Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #302#


__ADS_3

Setelah pulang dari tempat perlengkapan bayi, Tiara terdiam melihat banyak nya yang dia beli.


" Aku sedang hamil anak Daniel, tapi Raffi yang membelikan perlengkapan bayi ku."


Tiara mulai memikirkan perkataan Meneger nya tentang kehidupan nya.


" Apakah mungkin aku akan mengikuti apa yang di katakan oleh Mbak Verra, aku kembali bekerja untuk kehidupan ku dan anak ku nanti karena sekarang Daniel hanya membelikan aku uang tidak seperti di saat kita berdua berpacaran."


Tiara membereskan barang-barangnya dengan dengan sangat rapih sekali, Tiara sampai merasa kelelahan.


" Tempat tidur bayi yang sangat cantik sekali berwarna pink, rasanya tidak sabar untuk menunggu kelahiran anak ku ini."


Tiara membaringkan tubuhnya di sofa dia yang lupa lagi untuk meminum obat yang sudah dia sediakan sebelumnya.


Karena merasa sangat kelelahan sekali, Tiara pun sampai ketiduran di sofa.


Daniel yang merasa sangat hawatir sekali dengan kondisi Tiara, dia pun memilih untuk pulang ke Apartemen nya tanpa sepengetahuan Tiara.


Daniel dengan cepat mengendarai mobil nya, dia pun akhirnya sampai di depan pintu Apartemen nya.


Daniel membuka pintu dan dia melihat sesuatu yang berbeda di kamar nya.

__ADS_1


" Tiara, membeli perlengkapan bayi dia mendapatkan uang dari mana."


Daniel melihat rekaman cctv di depan pintu Apartemen nya, dan Daniel akhirnya melihat apa yang sebenarnya terjadi selama dia tidak bersama dengan Tiara.


Daniel melihat Tiara menampar lelaki tersebut dan lelaki tersebut memberikan uang kepada Tiara.


" Apakah Lelaki ini juga yang memberikan bucket bunga mawar merah untuk Tiara, banyak sekali dia memberikan uang untuk Tiara."


Daniel menyimpan semuanya di ingatan nya, dia berjalan melihat Tiara yang tertidur pulas di sofa.


Daniel melihat piring bekas Tiara serta obat yang sudah di siapkan tapi belum di minum nya.


Di saat Daniel akan pergi, Tiara mengendarai suara sepatu Daniel.


" Daniel,? apakah itu adalah kamu."


Daniel menghentikan langkah kaki nya dia mencoba untuk tersenyum manis di hadapan Tiara.


Daniel membalikkan badannya dia mengeluarkan dompet nya dan memberikan isi uang tersebut kepada Tiara.


" Sebenarnya aku berniat untuk mengajak mu membeli perlengkapan bayi nanti sore setelah aku pulang dari kantor, tapi ternyata kamu yang sudah membelinya sendiri."

__ADS_1


Tiara menundukan kepalanya dia merasa salah.


" Ini uang ku untuk mengantikan uang tabungan mu membeli perlengkapan bayi, maafkan aku yaa Tiara."


Raffi pun langsung pergi setelah memberikan uang kepada Tiara.


" Aku merasa sangat bersalah sekali, kenapa aku harus langsung membelikan nya dengan uang Raffi juga. Ahhhh Tiara, kamu sangat bodoh sekali."


Tiara pun melihat obat yang belum dia minum berada di atas meja.


Tiara langsung berjalan cepat dan meminum nya, Tiara tidak mau Daniel marah kembali kepada dirinya.


" Semoga Daniel selalu baik kepada ku, semoga Daniel tidak merasa curiga terhadap ku."


Tiara duduk dan mengambil air untuk meminum obat.


Di saat Tiara yang ketakutan Daniel mengetahui semuanya, di tempat yang lain Daniel semakin penasaran siapa lelaki yang selalu mendekati istrinya.


" Apakah lelaki itu adalah lelaki yang sama di saat kita berdua yang masih berpacaran, tapi kenapa lelaki tersebut sampai harus memberi uang kepada Tiara apa yang pernah di lakukan Tiara kepada lelaki tersebut sehingga dia begitu sangat baik sekali dengan Tiara."


Daniel mulai ingin membongkar rahasia Tiara.

__ADS_1


__ADS_2