingat sekali ketika Beryl yang mengatakan jika Ayah nya yang seorang guru bukan pembisnis sukses.