Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode 81.


__ADS_3

Bianca seakan tidak takut ketika dia di tatap oleh Tiara.


" Kenapa kamu menatap seperti ini,? kamu masih tidak percaya jika aku tidak akan pernah mengambil Lucas dari peluk mu. Mbak Tiara, saya kaget loh kalian berdua itu kan baru pacaran yaa tapi saya di datangi seperti ini itu seperti kalian berdua yang sudah berumah tangga dan aku yang menjadi wanita penggoda nya."


Bianca mendorong tubuh Tiara.


" Sekarang dari pada Mbak Tiara ini selalu berpikiran negatif terhadap saya, lebih baik Mbak Tiara mencoba untuk memikirkan bagaimana cara nya agar hubungan mbak dengan Tante Vina baik-baik saja, karena percuma loh membayangkan sampai ke arah pernikahan tapi ternyata belum mendapatkan restu dari orang tua Lucas."


Bianca pun langsung berjalan menuju ke pintu dia membuka pintu pintu.


" Cepatlah pergi, kedatangan mu hanya membuang-buang waktu ku saja."


Tiara merasa sangat di rendahkan martabat oleh Bianca.


" Kamu tidak ada sopan santun yaa, menyuruh aku untuk pergi begitu saja."


Tiara begitu sangat emosional sekali dengan Bianca.


" Mbak, kunci hubungan langgeng itu kepercayaan. Jika Mbak selalu berpikiran negatif terhadap saya, lalu apa kabar dengan wanita-wanita cantik yang ada di sekeliling Lucas bekerja. Mbak curiga terhadap saya, saya atasan Lucas mbak sedangkan Lucas dia pegas saya . Jarak tempat kita bekerja pun sangat jauh sekali, seperti bumi dan langit."


Bianca sudah merasa sangat kesal sekali melihat Tiara yang tidak juga pergi dari ruangan nya.


" Baiklah aku akan pergi tapi jika hingga ku dengan Lucas sampai bermasalah, maka kamu lah penyebab nya."


Tiara pun langsung pergi meninggalkan ruangan Bianca.


Dan Bianca pun langsung menelephone satpam.


* Hallo jika wanita yang tadi menayakan tentang aku lagi, jangan perbolehkan dia untuk masuk ke ruangan saya. Ini berlaku bukan hanya di saat saya masih di sini, tapi juga di saat ada Ayah*


* Baik Nona Bianca*


Bianca pun seketika dia merasa tidak bersemangat untuk bekerja.

__ADS_1


" Aku merasa dia terlalu overprotektif sekali dengan Lucas, jika seperti itu kalau sudah menikah dan berumahtangga seperti nya Lucas yang akan diam di rumah dan dia yang bekerja keras."


Bianca pun tersenyum tipis sambil membuka berkas-berkas penting milik Papa nya, Bianca pun melihat seperti sebuah prediksi tentang pers milik keluarga Lucas.


" Ayah sudah memprediksi jika perusahaan milik Om Benny Irawan akan bangkrut dalam waktu beberapa bulan lagi, kenapa Ayah sampai mengetuk nya yaa. Sedangkan Ayah kan tidak bekerja di perusahaan tersebut, jadi Ayah tau dari mana perusahaan tersebut akan segera bangkrut kembang."


Bianca menutup rapat kembali bekas-bekas tersebut dan dia pun langsung berpikir.


" Seperti ini adalah permainan Ayah saja untuk membantu perusahaan mereka tapi saya bilang karena aku tapi padahal di balik semua ini Ayah sudah merencanakan semuanya, karena kembali lagi Ayah ingin membeli perusahaan tersebut bukan membantu."


Bianca pun sekarang mulai mengerti permainan dalam bisnis.


" Jika seperti ini keuntungan Ayah besar sekali yaa, aku tidak menyangka jika dunia bisnis seperti ini."


Bianca yang melihat sudah waktunya jam untuk makan siang dia pun keluar dari ruangan nya.


Bianca memilih tempat makan yang tidak jauh dari perusahaan nya.


