Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode *230*


__ADS_3

Tiara memilih untuk pergi ke Apartemen untuk bertemu dengan Daniel, Tiara akhirnya bisa sedikit tenang.


" Yang aku punya hanya Daniel, aku akan selalu bersama dengan Daniel. Daniel juga tidak boleh meninggalkan aku hanya karena Mama nya, apapun yang terjadi Daniel harus bersama dengan ku."


Di perjalanan menuju ke Apartemen Daniel, Tiara merasa sangat pusing sekali.


" Ahhhhhh, kenapa rasanya aku sangat pusing yaa. Ini tidak seperti biasanya aku seperti ini, ini sangat tidak nyaman sekali."


Tiara mencoba untuk menahan nya karena dia yang seperti ingin muntah.


Akhirnya Tiara sampai di Apartemen, dia segera turun dan Tiara langsung duduk.


Tiara merasa sangat mual sekali dia pun merasa jika dia yang tidak sarapan pagi.


" Seperti nya aku yang tidak sarapan pagi, tapi semoga saja mual ini tidak berkelanjutan."


Tiara sangat lemas sekali sampai dia di hampiri oleh satpam.


" Mbak, baik-baik saja kan?."


Satpam tersebut merasa kasihan melihat Tiara.


" Sayang tiba-tiba saja mual dan muntah, hmmm seperti saya butuh minum."


Satpam tersebut langsung memberikan minuman untuk Tiara.


" Ini mbak silahkan di minum."


Tiara mengambil minuman tersebut dan dia pun langsung menghabiskan nya.


" Terimakasih banyak yaa Pak, baik sekali sama saya."


Satpam tersebut pun hanya tersenyum tipis kepada Tiara.


Tiara sudah mulai membaik dia melihat jam di handphone nya.


" Sebentar lagi Daniel pulang, seperti nya aku menunggu Daniel di sini saja."


Tiara menunggu Daniel dengan kondisi yang lemas, Tiara berharap Daniel bisa segera datang kepada nya.


Tiara sampai memejamkan mata nya dan memegang kepala nya yang sangat pusing sekali.

__ADS_1


Akhirnya Daniel pun datang dan lalu menghampiri Tiara.


" Astaga Tiara kamu kenapa,? kamu sakit yaa."


Tiara hanya terdiam saja, Daniel pun langsung membawa Tiara ke dalam.


" Tiara kamu kenapa sih,? Jangan buat aku hawatir Tiara."


Daniel merasa yang membuat Tiara sakit adalah Mama nya, perkataan Mama nya yang membuat Tiara sampai seperti ini.


Akhirnya mereka berdua sampai di depan Apartemen nya, Daniel pun langsung membaringkan Tiara di tempat tidur.


" Aku buatkan dulu minuman hangat yaa Tiara, kamu baik-baik ya."


Ketika Daniel yang sedang menyiapkan minuman hangat untuk Tiara.


Tiara langsung berlari menuju ke kamar mandi dia muntah-muntah.


Daniel di buat terkejut dan dia pun langsung menghampiri Tiara.


Daniel menuggu Tiara di balik pintu kamar mandi, dan Tiara pun akhirnya keluar kamar mandi dengan wajah yang sangat pucat sekali.


Daniel pun panik dia tidak tahu harus bagaimana lagi.


" Ambil aku minyak angin Daniel, aku butuh kesegaran."


Daniel langsung memberikan minyak angin kepada Tiara.


Dengan menghirup aroma minyak angin, Tiara merasa lebih baik.


" Apakah kamu makan yang pedas dan asam,? Sehingga lambung mu menjadi bermasalah seperti ini."


Daniel memijat Tiara yang kelihatan sangat lemas sekali.


" Tidak aku tidak pernah makan pedas dan asam, tapi sekarang aku sangat menginginkan nya Daniel. Aku ingin mangga muda Daniel, seperti nya itu bisa membuat aku lebih segar kembali."


Daniel merasa ada yang aneh dengan Tiara.


" Tiara kenapa kamu seperti ibu hamil,? Bisanya yang suka mangga muda itu adalah ibu hamil."


Tiara langsung terdiam ketika mendengar perkataan Daniel.

__ADS_1


Tiara pun langsung mengingat terakhir dia datang bulan.


" Daniel, bulan ini aku belum datang bulan."


Daniel seketika langsung terkejut mendengar perkataan Tiara.


" Serius kamu Tiara,? Kamu sudah telat datang bulan? dan itu artinya nya kamu sedang hamil sekarang."


Tiara langsung memegang perut nya.


" Aku hamil,? Hah kenapa secepatnya ini yaa."


Tiara kelihatan sangat ketakutan sekali.


" Yasudah untuk memastikan besok pagi kamu beli tes kehamilan saja, kamu tes sendiri jika hasil nya positif langsung pergi ke Dokter Specialis Kandungan."


Tiara merasa sangat ketakutan sekali, padahal sejak awal Tiara begitu sangat menginginkan bisa hamil anak Daniel.


" Sekarang kamu istirahat yaa Tiara, kita lihat besok yaa apa yang sebenarnya terjadi kamu positif hamil atau ini hanya penyakit asam lambung saja."


Tiara melihat Daniel yang kelihatan sangat tenang sekali.


" Daniel, kenapa kamu kelihatan sangat tenang sekali bagaimana jika aku hamil Daniel."


Daniel tersenyum tipis kepada Tiara.


" Kita harus bertanggung jawab atas apa yang sudah kita berdua lakukan, kamu tenang saja yaa aku pasti akan bertanggung jawab atas kehamilan mu."


Tiara langsung memeluk erat Daniel dia merasa beruntung bisa mendapatkan lelaki yang seperti Daniel.


Tapi di sisi lain Tiara merasa takut dengan Mama nya Daniel yang begitu sangat benci kepada nya.


Tiara melepaskan pelukan erat nya, dan dia pun langsung menarik selimut nya.


" Selamat tidur sayang mimpi yang indah yaa."


Daniel berharap Tiara bisa hamil agar Lucas semakin merasa sakit hati mendengar nya.


" Lucas, mantan kekasih mu sekarang sedang mengandung anak pertama ku. Ini akan mempermudah untuk aku bisa langsung menikah dengan Tiara, di saat kamu yang merasa sombong bisa bersama dengan Bianca."


Daniel berubah menjadi jahat kepada Lucas.

__ADS_1


__ADS_2