Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode (111)


__ADS_3

Lucas sampai di kantor dia melihat Bianca yang sudah ada di ruangan karena pintu ruangan Bianca yang terbuka.


Bianca mengetahui jika Lucas yang sedang memperhatikan nya, tapi dia mengabaikan dan berpura-pura tidak tahu.


Lucas yang tidak berani pun dia memilih untuk masuk ke dalam ruangan.


Bianca memegang perut nya yang berbunyi.


" Ahhhh tadi pagi aku hanya minum teh hijau saja, sekarang aku kelaparan sekali."


Bianca yang ingin pergi ke kantin tapi dia melihat jam yang sebenar lagi menunjukkan waktu untuk mulai berkerja.


" Aku tidak mungkin memberikan contoh yang tidak baik, lebih baik aku tahan dulu saja sampai 1 jam."


Bianca memilih untuk sibuk sendiri dia ingin sekali fokus pada pekerjaan dan melupakan perasaan lapar yang ada di perut nya.


Bianca terus saja mengatur nafas nya sambil memegang perut nya yang terus menerus bernyanyi.


Tanpa sepengetahuan Bianca, Ibu nya pun datang dan membawakan makanan untuk nya.

__ADS_1


" Ibu datang, aku sangat senang sekali ibu bisa datang ke sini."


Laura yang mengetahui Bianca yang pasti kelaparan dia pun membawakan nasi goreng untuk Bianca.


" Ayo makan lah yang banyak yaa, setelah itu kamu baru lanjutkan pekerjaan mu."


Dengan penuh semangat Bianca pun langsung membuka nya dan memakan nya dengan sangat lahap sekali.


" Bianca, jangan mengulangi hal yang sama yaa. Kamu tidak mungkin bisa hanya minum air teh saja di pagi hari, kamu itu harus makan nasi karena walaupun kamu sudah banyak makan apapun tapi bukan nasi maka perut mu akan tetap lapar."


Bianca pun tersenyum tipis kepada Ibu nya dan dia melanjutkan makan nya, Laura duduk di kursi Bianca.


" Bianca seperti penjualan produk sepatu mu ini lumayan meningkat yaa, besok lebih baik kamu dan Lucas pergi ke produksi nya langsung untuk melihat pekerjaan mereka seperti apa tapi tidak usah memberitahu sebelumnya."


Laura pun berdiri dari tempat duduk nya dia berniat untuk pergi ke ruangan Lucas untuk membicarakan tentang ide baru nya.


Bianca merasa jika Ibu nya yang lebih percaya terhadap Lucas dari pada dirinya.


Laura mengetuk pintu ruangan Lucas dan langsung masuk ke dalam.

__ADS_1


Lucas begitu sangat terkejut sekali ketika melihat kedatangan Laura ke ruangan nya.


" Lucas apakah kamu bisa menggambar,? bagaimana jika bulan ini kita mengeluarkan sepatu olahraga untuk pria dan wanita. Saya merasa itu bisa banyak yang berminat, karena sekarang banyak sekali kan yang hobinya olahraga."


Lucas mengambil kertas kosong di tangan Laura.


" Saya akan mencoba nya Bu, semoga saja gambar nya sesuai dengan yang ingin inginkan."


Karena merasa kesal di cuek kan akhirnya Bianca pun tidak menghabiskan makanan nya, dia pun langsung masuk ke dalam ruangan Lucas.


" Kenapa aku tidak di ikut sertakan dalam pembicaraan ini,? bukan kah aku pemimpin perusahaan ini lalu kenapa hanya kalian berdua saja yang sibuk."


Bianca merasa sangat kecewa sekali dengan sikap Ibu nya yang seperti lebih percaya terhadap Lucas dari pada dirinya.


" Jika seperti lebih baik aku tidak usah menjadi pemimpin di perusahaan ini, lebih baik aku pergi saja."


Bianca langsung berlari pergi dan Laura pun seketika dia langsung panik mencoba untuk mengejar Bianca.


Tapi dengan kecepatan kaki nya Bianca pun sudah masuk ke lift menuju ke lantai dasar.

__ADS_1


__ADS_2