Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (118)


__ADS_3

Tiara yang masih saja memikirkan keberadaan Bianca yang sampai satu gedung Apartemen dengan orang tua nya.


Membuat perjalanan menuju ke Apartemen Menger nya terus saja memikirkan hal tersebut sampai dia tidak bisa berkonsentrasi.


" Kenapa harus diam di Apartemen itu yaa, kenapa tidak hotel yang lain menyebalkan sekali."


Tiara pun akhirnya sampai dia turun dari taksi masih dengan wajah yang sangat kesal sekali, Tiara berjalan menuju ke Apartemen Meneger nya dia pun menekan tombol bell.


Verra dengan cepat membuka nya tapi dia melihat wajah kesal Tiara.


" Kenapa dengan mu,? apakah kamu bertengkar dengan Lucas."


Tiara pun duduk dan dia mencoba untuk menenangkan perasaan nya dulu.


" Seharusnya wajah ku ini bahagia, tapi ketika aku mau berangkat ke sini aku harus bertemu dengan Bianca. Bianca menginap di Apartemen yang sama, sangat menyebalkan sekali bagaimana jika dia bertemu dengan Ayah dan Ibu."


Tiara memegang kepalanya dan Verra pun mencoba untuk membuatkan minuman untuk Tiara.


" Minumlah dan sekarang ceritakan hal bahagia apa yang kamu rasakan sekarang, lupakan sejenak tentang Bianca mungkin dia hanya menginap satu malam saja karena dia mempunyai rumah yang sangat mewah sekali."


Tiara pun menghabiskan minuman tersebut dan dia mencoba untuk menceritakan apa yang sudah terjadi dengan dirinya dan Daniel.


" Aku sudah tidur bersama dengan Daniel, dan mulai sekarang Daniel yang akan menjadi milik ku."


Verra merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Tiara dengan sangat mudahnya dia bisa tidur bersama dengan Daniel sedangkan sebelum nya Daniel yang tidak menginginkan nya.


" Kenapa itu bisa terjadi Astaga Tiara, bagaimana dengan Lucas jika di samping mengetahui jika kekasih nya yang tidur bersama dengan Kakak kandung nya sendiri. Tiara kenapa kamu sampai harus melakukan ini semua, kamu tidak menghargai perasaan Lucas."


Tiara tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Meneger nya.

__ADS_1


" Rasa cinta ku hilang begitu saja, aku merasa sangat muak sekali melihat Lucas yang terus menerus bersama dengan Bianca."


Tiara pun berdiri dari tempat duduk nya.


" Aku akan selalu tidur bersama dengan Daniel, sampai akhirnya aku hamil dan mengejutkan keluarga nya."


Verra sampai menggelengkan kepalanya berkali-kali.


" Rasa sakit hati ku yang sangat dalam ketika aku mendengar perkataan Tante Venna, yang seperti sangat merendahkan pekerjaan ku dan dia yang membenci aku hanya karena penampilan ku saja."


Vera pun langsung menghampiri Tiara.


" Lalu bagaimana dengan pekerjaan mu Tiara, apakah kamu akan melanjutkan perjalanan malam malam mu ini? jika kamu ingin berhubungan serius dengan Daniel."


Tiara sudah memikirkan nya dan pun akhirnya membicarakan semuanya kepada Verra.


Verra menghargai keinginan Tiara dan dia pun langsung memberikan tarif yang sangat mahal sekali agar tidak ada yang mau mengajak tidur Tiara kembali.


" Malam ini aku ingin tidur di sini, aku ingin menenangkan pikiran dulu."


Tiara pun masuk ke dalam kamar nya dan Verra membiarkan nya, Verra merasa penghasilan dari majalah pun itu bisa membuat Tiara masih bisa membiayai orang tua nya.


Ketika Verra yang sampai memasang tarif 150 juta, Raffi pun seketika dia langsung terkejut.


" Hah Tiara memasang tarif sampai 150 juta,??? apakah ini benar-benar terjadi dengan nya. Apa yang membuat Tiara sampai memasang tarif yang sangat mahal sekali ya, Tiara benar-benar sangat luar biasa sekali."


Raffi merasa semakin tidak mudah untuk bisa mendapatkan Tiara, dia yang begitu sangat menginginkan Tiara sebagai istri nya.


Tiara menutup pintu kamar nya dan dia mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Daniel, Tiara yang sangat merindukan Daniel.

__ADS_1


Tapi di saat Tiara yang mengirimkan pesan kepada Daniel tiba-tiba saja Lucas menelephone dirinya.


" Ahhhh Lucas kenapa sih dia sangat menganggu ku sekali, Lucas benar-benar membuat aku kesal."


Dengan terpaksa Tiara pun menjawab panggilan telephone tersebut.


* Hallo Lucas*


* Tiara bagaimana dengan kabar mu,? aku sangat merindukan sekali. Bagaimana jika besok setelah pulang bekerja, kita makan malam bersama yaa*


* Tidak Lucas, aku tidak mau makan malam aku sedang diet sekarang*


* Yasudah nanti di jam istirahat kantor kita berdua bertemu yaa, aku sangat merindukan sekali kamu Tiara*


Tiara pun langsung terdiam karena dia tidak mungkin langsung bersikap berbeda terhadap Lucas, karena hubungan dengan Daniel pun belum ada kepastian.


Daniel yang belum mengatakan perasaan nya terhadap dirinya, dengan dirinya bersama Lucas bisa membuat Daniel merasa cemburu dan dia akan mengungkapkan perasaan nya.


* Baiklah Lucas nanti siang kita berdua bertemu yaa, tapi sebentar saja yaa aku tidak mau terlalu lama*


* Terimakasih banyak Tiara*


* Lucas aku tidur dulu yaa*


Tiara langsung mengakhiri panggilan telephone nya, dia yang begitu sangat jahat sekali dengan Lucas dia yang hanya memanfaatkan Lucas saja. Tiara yang sudah tidak mempunyai perasaan terhadap Lucas.


" Baiklah, sekarang aku harus beristirahat dulu karena besok aku yang akan bertemu dengan Lucas."


Tiara menyimpan handphone nya dan mematikan lampu kamar nya dia benar-benar ingin tidur dengan sangat nyenyak sekali malam ini.

__ADS_1


__ADS_2