Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode #320#


__ADS_3

Daniel ingin cepat sampai di Apartemen nya, dia ingin bertanya langsung kepada istrinya dia yang masih di perjalanan menuju ke Apartemen nya.


Daniel merasa sangat penasaran sekali, Tiara bekerja apa sampai dia bisa membeli mobil mewah seperti itu.


Ketika Daniel sampai di pintu Apartemen nya, dia melihat kembali ada bucket mawar merah.


Daniel mengambil nya tapi tidak ada ucapan apapun.


" Aku merasa sangat penasaran sekali, apakah mungkin Tiara berselingkuh di belakang ku bersama dengan lelaki idaman lain."


Daniel membuka pintu dia melihat Apartemen yang sunyi senyap, dengan membawa bucket bunga mawar merah.


" Akan ku simpan bucket bunga mawar merah ini di pinggir tempat tidur, ada ekpresi wajah Tiara ketika melihat nya."


Daniel menunggu kedatangan istri nya di ruangan televisi, dia merasa Tiara sedang berjalan-jalan menggunakan mobil baru nya bersama dengan Suster Dessy dan juga Mutiara.


Setelah menunggu beberapa jam akhirnya terdengar suara pintu yang terbuka, Tiara melihat suaminya yang sudah datang.


" Kamu sudah datang,? Aku pikirkan kamu masih di kantor."


Melihat wajah Tiara seketika Daniel langsung hilang perasaan nya, bahkan dia yang awalnya berniat untuk bertanya tentang mobil baru nya hilang seketika.


Daniel langsung menghampiri Mutiara yang di gendong oleh Suster Dessy.


" Sayang, Papa kangen sekali Nak."


Tiara yang sebelum sudah menyiapkan kata-kata untuk menjawab pertanyaan dari suaminya seketika hilang begitu saja.


Tiara pun masuk ke dalam kamar nya, dia tersenyum manis ketika melihat bucket mawar merah untuk nya.


" Daniel sangat perhatian sekali dengan ku, dia sampai membelikan aku bucket bunga mawar merah itu."


Dengan perasaan yang senang, Tiara keluar dari kamar nya.


" Terimakasih yaa Daniel, aku suka sekali bucket tersebut ini."


Daniel tersenyum tipis kepada Tiara.


" Aku menemukan di depan pintu Apartemen, itu bukan aku yang membelinya."


Tiara pun seketika langsung terdiam dia berpikir seperti nya Raffi yang mengirimkan bucket bunga mawar merah ini.


Tiara pun akhirnya memberikan bucket bunga mawar tersebut kepada Suster Dessy.


Tiara bersiap-siap untuk mandi, Tiara ingin mengembalikan rasa kebahagiaan rumah tangga.

__ADS_1


Tiara ingin berpenampilan menarik di depan Daniel malam ini.


" Aku harus melayani suami ku, agar dia tidak merasa curiga terhadap ku."


Tiara berdandan sangat cantik sekali dia pun memilih pakaian yang seksi dan menarik.


Di saat Daniel masuk ke dalam kamar, Tiara langsung menghampiri nya dan mencoba untuk menggoda nya.


" Maafkan aku Tiara, aku sangat capek sekali aku tidak bisa melayani mu."


Daniel mengabaikan Tiara dia langsung pergi ke kamar mandi.


" Kenapa sikap Daniel menjadi berubah yaa, seperti nya Daniel cemburu dengan bucket bunga mawar merah itu. Aku bicarakan ini semua dengan Raffi, dia tidak perlu memberikan aku bucket bunga seperti ini."


Tiara mengambil handphone nya, dia memanfaatkan kesempatan di saat Daniel yang berada di kamar mandi.


Tiara mengirimkan pesan kepada Raffi.


* *Raffi, jangan lagi mengirimkan bucket bunga untuk ku. Daniel menjadi curiga kepada ku, aku tidak mau yaa Daniel sampai mengetahui kisah cinta terlarang kita berdua**


** Aku hanya mengirimkan bucket bunga saja, tanpa ada kata-kata. Sudahlah tidak akan membuat hubungan rumah tangga kalian berdua berpisah, bilang saja itu pemberian dari fans mu**


Daniel keluar dari kamar mandi nya, dan Tiara kelihatan seperti orang yang panik sambil mengambil handphone nya.


