Cinta Pertama Bianca

Cinta Pertama Bianca
Episode 19.


__ADS_3

Beryl dan Amira mereka berdua seperti biasa melakukan belajar setelah pulang sekolah. Beryl merasa tidak semangat karena Lucas yang tidak ada dalam belajar bersama.


"Lucas tidak ada aku jadi kurang semangat belajar nya, hmmmm gimana yaa. Baru saja dekat eh sekarang dia seperti benci gitu sama aku, padahal kan dua hari lagi ujian sekolah nya."


Amira merasa kasihan melihat Beryl yang masih saja menghamparkan cinta dari Lucas.


"Lucas itu anak nya memang seperti itu, dia seperti nya tidak pernah punya temen Deket."


Amira dan Beryl pun mereka pun belajar bersama, walaupun tidak ada Lucas. Beryl tetap saja mengajarkan teman-teman nya.


Sampai akhirnya waktu nya mereka pun pulang, Beryl masuk ke dalam mobil mewah nya. Beryl merasa sangat mengantuk sekali di perjalanan menuju ke rumah nya dia tidur karena merasa sangat capek sekali, di saat sampai di depan rumah nya.


"Nona Beryl bangun sudah sampai rumah."


Beryl pun langsung bangun dan dia merasa tidur beberapa menit yang membuat nya segar kembali.


"Terimakasih yaa, sudah membangunkan aku."


Beryl pun keluar dari mobil nya dia melihat mobil Ayah nya.


"Ayah tidak bekerja yaa, mobil nya ko ada di rumah jam segini kan belum waktunya Ayah pulang."


Beryl langsung berlari menuju ke ruangan keluarga dan dia pun bertemu dengan Ayah dan Ibu nya.


"Kamu sudah pulang sayaaaaang."


Beryl bersalaman dengan kedua orang tuanya.


"Aku sudah pulang Ayah dan Ayah kenapa sudah ada di rumah,? ini kan belum jam pulang Ayah bekerja."


Sebastian Gunawan merasa jika Beryl perlu mengetahui tentang pemberitaan tentang perusahaan yang mulai mengalami kebangkrutan.


"Aya sudah pulang karena Ayah ingin memberitahu kepada kamu dengan adanya pemberitaan ini yang mungkin belum di ketahui media."

__ADS_1


Beryl pun begitu sangat serius sekali mendengarnya.


"Perusahaan milik Benny Irawan di kabarkan mengalami kebangkrutan, padahal dulu nya perusahaan ini sangat besar sekali dan lebih besar dari perusahaan yang kita punya. Tapi itu ketika di pegang oleh pemiliknya, tapi sekarang perusahaan ini di jalankan oleh Ayah dan anak laki-laki nya."


Beryl pun seperti mengenal nama tersebut.


"Apakah nama anak lelaki nya itu Daniel Raditya,? jika iya itu adalah perusahaan milik orang tua teman ku. Lucas Aditya."


Sebastian pun langsung melihat kembali tentang silsilah keluarga Benny Irawan.


"Ya anak lelaki pertama bernama Daniel Raditya dia bekerja di perusahaan tersebut. Sedangkan adik lelaki nya Lucas Aditya dia masih sekolah. Tapi ini pemberitaan hanya sebagai dari perusahaan saja, belum masuk ke media sosial."


Beryl pun merasa sangat terkejut sekali dan seperti nya ini yang membuat Lucas menjadi berubah di sekolah.


"Jika mereka berniat untuk menjual perusahaan nya, Ayah akan membelinya, dengan kepemimpinan kamu Beryl Bianca."


Beryl pun merasa jika hal ini sangat membuat nya terkesan, bagaimana ceritanya ketika keluarga Lucas mengetahui gadis yang mengaku dari keluarga sederhana ternyata bisa membeli perusahaan nya.


"Apakah itu sebuah hayalan yang terlalu berlebih-lebihan Ayah, aku kan belum lulus sekolah dan juga belum kuliah. Ayah dengan mudah nya bicara jika aku menjadi CEO di perusahaan itu, CEO loh Ayah. Sangat berat sekali itu, aku tidak mungkin bisa melakukannya nya."


"Kamu bisa kuliah sambil bekerja, dan Ayah yang akan mendampingi kamu langsung."


Beryl pun merasa tidak percaya, tapi hal tersebut tidak akan pernah terjadi karena tidak mungkin perusahaan itu sampai harus di jual.


"Aku tidak mau memikirkan hal tersebut, sekarang aku mau fokus pada ujian akhir sekolah ku. Nanti Senin semoga selalu lancar, dan aku mendapatkan nilai terbaik."


Beryl pun keluar dari ruangan tersebut dia berjalan menuju ke kamar nya.


"Pikiran mu terlalu tinggi Ayah, tidak mungkin perusahaan itu dengan mudah di jual. Mungkin saja mereka sekarang sedang mencari perusahaan besar untuk berkerja sama dengan perusahaan nya. Sudahlah Beryl harus fokus dengan sekolah nya, dia juga harus fokus pada kuliah nya."


Laura Anna juga memilih untuk pergi dari ruangan tersebut dan Sebastian Gunawan sudah menyediakan uang jika Benny Irawan menghampiri nya untuk meminta bantuan.


"Aku lebih akan membelinya dari pada membantu nya, dan uang nya itu bisa untuk di jadikan bisnis yang baru."

__ADS_1


Sebastian Gunawan melupakan sejenak tentang perusahaan tersebut, dia sekarang fokus dengan Beryl Bianca.


"Pada saat Beryl sudah selesai ujian nasional, ujian sekolah dan ujian praktek. Maka aku akan mengajarkan dia di rumah, aku merasa Beryl tidak perlu sekolah tinggi karena kepintaran nya dia bisa menjadi seorang CEO."


Sebastian Gunawan benar-benar menginginkan Beryl menjadi pemimpin perusahaan tersebut.


Di saat Ayah nya yang begitu sangat nafsu ingin memiliki perusahaan tersebut, di sisi lain Putri sedang memikirkan bagaimana perasaan keluarga nya.


Beryl masih tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh orang tua nya, dia tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Mama nya Lucas yang selalu berpenampilan mahal.


"Ini pasti akan menjadi pengganggu untuk Lucas, dia pasti tidak fokus dengan ujian nya. Semoga saja Lucas bisa sabar menghadapi nya."


Beryl pun memilih untuk belajar mengulang kembali pelajaran yang di ajarkan di sekolah tadi.


***


Ketika jam kantor tiba Benny menghampiri Daniel.


"Bersikap seperti biasanya yaa, jangan sampai membuat mu panik. Dan bicarakan juga hal ini dengan Lucas, dia harus mengetahui nya."


Daniel menganggukkan kepalanya dan mereka berdua pun pulang dengan mobil masing-masing.


"Seperti nya nanti mobil-mobil kita akan di jual, kita cukup mempunyai satu atau dua mobil saja."


Daniel tidak menyangka jika dampak bisa sampai seperti ini.


"Apakah tidak masih bisa terselamatkan,? jika bisa bagaimana caranya?."


Benny Irawan pun memberitahu berapa uang yang harus di miliki untuk bisa membuat perusahaan nya kembali tegak.


Dan Daniel terdiam ketika mengetahui besarnya uang yang harus mereka punya.


"Maka dari itu kita sekarang menunggu kerjasama dengan perusahaan besar."

__ADS_1


Daniel merasa sangat sedih sekali dia pun hanya bisa pasrah dengan keadaan.


__ADS_2