Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #332#


__ADS_3

Raffi mencoba untuk menghubungi nomer handphone Tiara, tapi ternyata nomber handphone nya tidak aktif.


"' Tiara, aku sangat merindukan sekali kamu kenapa aku tidak bisa melupakan dia. Padahal Tiara itu bukan milik ku seutuhnya, Tiara hanya wanita simpanan ku."


Raffi merasa tidak bersemangat untuk bekerja.


" Ini adalah jam kantor dan ini tandanya Daniel tidak akan ada di Apartemen nya, jadi aku bisa datang ke Apartemen nya sekarang."


Raffi nekad untuk datang ke Apartemen Tiara, Raffi yang sudah terlalu cinta dia pun mau melakukan apapun demi untuk Tiara.


Raffi meninggalkan pekerjaan, dia pergi ke untuk bertemu dengan Tiara.


" Jika aku memberikan bucket bunga, Raffi akan curiga jadi lebih baik aku membelikan setangkai bunga mawar merah saja."


Raffi terlihat begitu sangat bersemangat sekali, dia pun masuk ke dalam mobil nya.


"' Tiara aku datang untuk mu sayang, karena aku yang sangat merindukanmu."


Raffi memberhentikan mobilnya sebentar untuk membeli bunga mawar merah, dan setelah itu dia kembali ke mobil nya.


" Semakin cepat aku sampai, semakin lama aku bisa mengobrol dengan Tiara."

__ADS_1


Mengendarai mobil nya dengan cepat Raffi pun akhirnya sampai di depan gedung Apartemen, dia berjalan cepat menuju ke dalam.


Sampai akhirnya Raffi berada di depan pintu Apartemen Tiara, Raffi menekan tombol bell dan Suster Dessy tidak langsung membuka nya.


Dia melihat lelaki yang sedang memegang setangkai bunga mawar.


" Siapa yaa dia, apakah dia itu selingkuhan Bu Tiara yaa."


Suster Dessy langsung membuka nya.


" Apakah Tiara ada di dalam,? saya teman nya Tiara. Ingin membicarakan tentang perkejaan dengan Tiara, karena saya mencoba untuk menghubungi nomer handphone Tiara tapi ternyata nomber handphone nya tidak aktif."


Suster Dessy memperhatikan wajah lelaki tersebut dan juga setangkai bunga mawar merah di tangan nya.


Raffi pun memilih untuk langsung pergi, dia tidak berbicara sedikit pun dengan Suster Dessy.


Suster Dessy langsung melapor ke Daniel sedangkan Daniel menyuruh Miranda untuk datang ke pusat perbelanjaan tersebut.


Miranda yang kebetulan sedang berada di sana.


" Wah, pas sekali yaa aku yang selalu berada di sini juga."

__ADS_1


Miranda langsung mencari keberadaan Tiara, Miranda pergi ke tempat perlengkapan bayi.


Setelah mencari-cari akhirnya Miranda pun bertemu dengan Tiara, di saat Miranda mau menghampiri Tiara.


Tiba-tiba saja ada lelaki yang menghampiri Tiara dengan membawa setangkai mawar merah.


Wajah lelaki tersebut sangat jelas sekali sehingga Miranda bisa mengambil foto nya dengan sangat jelas sekali.


" Tapi sebenarnya yaa aku seperti pernah melihat nya yaa, tapi di mana yaaa aku lupa."


Miranda memilih untuk membuat video untuk mereka berdua.


" Tiara kenapa kamu tidak mengaktifkan handphone mu,? Aku sampai datang ke Apartemen mu dan bertemu dengan Suster cantik di sana."


Tiara merasa sangat emosional sekali dengan Raffi.


" Raffi, aku tidak bisa tidur bersama dengan mu sebelum aku tidur bersama dengan suami ku. Aku hawatir jika sampai hamil, nanti akan menjadi pertanyaan."


Raffi pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Tiara.


" Tapi aku sudah membayar mu dengan sebuah mobil mewah dan kamu tidak bisa menolak keinginan ku, aku tidak mau tahu jam 2 siang aku menunggu mu di hotel biasa."

__ADS_1


Raffi langsung membuang setangkai bunga mawar merah tersebut.


__ADS_2