" Sedang mengirimkan pesan kepada siapa kamu,? Kelihatan sangat panik sekali seperti itu."


" Aku mengirimkan pesan kepada Mbak Verra, aku bertanya apakah besok ada pemotretan atau tidak."


Setelah mendengar penjelasan dari Tiara, Daniel pun memilih untuk membaringkan tubuhnya.


Daniel menjadi cuek sekali dengan Tiara.


Tiara mencoba untuk menghampiri suaminya.


" Aku mengambil mobil dan bayaran cicilan dari hasil pekerjaan model ku, aku di sarankan oleh Mbak Verra seperti itu karena aku yang sangat menginginkan sebuah mobil."


Walaupun Daniel tidak bertanya, Tiara mencoba untuk menjelaskan semuanya kepada suaminya.


" Ya, aku minta maaf aku tidak bisa memenuhi kebutuhan mu yang sangat tinggi itu."


Daniel kembali fokus pada handphone membuat Tiara merasa serba salah, Tiara mengingat apa yang sudah dia lakukan dengan Raffi di belakang Daniel.


" Aku berniat pulang dari kantor pergi ke rumah Mama, jika kamu ingin bekerja sampai malam lagi silahkan saja aku tidak akan melarang mu."


Daniel memilih untuk keluar dari kamar nya sambil membawa handphone nya, Tiara merasa sikap Daniel yang semakin berbeda.

__ADS_1


" Aku sudah mendapatkan mobil dan aku tidak bisa bilang untuk mengakhiri pekerjaan ini, tapi kenapa yaa aku merasa sangat bersalah sekali. Aku sudah menghianati suami ku, bahkan tubuh ku yang sudah di sentuh oleh orang lain terlebih dahulu."


Tiara menyesali perbuatannya tapi dia juga harus bertanggung jawab atas semua yang sudah di lakukan nya.


Tiara harus bisa melayani Raffi kapan pun dia menginginkan nya, Tiara terdiam di dalam kamar nya.


Daniel mengambil Mutiara, dia mencoba untuk melakukan panggilan video call dengan Mama nya.


Daniel yang sudah tidak peduli lagi dengan perkataan Tiara, yang melarang Mutiara untuk bisa bertatapan wajah dengan keluarga nya.


Venna yang sedang makan malam bersama dengan suami nya dia melihat ada panggilan video call masuk.


" Daniel melakukan panggilan video call."


Venna pun langsung menjawab nya dan ternyata Daniel yang sedang bersama dengan Baby Mutiara.


* *Hallo Omah dan Opah**


* Hallo cucu pertama omah yang cantik, sehat-sehat selalu yaa sayaaaaang*


* Iya omah , aku sehat selalu di sini*


* Kapan main ke rumah Opah Nak, Opah dan Omah ingin mengendong mu*


* Nanti yaa, Baby Mutiara pasti akan main ke sana*


* Iya sayang Opah tunggu yaa*


** Sudah dulu yaa Omah dan Opah**


Tiara mendengar suara percakapan Daniel dengan orang tua nya, dia pun langsung keluar dari kamar.


" Apa yang sudah kamu lakukan Daniel, kenapa kamu melakukan panggilan video call bersama dengan Mutiara."


Tiara kelihatan sangat marah sekali.


" Jika kamu melarang aku untuk berkomunikasi dengan keluarga ku bersama dengan Mutiara, maka Mutiara juga tidak boleh bertemu dengan kedua orang tua mu."


Tiara langsung terdiam dia tidak pernah melihat Daniel semarah itu dengan dirinya.


" Sampai kapan kamu akan terus bermusuhan dengan Mama ku Tiara,? Sudah saatnya kamu itu berpikir jika sikap mu itu seperti anak kecil."


Daniel memberikan Baby Mutiara kepada Suster Dessy, Daniel memilih untuk pergi karena dia yang sudah merasa tidak betah tinggal di rumah.


" Daniel, kamu mau pergi ke mana Daniel."

__ADS_1


Tiara mencoba untuk mengejar Daniel tapi kenyataannya tidak mudah untuk melakukan nya.


__ADS_2