
Keesokan harinya Lucas memilih untuk tidak sarapan pagi bersama dengan keluarga nya, karena dia sangat malas bertemu dengan Daniel.
Sejak pagi Lucas sudah keluar dari kamar nya, dia langsung pergi tanpa sepengetahuan Mama nya.
Di saat Lucas hendak masuk ke dalam mobil nya, dia seperti melihat ada mobil di depan pintu gerbang rumah nya.
" Seperti itu mobil Bianca, tapi tidak mungkin Bianca sepagi ini sudah ada di depan rumah."
Lucas tidak jadi masuk ke dalam mobil nya, dia berjalan menuju ke pintu gerbang rumah.
Melihat Lucas yang datang, Bianca pun langsung turun dari mobil nya.
" Hari ini kita pilih-pilih baju pengantin yaa, semakin pagi itu lebih baik."
Lucas merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Bianca.
" Ayolah, keluar dari pintu gerbang dan masuk ke dalam mobil ku ini."
Lucas mengikuti apa yang di katakan oleh Bianca, dia pun langsung masuk ke dalam mobil Bianca.
Lucas yang seperti tidak percaya dengan perkataan Bianca.
__ADS_1
" Bianca, kamu tidak sedang bercanda kan?."
Bianca menggelengkan kepalanya berkali-kali.
" Tidak, aku serius Lucas. Untuk apa aku bercanda, ini adalah keinginan Ibu dan Ibu yang sudah menyiapkan semuanya."
Bianca tersenyum manis kepada Lucas.
Tapi Lucas yang hanya bisa terdiam saja.
" Apakah kamu tidak mau menikah dengan ku,? Lalu kamu ingin menikah dengan Miranda Larasati. Model cantik yang seperti tipe ideal mu itu, seperti mantan kekasih mu."
" Yaa Tuhan, Bianca sayang. Aku hanya ingin menikah dengan mu, aku terkejut karena aku tidak menyangka jika pernikahan kita akan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya."
Bianca memberhentikan mobilnya dia langsung menatap sinis wajah Lucas.
" Apakah kamu merasa senang,? Ketika kamu foto bersama dengan model itu? Apa yang kamu rasakan di saat itu."
Lucas seketika langsung terdiam, dia yang merasa binggung harus menjawab apa. Karena apa yang dia ucapkan pasti akan selalu salah di mata Bianca, Lucas memilih untuk diam saja.
" Kenapa kamu diam seperti itu,? apakah itu tandanya kamu yang tidak bisa meluapkan semua perasaan hati mu ?."
__ADS_1
Lucas menarik tangan Bianca dia langsung memeluk erat tubuh mungil Bianca.
" Aku takut untuk menjawab pertanyaan mu itu, karena aku sangat takut kehilangan mu. Beryl Bianca, percaya dengan ku jika aku akan selalu setia bersama dengan mu."
Perkataan Lucas membuat Bianca terdiam.
Lucas melepaskan pelukannya sambil memandangi wajah cantik Bianca.
" Aku tidak mau sikap cemburu mu itu membuat aku menjadi hilang rasa cinta dan sayang ku kepada mu. Karena jika kamu selalu cemburu terhadap ku, itu tandanya kamu yang tidak menyimpan rasa percaya dengan ku."
Lucas mencium kening Bianca dan Bianca pun dia buat malu dengan perkataan Lucas.
" Aku minta maaf atas segala nya, aku akan mencoba untuk mengubah sikap ku. Aku tidak akan lagi cemburu, aku minta maaf."
Bianca pun langsung menyalakan mesin mobil nya, dia melanjutkan perjalanan menuju ke tempat pakaian pernikahan yang sudah di tentukan alamat nya oleh Ibu nya.
Lucas melihat Bianca yang menjadi diam ketika mendengar perkataan nya itu, Bianca seperti berubah secara drastis.
" Bianca, apakah perkataan ku kelewatan dan membuat mu sedih?."
Bianca menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil tersenyum tipis kepada Lucas.
__ADS_1