Ketika Bianca mau keluar dari kantor nya dia melihat Tiara yang belum juga pergi.


Bianca lebih memilih untuk pergi begitu saja di hadapan Tiara, dan Tiara pun seperti nya memang sengaja untuk menunggu Bianca keluar dari kantor nya.


" Beryl Bianca."


Teriak Tiara dengan sangat kencang sekali.


" Seperti nya Tiara bermaksud untuk mempermalukan aku di depan para pegawai ku, baiklah Tiara aku akan akan mengikuti permainan mu ini."


Bianca pun langsung membalikkan badannya.


" Jadilah wanita yang terhormat, jangan menjadi wanita yang mengharapkan cinta dari kekasih orang lain itu sangat murahan sekali."


Para pegawai pun begitu sangat terkejut sekali ketika ada seorang wanita yang sampai berani bicara seperti itu kepada Beryl Bianca.

__ADS_1


Bianca pun langsung tersenyum tipis kepada Tiara.


" Oh, kamu ingin mempermalukan aku di depan para pegawai ku di kantor dengan perkataan mu ini. Silahkan saja, mereka yang melihat bisa melihat ketika seorang wanita memakai pakaian yang sangat terbuka sekali seperti akan pergi ke pantai berbicara seperti itu."


Para pegawai kantor Bianca pun menertawakan penampilan Tiara yang memang sangat tidak layak sekali memakai baju yang sangat terbuka.


" Tiara Lestari, aku tahu kamu adalah seorang model seksi. Tapi bisakah kamu menyesuaikan pakaian mu di saat pergi ke kantor, sangat tidak terhormat sekali."


Tiara merasa sangat malu sekali ketika pandangan mata para pegawai yang melihatnya seperti merendahkan nya.


" Tiara, aku lapar sekali aku ingin pergi untuk mencari makan yang sehat agar pikiran aku selalu cerdas."


Bianca pun langsung pergi dia berlari menuju ke mobil nya, Bianca sudah tidak mau lagi berdebat dengan Tiara.


Bianca meminta pegawai nya untuk mengirimkan rekaman cctv di saat Bianca masuk ke dalam kantor nya.


Dan yang lebih jelas adalah rekaman ketika Tiara menyebutkan jika Beryl Bianca wanita tidak terhormat dan murahan sekali dengan rekaman menggunakan handphone.


Bianca pun mengirimkan video tersebut kepada Lucas.


* Ada apa dengan kekasih mu ini, bisakah kamu sebagai kekasih memberikan nasihat untuk nya. Aku sangat risih sekali yaa, posisi nya aku tidak pernah menggoda kamu*


Bianca pun kelihatan begitu sangat emosional sekali dia pun memilih untuk tidak makan siang.


" Lebih baik aku kembali ke dalam kantor saja, karena aku merasa sangat tidak nafsu untuk makan nya. Seketika aku merasa sangat kenyang sekali ketika melihat wajah Tiara, ahhhhh menyebalkan sekali dia."


Bianca turun kembali dari mobil nya dan dia berjalan menuju ke ruangan nya, para pegawai memperhatikan Bianca yang begitu sangat kesal dan marah sekali.


" Berani sekali yaa Tiara Lestari, model yang sudah tidak laku mencari sensasi dengan Nona Bianca. Supaya dia di cari wartawan dan kembali di kenal publik lagi, dia tidak tahu efek dari perlakuan nya ini yaa. Ini akan menjadi berita surat kabar di sampul pertama, sangat memalukan sekali yaa."


Tiara yang tidak mengetahui efek dari sikap nya tersebut, dia merasa kesal dengan Bianca tapi dia juga merasa sangat puas sekali.


" Akhirnya aku bisa bertemu dengan Bianca dan sedikit mempermalukan dia di depan banyak orang, aku merasa sangat bahagia sekali."

__ADS_1


Tiara pun memilih untuk pergi ke salon kecantikan untuk memanjakan tubuh nya.


__ADS_2